PERJALANAN SANG PENCIPTA

PERJALANAN SANG PENCIPTA
Putri Kerajaan Air ?


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"The Visioner? apa lagi itu?!" ucap Luo An. (Baiklah karena banyak yang memberikan saran untuk nentukan nama MC menjadi satu maka di putuskan kedepanya si MC akan bernama Luo An, tetapi mungkin nama Arata akan kadang di pakai sebagai nama samaran nantinya)


{The Visioner : Skil yang dapat membuat penglihatan anda menjadi berkali-kali lipat lebih jauh dari sebelumnya dan juga apabila anda memfokuskan penglihatan kepada suatu objek dengan memikirkan kehancuran dari objek tersebut maka akan terjadi sesuai dengan apa yang anda pikirkan}


{Skil Visioner dapat menjadi suatu kombinasi dengan skil Crafter}


{Selamat tuan! mulai saat ini anda dapat menggunakan Skil tanpa perlu mengucapkan mantra terlebih dahulu}


{Sesuatu yang keluar dari mulut anda dan apa yang anda pikirkan maka akan muncul atau menjadi kenyataan, sebagai contohnya …}


{Apabila anda memikirkan sebuah kehancuran pada dunia dan berkata singkat yaitu hancur! maka Boommmm terjadilah kehancuran satu dunia}


"Haruskah kamu mengucapkan bommmm?" ucap Luo An.


{Maaf tuan…}


"Hahhh jadi lebih singkatnya yaitu aku dapat mengeluarkan skil tanpa perlu mengucapkan nama skil yang akan aku keluarkan?"


{Entahlah sistem tidak mengerti tetapi yah begitulah intinya}

__ADS_1


Luo An tidak memikirkannya terlalu jauh yang lebih penting ia dapat memahaminya walaupun sedikit.


"Oh yah siapa kalian? nama? klan?" ucap Luo An.


"Ahh maaf tuan… Perkenalkan nama saya, Yulia dari kerajaan air dan mereka adalah para pengikut saya"


"Saya Yanto"


"Saya Manto"


Luo An menatap aneh mereka, "Kalian bersaudara?" tanyanya.


"Benar tuan" ucap mereka berdua.


"Ada apa tuan?" tanya mereka karena sepertinya Luo an mengucapkan sesuatu tapi tidak terdengar.


"Ahh tidak-tidak, hmmm kalian dari kerajaan air? suatu kebetulan karena aku akan pergi ke sana apa kalian bisa mengantarkan aku?" ucap Luo An tersenyum senang.


Mereka saling berpandangan terlebih dahulu kemudian mengangguk, "Baik tuan, sebagai balas budi kepada anda kami akan melakukan apapun itu" ucap mereka dengan sungguh-sungguh.


"Haishh tidak perlu seperti itu, cukup antarkan saja aku ke kerajaan air" ucap Luo An menggelengkan kepalanya melihat mereka yang terlalu loyal.

__ADS_1


Tetapi mereka tetap keras kepala mengatakan bahwa nyawa mereka tidak semurah itu, hanya dengan mengantar ke kerajaan air sudah melunasi hutang nyawa mereka? sungguh tidak masuk akal.


Akhirnya Luo An tidak peduli lagi dengan apa yang mereka katakan atau mereka lakukan.


"Terserah kalian saja! sekarang cepat kita pergi, kalian yang memimpin jalan" ucap Luo An.


Perjalanan pun di lanjutkan, kali ini Luo An tidak lagi sendirian karena ada bertambah 3 orang yang menemani perjalanannya, yah walaupun hanya sebatas penunjuk jalan tetapi rekan seperjalanan tetaplah rekan.


Setiap ada monster yang menyerang mereka maka akan Luo An urus sedangkan mereka bertiga bertugas menyiapkan makanan untuk Luo An.


Mereka bekerjasama layaknya sebuah kelompok dimana pertukaran tugas yang cukup adil, itu hanya menurut mereka bertiga tetapi tidak menurut Luo An.


"Sebentar lagi kita keluar dari hutan maka kerajaan air akan terlihat" ucap Yulia bersemangat.


"Ahh baguslah aku tidak sabar untuk melihatnya" ucap Luo An.


"Anda tenang saja tuan, sekali tinggal disana maka tidak akan pernah ada pikiran untuk pergi kembali" ucap Yanto.


"Benar apa yang di katakan nya tuan. Keindahan, kenyamanan, kenikmatan makanannya akan membuat hidup anda merasakan bahwa kekurangan yang selama hidup anda cari-cari akhirnya di temukan di kerajaan air" ucap Manto.


Luo An hanya tersenyum karena menurutnya mereka hanya melebih-lebihkan saja, tetapi di kemudian hari ia akan menyesal karena pernah pergi ke kerajaan air.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2