Perjuangan Cinta Beda Negara

Perjuangan Cinta Beda Negara
Pernikahan


__ADS_3

Akhirnya..


Shahzad pun tiba dan keluar dari Mercedec Benz keluaran terbaru, bos nya sengaja meminta supir mengantarkan shahzad ke acara pernikahannya. Sebab bos tidak bisa ikut di karna kan ada meeting client yang tidak bisa di cancel.


Shahzad tesenyum dan memberi salam pada semua orang. Lalu memasuki ruangan tempat akan dilangsungkan akad nikah.


Dengan memakai Salwar Qameez berwarna putih terlihat sederhana namun sesuai dengan acara nikah. Karna acara ni bukan besar-besaran.


Acara pun dimulai..


Pak Ustadz atau tuan kadi membaca kan kata pembuka berupa pengertian pernikahan, kewajiban seorang istri dan juga suami, dan juga hukum jatuh talaq.


Di sisi lain shahzad gelisah menantikan khalil sepupunya yang sudah berjanji menjadi saksi untuknya. Khalil tidak kunjung tiba. Tuan kadi sudah tidak bisa menunggu lagi. Nikah harus segera dilaksanakan.


Sesuai janjinya kepada keluarga di pakistan, mereka meminta untuk video call saat ijab qabul di laksanakan. Shahzad pun membuat panggilan di grup family. Abang, Kakak di lahore berkumpul. Sedangnya orangtua dan adik di desa pergi ke rooftop untuk mendapat sinyal supaya bisa menyaksikan hal sakral itu.


Suami dinda lah yang memegang hp untuk memperlihatkan prosesi nikah. Terlihat disana ibu shahzad mulai neteskan airmata.


Bismillahirrahmanirrahim..


Ayah nazulfa sendirilah yang langsung menjadi wali nikah..


Ayah menikahkan dengan bahasa indonesia, yang mana sebelumnya text lafaz untuk nikah telah di kirim nazulfa sebelum mereka ke Malaysia.

__ADS_1


Shahzad harus harus memahami makna dan membaca berulang-ulang.


"Saya nikahkan anak saya Nazulfa binti Syaifullah dengan mas kawin berupa sebentuk cincin emas tunai" sambil menggengam tangan shahzad.


Shahzad pun menjawab sambil sedikit bergetar suaranya dan akhirnya terputus membuat pernikahan di anggap belum sah.


Di ulang lagi sampai sudah yang ke tiga kalinya, tante memberikan segelas air untuk shahzad yang sudah berkeringat. Mungkin sebab pernikahan indonesia jauh beda dengan pakistan yang ijab qabul nya hanya mengucapkan kata "Qabul hai" 3x maka akan sah.


"Saya terima nikah Nazulfa binti Syaifullah dengan mas kawin sebentuk cincin tunai" jawab sahzad


"Sah....??" tanya tuan kadi


"sah.. sah.. sah.." jawab saksi dan para tamu.


"Barakallahu laka wa baraka alaika wa jama’a bainakuma fi khoir". Artinya; “Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu serta keberkahan atasmu dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan”.


Keluarga nazulfa memeluk shahzad mengucapkan kata selamat.


"Mubarak ho.. mubarak ho.. shadi Mubarak.." ucap keluarga melalui video call.


Kini tante membuka pintu dan meminta nazulfa keluar dari kamar.


Nazulfa pun keluar perlahan dengan kepala menunduk dan di tutup selendang. Tampak samar wajah nazulfa di balik selendang tipis.

__ADS_1


Dengan memakai gaun silver dan riasan sederhana nazulfa duduk di sebelah shahzad.


Tuan kadi meminta nazulfa memberi salam dengan mencium tangan shahzad yang sudah menjadi suaminya.


Sebelum bersalaman shahzad membuka selendang yang menutup wajah nazulfa. Ia tampak terpesona melihat nazulfa. Selama ini ia mengenal nazulfa tak pernah berhias apalagi memakai make up.


Shahzad pun mengulurkan tangan dan nazulfa pun mencium tangan suaminya. Lalu tangan shahzad satunya lagi memegang lembut kepala nazulfa.


Mashallah... sungguh pemandangan haru melihat sepasang kekasih yang menikah meskipun sederhana namun ini adalah awal kehidupan baru bagi mereka.


Para tamu di persilahkan mencicipi hidangan yang sudah disediakan di atas meja. Mereka boleh makan sepuasnya.


Shahzad mulai membuka pembicaraan. Dan kata pertama ia ucapkan adalah..


"Awak nampak Cantik sangat malam ini"


Mendengar kalimat itu nazulfa menjadi merona. Merasa malu tak bisa membayangkan selanjutnya harus bagaimana.🤭


Sudah pukul 9.30pm baru khalil sampai ke acara. Shahzad pun bermasam muka pada khalil membuat khalil menjadi tertawa lebar dan memeluk sahabat sekalian sepupu nya itu sembari memberikan ucapan selamat.


Khalil pun mengabadikan foto nazulfa dan shahzad. Lalu mengirimkan foto tersebut ke Pakistan.


..."MENIKAH.."...

__ADS_1


...Bukan Untuk Mendapat Sanjungan Indah Karna Megahnya Pernikahan.....


...Tapi Untuk Menyempurnakan Separuh Agama, Mencari Keberkahan, Mencari Ridho Allah swt, Dan Berjuang Bersama Menuju Jannah iLLahi....


__ADS_2