
Semakin hari shahzad semakin romantis. Ia suka memberikan kejutan-kejutan kecil untuk nazulfa. Meskipun hidup sederhana namun kasih sayang yang tulus memberikan kehangatan dalam keluarga.
Perjuangan masih belum selesai. Mereka masih harus memikirkan, bagaimana cara untuk mendapatkan buku nikah resmi negara.
Saat ini shahzad masih ada cuti satu minggu dari tanggal pernikahan mereka. Cuti kerja shahzad pun mereka gunakan untuk liburan sekalian honeymoon. Mereka berlibur di beberapa tempat wisata Malaysia. Dari kota satu ke kota lain. Menikmati kebersamaan yang indah, saling mengenal lebih dekat satu sama lain. Shahzad selalu menggandeng nazulfa berjalan kemanapun. Berbelanja menelusuri jalanan tempat-tempat wisata. Mencoba berbagai macam makanan.
Cameron Highlands destinasi awal mereka. Disana mereka menghabiskan satu malam di sebuah resort yang berada di perbukitan dan dikelilingi pemandangan hijau, kebun teh, taman bunga-bunga, suasana dingin membuat shahzad selalu ingin memeluk nazulfa.
Dari Cameron Highlands mereka kembali ke Kuala Lumpur dan menuju Pulau Pinang dengan train lalu sampai di station mereka menuju kota Penang menggunakan taxi, menuju hotel yang sudah di pesan.
Sore hari mereka berkeliling kota penang sambil menikmati makanan khas kota tersebut. Nazulfa sangat suka makan jajanan pasar. Berjalan kaki di sekitar gorge town tak lupa Berfoto-foto ria.
Saat di Pulau Pinang nazulfa melihat restoran bertuliskan "Rumah Makan Minang". Nazulfa mengajak shahzad makan disana.
"Baby.. ayo kita makan kat situ.." ajak nazulfa
"Ayo.. itu kan restoran indonesia.." ujar shahzad
"Betul ji.. awak try lah makan masakan indonesia.. sedaapp...." ucap nazulfa
"Jom..." ujar shahzad
Mereka pun memasuki restoran, nazulfa langsung menghampiri steling makanan dan memilih makanan yang ingin dihidangkan.
Burung Goreng Kalasan, Rendang Jengkol, Gulai daun ubi, Sambal, Peyek udang.
"Nazulfa.. itu yang bulat apa..?" tanya shahzad
__ADS_1
"Awak try dulu, mesti awak suka.." ujar nazulfa sambil tertawa kecil dalam hati
Shahzad pun mengambil jengkol dan mencoba nya. Awalnya ia seperti terlihat berpikir, matanya berputar ke atas. Lalu ia mengambil lagi.. lagi.. dan lagi.. hahahhaa
"Sedaaapppp..." ujar shahzad
"Sedap kan.." ledek nazulfa
Mereka menghabiskan empat ekor burung goreng dan sepiring jengkol. Pasangan anti diet nampaknya.ðŸ¤
Sehabis makan mereka pun menuju sebuah mall, berkeliling pelan sambil ngadem agar rasa kenyang segera turun. itu merupakan ide shahzad.
Tanpa terasa sudah malam mereka pun kembali ke hotel. Membersihkan badan yang sudah terasa tidak nyaman. Lalu turun menuju resto hotel untuk minum coffee.
Setelah makan jengkol usahakan untuk meminum kopi atau cappuccino dan sejenisnya. Biar tidak bau mulut dan juga tidak bau saat b.a.b.
Sehabis minum kembali ke kamar. Dan shahzad telah berubah menjadi srigala nakal. Maklum pengantin baru.
Perjalanan ala backpackers memang sedikit melelahkan karna kita handle sendiri semua planning. Namun asik kita bebas tanpa ikuti aturan pemandu.
Saat ini mereka berada di pelabuhan kapal menuju Pulau Langkawi. Kalau di Indonesia ada Bali di Malaysia ada Langkawi.
"Yaa.. hari ini kita ke Langkawi....."
Disana mereka menikmati suasana pantai dan berjemur di pasir, berlari-lari berkejaran.
Mengunjungi Dataran Langkawi untuk berfoto di Patung Elang yang menjadi icon Langkawi.
__ADS_1
Melihat pulau dari dengan Cable Car.
Tak lupa juga mereka ke pulau payar yang paling terkenal untuk ber snorkeling,menyelam, dan berenang.
Puas seminggu liburan. Kini mereka sudah kembali ke rumah di Shah Alam, Selangor.
Saat di rumah baru terasa seluruh badan pegal dan lelah sekali. Nazulfa meminta shahzad memanggilkan seorang tukang urut tapi shahzad tak tahu cari dimana. Dia tidak pernah urut sebelumnya.
Dikarena kan di Malaysia mereka hidup berdua tanpa saudara tidak tahu mau bertanya pada siapa soal urut. Lalu memutuskan untuk pergi kedai massage terdekat. Shahzad yang tak terbiasa berdekatan dengan perempuan, mustahil dia mau kecuali oleh istrinya sendiri.
Pukul 7.00pm mereka sudah kembali ke rumah. Sehabis sholat maghrib mereka duduk santai di kamar sambil memutar dvd film bergender action namun romantis.
Selama dua jam durasi film mereka tonton sampai habis. Hidup hanya berdua saja terkadang bingung harus buat apa. Baru satu minggu di Malaysia berat badan nazulfa sudah naik 4kg. Kini ia terlihat lebih berisi dari sebelumnya. Namun shahzad selalu menggoda nya dengan berbisik "Jangan kurus lagi, saya suka macam ini".
Sebelum tidur shahzad menyempatkan untuk menelpon keluarga di Pakistan.
Keluarga Pakistan sudah tidak sabar ingin membawa pulang menantunya itu. Melihat asli bagaimana wanita Indonesia.
Nama nazulfa sudah dikenal seluruh keluarga besar shahzad, bahkan para jiran tetangga di Pakistan pun sudah mengetahui shahzad yang menikah di Malaysia dengan gadis Indonesia.
Tak heran.. Banyak teman dan anggota partimers shahzad di Malaysia yang berasal dari satu desanya. Sehingga kabar pernikahannya tidak bisa ditutupi. Menjadi gosip hangat di antara keluarga dan jiran tetangga.
Ibu shahzad sudah tak sabar ingin membuat acara ngundo mantu atau di pakistan disebut walima.
Mereka ingin shahzad segera menentukan tanggal kepulangan. Supaya mereka mempersiapkan segala sejak awal.
Namun shahzad belum dapat memastikan. Ia telah diberikan cuti honeymoon, bagaimana bisa dapat cuti lagi.
__ADS_1
Belum kalau ke Pakistan pasti tidak mungkin hanya seminggu dua minggu. Minimal satu bulan.
Tapi ia akan berusaha meminta izin cuti pada bos nya.