Perjuangan Cinta Beda Negara

Perjuangan Cinta Beda Negara
Kehilangan Pekerjaan


__ADS_3

Seorang CEO yang memiliki bisnis ekspor impor sangat tergila-gila kepada Nazulfa yang pada saat itu bekerja di bandara Juanda Surabaya.


Nazulfa yang berasal dari kota Medan harus rela hidup jauh dari keluarga demi masa depan. Ia tinggal di kost wanita daerah Sidoarjo. Setiap hari ia hanya pergi bekerja pulang lalu tidur. Sungguh hidup yang membosankan.


Hari ini teman kost nya yang bernama Lisa mengajaknya pergi shoping ke Tunjungan Plaza. Namun ternyata disana Lisa telah merencanakan meet up dengan seorang CEO ekspor impor.


"Lis.., ngapain sih kita makan di tempat mahal ini?" kata Nazulfa


"Udah deh tenang aja.. hari ini kita makan gratis disini.. loe bebas makan apa aja yang loe mau".. sahut Lisa.


"Lah kok bisa gratis Lis?" tanya Nazulfa bingung. "Emang lagi promo ya sai..."


"Enggak lhooo.. Hari kita di traktir sama Uncle K", jelas Lisa.


"Hmmm.. kenapa kamu enggak bilang sih Lis mau ketemu dia. Tau gitu aku enggak mau ikut"


Lisa yang tau kalau uncle K tergila-gila banget sama Nazulfa selalu memanfaatkan keadaan. Dia selalu jadi mak comblang Si Uncle Gatal.


Sampai pada suatu sore Lisa merencanakan pergi jalan-jalan keliling kota Surabaya namun bersama Uncle K. Tapi saat akan berangkat Lisa malah bilang sakit perut. Uncle K dengan segera meminta supir pribadinya mengantarkan Lisa ke klinik terdekat dengan motor. Namun itu semua hanya akal bulus mereka. Dengan terpaksa Nazulfa harus menemani Uncle K jalan-jalan. Dan ditengah perjalanan Uncle K pun berkata gombal dan memberikan iming-iming kekayaan.


"Nazulfa.. gimana kabar kamu hari ini?" tanya uncle K. "Alhamdulillah baik pak bos.." jawab Nazulfa jutek. "Kamu jangan panggil aku pak bos dong..?!" ujar Uncle K.


"Lalu aku harus panggil apa? mas gitu...😒". "Panggil abang saja" kata Uncle K

__ADS_1


Huuuhhfh dasar tua bangka tak sadar usia, batin Nazulfa.


Jika kamu perlu apa-apa kamu jangan sungkan bilang sama saya.


"Aku suka kamu sejak pertama melihat kamu nazulfa.." kata Uncle K.


Nazulfa pun terkejut dan mulai tidak nyaman meminta pulang. Sampai di depan kost hari sudah gelap, azan maghrib berkumandang. Baiklah pak bos aku masuk dulu. Namun saat akan keluar dari mobil, Uncle K malah mengunci mobil. Nazulfa berusaha keluar berulang kali Uncle K lock.


"Tolong katakan kamu menerimaku Nazulfa.. Akan ku berikan semua yang kamu mau.. Rumah, mobil, uang.. segalanya.." ujar Uncle K sedikit penekanan.


"Maaf pak bos tapi aku tidak ingin menikah dengan suami orang. Biarkan aku masuk!!" pekik Nazulfa


Nazulfa yang ketakutan segera berlari naik ke atas menuju kamar. Ia sangat marah terhadap Lisa yang dengan sengaja menjebaknya.


Nazulfa merasa hidupnya tidak aman memutuskan resign dan kembali ke kota Medan.


Dengan sangat terkejut orangtua Nazulfa mengetahui kepulangan anaknya secara tiba-tiba. Kini ia telah kembali ke tanah kelahirannya. Dan mulai mencari kerja lagi di penerbangan, travel agency, dan beberapa hotel di kota Medan.


Demi harga diri ia meninggalkan pekerjaan yang cita-citakan nya itu. Menggali ilmu di penerbangan dulu ia lakukan dengan sebaik-baiknya hingga mendapat nilai tertinggi di kelas penerbangan. Mendapat tawaran kerja sebelum saatnya selesai on job training menjadi hal luar biasa baginya. Namun semuanya hancur hanya karena kegilaan seorang lelaki tua yang tergila-gila padanya.


Jika ia tidak pergi ia takut si tua bangka itu akan berbuat nekat padanya. Ia memiliki uang bisa melakukan segalanya memutar balikkan fakta.


Maka jalan satu-satu nya yang ia pilih sudah lah benar. Pergi bukan berarti kalah namun menghindari masalah. Dan melindungi masa depan dirinya.

__ADS_1


Di kota Nedan ia pun sempat menjadi pegawai toko di sebuah mall paling elite. Ia melakukan segala pekerjaan diluar basic pengetahuan dan pengalamannya.


Nazulfa memang tipe wanita pantang menyerah dan tidak ada rasa gengsi. Bekerja di sebuah boutique gaun pernikahan yang biasa dipakai bangsa tionghoa sangatlah mudah. Apalagi boutique nya merada di mall elite. Tidak ada rasa lelah setiap hari hanya datang dan sedikit membersihkan ruangan yang tak begitu lebar itu. Menata gaun-gaun. Dan melayani pembeli yang tidak akan menawar harga lagi sebab sudah ada tag label lengkap dengan harga.


Bos kerja nya juga sangat jarang sekali datang. Seminggu hanya satu kali datang, itu pun terkadang tidak datang. Ia mempercayakan boutique nya kepada Nazulfa. Sebenarnya saat menerima Nazulfa ia sudah bertanya mengapa memiliki pengalaman kerja di penerbangan malah ingin bekerja sebagai penjaga toko. Namun Nazulfa menjawab semua pekerjaan adalah baik tidak ada bedanya. Apalagi saat ini sangat sulit mencari pekerjaan.


Meskipun ia tidak berpengalaman dibidang toko ia akan belajar dan bekerja dengan baik begitulah janjinya kepada pemilik boutique. Sehingga tanpa ragu sang pemilik boutique langsung menerimanya dengan gaji lumayan.


Setelah beberapa bulan menjadi pegawai boutique..


Tiba-tiba teman nya menelepon nya..


Salah satu teman yang selama ini ia mintai pertolongan mencarikan pekerjaan sesuai dengan pendidikan mereka..


Atas bantuan teman kampus dari Aero School akhirnya ia diterima kerja di perusahaan Tour & Travel yang saat itu tengah berkembang pesat.


Nazulfa memohon izin keluar kepada pemilik boutique yang sudah sangat baik terhadapnya, bahkan nyonya itu selalu memberikan uang bonus setiap minggu kepadanya..


Nyonya itu memahami suatu saat Nazulfa pasti akan kembali ke pekerjaan asalnya. Sehingga ia tak keberatan melepaskan Nazulfa dan mencari pekerja yang baru..


3bulan kemudian di Kota Medan....


"Assalamualikum... selamat pagi" sapa Nazulfa kepada teman sekantornya.

__ADS_1


Hari ini adalah hari pertama Nazulfa bekerja di kantor tour & travel. Pengalaman baru menantinya. Ia di tempatkan dibagian tour. Membuat jadwal tour, paket tour, menghitung badget tour inbond maupun outbond. Ia juga harus pintar dalam marketing untuk mencari peserta tour.


__ADS_2