PERJALANAN SANG PENCIPTA

PERJALANAN SANG PENCIPTA
Hari-H !


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini setiap harinya Arata habiskan dengan tenang bersama keluarganya hingga tak terasa waktu pernikahannya akan di laksanakan besok hari.


Ketenangan yang selama ini di rasakan oleh semua penghuni klan Luo berubah menjadi kesibukan yang sangat amat sibuk.


Semua orang membantu mempersiapkan acara pernikahan Arata, mereka bekerja dengan giat tanpa sedikitpun mengeluh karena bagi mereka Arata adalah orang yang sangat penting bagi kehidupan mereka semua.


"Haishhhh nak… Tidak terasa kini kamu sudah dewasa saja, padahal kami merasa baru saja kemarin melahirkan mu" Ucap ayahnya sedikit bersedih.


"Kamu ingin sayang bukannya bahagia anak kita akan menikah tetapi malah bersedih" Ucap ibunya walaupun berkata seperti itu, ia pun matanya berkaca-kaca menahan air mata yang bisa kapan saja keluar.


"Ayah, ibu jangan bersedih seperti ini… Walaupun aku sudah menikah tetap saja tempatku untuk kembali ada disini jadi jangan khawatir aku akan meninggalkan kalian selamanya" Ucap Arata memeluk mereka berdua.


"Kamu benar-benar sudah dewasa nak" Ucap ibunya.


"Ingat pulang lah kapanpun kamu mau karena kami akan selalu membuka pintu rumah untukmu" Ucap ayahnya.


Arata mengangguk dan pergi berisitirahat di kamarnya.


Peraturan adat tradisi apabila akan di adakan pernikahan maka mempelai wanita dan pria di larang untuk bertemu 7 hari sebelum pernikahan.


Jadi sudah seminggu Arata tidak bertemu dengan Lin Yu dan Lin Si.


Di dalam kamarnya Arata yang tenang kini berubah menjadi gugup bahkan ia berkeringat dingin.


"Bagaimana ini? aku menikah? besok? arggh tidak ada dalam pikiranku sebelumnya aku akan menikah!" Ucap Arata.


{Cihh so tenang ternyata aslinya…}


"Oi…oi…oi jaga ucapan mu sistem!" Ucap Arata kesal.


{Maaf tuan… Tetapi tuan sepertinya ada sesuatu yang sudah tidak sabar menunggu pernikahan tersebut?}


"Apa katamu?!" Ucap Arata heran.


{Anda masih terlalu polos ternyata… Bisa-bisanya mereka menjadikan pria polos menjadi suaminya}


"Aku mendengarnya sistem! sekali lagi kau mengejek ku maka akan ku matikan kau sampai pernikahan ini selesai!" Ucap Arata.


{Maaf tuan…}


"Tidak bisa di maafkan!" Ucap Arata.


{Akan sistem beri hadiah pernikahan kalau anda memaafkan sistem tuan}


Mendengar perkataan sistem membuat Arata yang kesal merubah raut wajahnya menjadi tersenyum cerah.


"Kau janji yah?! ku pegang omonganmu!" Ucap Arata tersenyum senang.


{Cihh dasar mata duitan}


"Terserah kamu saja" Ucap Arata tidak memperdulikannya.


"Oh yah sistem bukan jendela status, kita lihat apa ada perubahan setelah membunuh bab* kotor itu" Ucap Arata.


......................


Nama : Arata ( Luo An )


Umur : 17 tahun


Kondisi : Sehat

__ADS_1


Ras : Manusia


Ranah : Alam Raja 5


Elemen : Api dan Petir


Teknik/Skil : God of Slash, Tebasan Penghancur Alam


Poin Sistem : 99.980.730


Poin Pengalaman : 1000.000/1.400.000


Job :


-Alkemist (Ahli)


-Summoner


-Necromancer


Gelar : The Calamity


Penyimpanan : Kotak Hadiah (1.000)


......................


"Wow… Tunggu l-level ku di Alam Raja? bagaimana bisa?!" Ucap Arata terkejut.


{Maaf tuan sebelumnya anda menonaktifkan pemberitahuan jadi sistem tidak memberitahu Anda tentang kenaikan level anda}


"J-jadi maksudmu setelah farming itu aku naik level 15 kali berturut-turut?" Ucap Arata tercengang.


{Tidak tuan… Poin pengalaman anda hanya membuat anda naik level sebanyak 12 kali tetapi 3 tingkatannya lagi di karenakan anda membunuh kaisar berserta pasukannya}


"Gila!… Tidak bisa! aku harus menyembunyikan levelku" Ucap Arata.


{Sistem dapat membuat level anda tidak terlihat selama sebulan dengan biaya : 1.000.000 poin sistem}


{Anda menginginkannya tuan?}


"Kamu lebih gila lagi sistem! bagaimana bisa kamu memeras aku begini?!" Ucap Arata yang kesal.


{Baik sistem tidak akan memaksa kalau anda tidak menginginkannya}


"Beri saja aku suatu skil yang bisa mengaburkan levelku" Ucap Arata.


{Skil: Kamuflase seharga 10.000 poin sistem}


"Apa itu berguna? atau ada pengecualian?" Tanya Arata sebelum membeli langsung.


{Tidak ada pengecualian tuan! selama anda tidak ingin memperlihatkan level anda maka tidak akan ada siapapun yang bisa melihatnya}


"Hooo bagus juga, beli langsung kalau begitu!" Ucap Arata senang.


{Poin sistem di kurangi sebanyak 10.000 poin sistem…}


"Kalau begitu aktifkan langsung saja sistem!" Perintah Arata.


{Baik tuan… Selesai! sekarang tidak akan ada yang bisa melihat level anda tuan}


"Hahaha bagus dan terimakasih" Ucap Arata tersenyum senang.


Kemudian Arata pun tertidur beristirahat.

__ADS_1


***


Keesokan harinya Arata terbangun pagi sekali karena hari ini adalah hari penting seumur hidupnya.


"Kawin… Kawin… Hari ini aku kawin…"


Arata bernyanyi dengan riang di kamar mandi untungnya ia telah memasang array peredam agar tidak dapat di dengar oleh siapapun.


Setelah selesai Arata pun memakai baju yang telah di sediakan oleh keluarganya sebelumnya.



SC: Pinterest (Author ganti yah ciri-ciri MC-nya… Jadi seperti gambar di atas)


"Ahh~ tampan sekali aku~" Ucap Arata waktu melihat dirinya di cermin.


{Huweeekk…}


"Hehe kamu pasti terpesona dengan ketampanan ku kan sistem?" Ucap Arata tersenyum bangga.


KRAKK…


{Wow cermin saja sampai hancur tidak sanggup menahan ke-narsisan anda tuan}


"Sialan! apa yang kamu lakukan sistem?!" Ucap Arata tersinggung.


{Apa?! sistem tidak melakukan apapun}


Mendengar pembantahan tegas sistem membuat Arata tidak bisa berkata-kata, ia pun dengan segera keluar dari ruangannya.


SEEERRR…


Orang-orang yang berlalu-lalang tiba-tiba berhenti pada saat Arata berjalan dengan tenang menuju ke aula tempat di adakan nya acara.


Mereka terpesona dengan penampilan Arata yang bagaikan malaikat dan bukanlah manusia biasa!.


"Kalian lihat itu?! seperti ada bunga pada saat tuan muda lewat?!" Ucap seseorang.


"Sepertinya aku juga melihatnya, mungkin bukan hanya kita tapi kami semua juga dapat melihatnya!" Ucap orang-orang.


Lebih para lagi para gadis, mereka berteriak-teriak gila pada saat melihat Arata bahkan ada yang sampai jatuh pingsan dengan mengeluarkan busa dari mulutnya.


"Ahh tidak keracunan ketampanan" Ucap temannya.


Arata berjalan dengan tenang seolah tidak peduli dengan reaksi mereka semua.


'Hehe aku memang tampan' Pikir Arata dalam wajah tenangnya.



SC: Pinterest (Lin Yu kanan - Lin Si kiri)


Arata membeku terdiam di tempat sesaat setelah membuka pintu ruangan.


"Apa aku mimpi? bagaimana bisa ada sosok Dewi di dunia ini?" Ucap Arata tidak sadar kata hatinya keluar dari mulutnya lumayan terdengar oleh semua orang yang ada di dalam ruangan.


Lin Yu dan Lin Si yang mendengarnya mereka menundukkan kepalanya karena menyembunyikan wajah merah mereka.


'Ahh Arata bodoh! bagaimana bisa kau mengatakan hal memalukan itu di depan orang banyak!' Pikir Arata yang telah tersadar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ahh akhirnya 20 bab 🤣 waktunya promosi!!!

__ADS_1


Promosi dimana yah yang enak biar pada mampir? apa ada saran dari kalian?


Thanks you buat kalian yang masih selalu ada sampai saat ini 🙏


__ADS_2