Perjuangan Cinta Beda Negara

Perjuangan Cinta Beda Negara
Di Antara 2 Pilihan


__ADS_3

Perjodohan Shahzad di Pakistan sedang dilakukan keluarga. Mereka yang ingin menikahkan abang beradik itu bersamaan.


Sudah beberapa foto gadis di kirim ke Shahzad melalui whatsapp, namun Shahzad tidak pernah menjawab ya. Shahzad hanya berkata aku belum mau menikah.


Keluarga bertanya pada Naeem kenapa adikny itu tidak ingin menikah. Sedangkan pernikahan Naeem sudah fix dengan seorang gadis dari khas Mughal juga.


*******


Sekilas Info..


Menurut adat budaya Pakistan, mereka hanya menikah dengan satu khas mereka. Mereka tidak akan bahkan tidak boleh menikah beda khas. Jika ada pun yang love marriage terjadi itu sangat memalukan keluarga.


Kebetulan Shahzad berasal dari keluarga Punjabi ber khas Mughal. Sehingga jodoh atau calon istri harus berasal dari Mughal juga.


******


Shahzad yang terus menolak permintaan keluarganya pun menjadi bingung, dan bertanya pada Naeem. Namun Naeem juga menjawab tidak tahu. Naeem tidak ingin mengatakan prihal Shahzad sebab akan menyakiti hati ibunya. Ia memilih diam.


Di Indonesia..


Tante Khuzaima datang ke rumah tante Diana, kedatangannya karna di telpon tante Diana.


Tante Zaima memanggil Nazulfa untuk duduk di sebelahnya, dan bertanya dengan lembut.


"Apa pria itu benar-benar menyukaimu..?" tanya tante Zaima.


"Iya tan.. begitu yang ku lihat" jawab Nazulfa.


"Kalau begitu coba kamu video call tante mau bicara.." kata tante Zaima.


"Tapi... gak tau dia mau angkat apa tidak.. sebab aku telah memutuskan dia.." ujar Nazulfa.


Tapi Nazulfa mencoba menghubungi Shahzad..


"tuuttt.. tuuuttt.. tuuttt.... bunyi hp sedang memanggil"


Sudah 2 3 kali memanggil namun tidak terjawab.


"Tu kan dia gak bakal mau angkat lagi tan" ujar Nazulfa.


Tiba-tiba hp berbunyi, Shahzad memanggil dengan video call.


Bagaimana mungkin Shahzad tidak mengangkat, Shahzad yang penuh harap Nazulfa menarik kata putus padanya.🤭

__ADS_1


"Assalamualaikum.." kata Shahzad.


"Waalaikumsalam.." kata Nazulfa.


"Apa kabar awak Nazulfa..?" tanya Shahzad sumringah.


Shahzad tidak mengetahui kalau di sebelah Nazulfa ada tante Zaima. Tante Zaima ini pintar ilmu psikolog, ia meminta video call untuk melihat karakter sifat pria yang dekat dekat Nazulfa.


Tanpa basa basi Nazulfa memberitahu Shahzad bahwa tantenya ingin bicara.


Shahzad sedikit gugup akan berhadapan dengan keluarga Nazulfa.


Nazulfa langsung mengarahkan hp nya ke wajah tante, tante memperhatikan Shahzad, namun Shahzad malu-malu.


"Assalamualaikum aunty.." kata Shahzad.


"Waalaikumsalam.." jawab tante.


"Apa kabar Aunty.." tanya Shahzad malu-malu.


"Sehat.. Shahzad bagaimana..?" tanye balik bertanya.


Tanpa basa basi tante langsung mulai introgasi..


Shahzad yang syok, karna di Pakistan sangat tabu pertanyaan soal sayang dan cinta, apalagi langsung seperti ini. Tapi di Indonesia ini hal biasa.


"Inshallah aunty saya betul sayang, saya nak jaga Nazulfa, dan saya ingin menikahinya". ujar Shahzad yakin.


"Mashaallah.." jawab tante yang tidak ingin lagi menambah pertanyaan.


Bagi tante Zaima sudah jelas dan dia bisa paham Shahzad memang lelaki baik yang akan bertanggungjawab menyayangi dan melindungi ponakannya.


"Shahzad sudah dulu ya.. Aunty nak cakap dengan saya.." ujar Nazulfa.


Setelah menutup panggilan itu.., tante pun memanggil tante diana duduk bersama dan bicara pada Nazulfa.


"Aku lihat dia memang lelaki baik,sopan, dan sayang sama Nazulfa" ujar tante Zaima.


"Tapi apa kamu udah tahu pekerjaannya, dan jika kami setuju kamu dengannya apa keluarganya juga setuju..??" tanya tante lagi.


"Aku belum tahu pasti apa pekerjaannya tante, dan aku juga belum kenal keluarganya, tapi dia pernah bilang masalah keluarga dia yang akan urus.." jawab Nazulfa.


Tante diam dan menutup pembicaraan..

__ADS_1


Di sore hari Nazulfa kembali vc Shahzad, ia menanyakan tentang pertanyaan tantenya.


"Shahzad tadi saya dan onty sudah bincang, mereka boleh agree saya sama awak tapi apa keluarga awak juga akan ok..?? tanya Nazulfa.


"Masalah keluarga saya, biar saya yang handle awak dan family tak payah risau.." jawab shahzad.


"Lepas tu satu hal lagi.., aunty tanya pekerjaan awak.., tapi saya pun tak tahu.. heheh" tanya Nazulfa malu sebab bahas soal kerja.


"Okay tak pe.. kalau awak mau esok atau lusa saya belikan tiket datanglah kemari, kalau aunty mau ikut pun boleh, saya bawa tengok kerjaan saya.." ujar Shahzad.


"Bagaimana ya.. bukan saya tak nak datang, bukan masalah uang, tapi kerjaan saya macam mane..., bos kerja saya sudah call jika saya masih suka cuti dan terlambat msuk kerja, saya akan diberhentikan.." ujar Nazulfa.


"Awak jangan risau, Maaf saya tanya ini, berapa bos awak bagi gaji perbulan..?" tanya Shahzad.


"Gaji saya 1,4juta belum termasuk bonus dan fees.." jawab Nazulfa.


"Kalau dalam ringgit berapa tu.." tanya Shahzad bingung.


"Sekitar 750rm" jawab Nazulfa.


"Kalau begitu saya boleh bagi 500rm tiap bulan untuk jajan awak.., datanglah esok atau lusa.." tanya Shahzad lagi.


"Saya pikirkan dulu ya.." jawab Nazulfa.


Nazulfa pamit menutup telpon nya..


Dan bergegas menghampiri tante nya yang sedang duduk di teras rumah..


"Tante.. O.. Tante.. Aku ingin ke Malaysia.." pinta Nazulfa.


"Kenapa lagi kamu mau kesana, bukankah kemarin-kemarin sudah kesana..??" ujar Si Tante.


"Tante.. Please cuma 3hari saja lagi.., tante juga boleh ikut.., Shahzad yang membelikan kita tiket.., ia ingin memberitahu pekerjaannya dan juga tentang keluarganya secara langsung.." jelas Nazulfa.


"Hmmm... Okay baiklah.., mari kita pergi kesana bersama.., tante akan ambil cuti kerja lusa kita berangkat 3hari.., tapi bagaimana kerjaanmu?" tanya si tante lagi.


"Aku memang sudah mau berhenti tante.." jawab Nazulfa yang membuat si tante terbelalak..


Dengan penjelasan yang panjang si tante akhirnya bisa memahami kenapa Nazulfa akan berhenti kerja dan berkata..


"Pilihan ada di tanganmu.. Jika kamu memilih ke Malaysia kamu kehilangan kerja.. Jika kamu memilih kerjaanmu maka kamu melupakan dia.." tegas tante.


APAKAH NAZULFA MEMILIH KERJA ATAU CINTA..??

__ADS_1


__ADS_2