
"Ouweekkk.. ouweeekk..." suara tangisan bayi.
"Alhamdulillah.. bayiku.." ucap nazulfa
"Dimana suara satunya sus" tanya nazulfa pada suster yang selalu berada di sampingnya itu.
""Bayi satunya juga sudah dibawa ke ruangan untuk bertemu papa nya ibu" ucap suster
Mr.Shahzad.... terdengar suara panggilan dari seorang suster. Ia pun langsung mendatangi dan ikut masuk ke dalam.
"congratulation mr. it's twins boy.."
"Thank you.."
"Mashallah..." ujar shahzad sambil menggendong bayi nya bergantian dan mengazankan mereka.
"Bagaimana dengan keadaan istri saya..?" tanya shahzad
"Ibu Nazulfa baik-baik saja tuan sebentar lagi akan pindah ke ruang pemulihan setelah itu baru masuk ke ruang rawat inap" suster menjelaskan.
"Boleh saya mengambil foto anak saya..?" tanya shahzad takut jika belum di izinkan
"Yah tentu saja.. silahkan tuan.." ujar suster
Suster hanya memperlihatkan sebentar lalu shahzad kembali ke ruang tunggu. Bayi kembar mereka tidak bisa berlama-lama di luar sebab terlahir di usia 8bulan dengan berat hanya 1,9kg dan 2kg. Suster langsung membawa ke ruang khusus bayi kurang sehat untuk masuk inkubator.
Nazulfa sedang berada di ruang pemulihan. Shahzad yang sangat resah menunggu nazulfa keluar sudah tidak bisa duduk tenang. Dalam hatinya ia sangat khawatir takut istrinya kenapa-napa. Tak disangka ia menerobos masuk ruang yang bertulisan "Staff Only".
Dicarinya ruang pemulihan..
Ia pun menemukan nazulfa yang sedang terbaring diselimuti dengan selimut penghangat listrik.
"Maaf tuan, bagaimana bisa masuk.." ucap suster jaga
"Saya mau bertemu istri saya sekejab saja.." ujar shahzad
"Shahzad.. kenapa awak masuk..?" tanya istri nya.
"Saya tak sabar tunggu awak lama sangat.." ujar shahzad
Nazulfa tersenyum mendengar ucapana suaminya itu.
"Saya baik-baik saya beibb... dont worry.." ujar nazulfa
Shahzad pun mengelus kepala istrinya..
"Sudah.. pergi lah keluar sekejab lagi saya pindah ke ruangan.." suruh nazulfa
__ADS_1
"Hmmm.. tak nak..." jawab shahzad
"Sus.. apa saya udah bisa pindah ke ruangan saya..?" tanya nazulfa
"Sebentar saya cek ibu dulu ya.." ujar suster
"Ok sekarang kita sudah bisa pindah.." katanya
Para suster pun mulai mendorong nazulfa dan di iringi oleh shahzad. Saat keluar dari pintu kamar operasi, mama dan tante nazulfa terheran-heran melihat kenapa bisa shahzad ikut bersama nazulfa dari dalam.. ðŸ¤
Saat tiba di ruangan para suster memindahkan nazulfa ke tempat tidur dan memberitahu shahzad jika membutuhkan sesuatu hanya tinggal memencet tombol maka suster akan datang.
Si tante yang dari tadi penasaran langsung bertanya..
"Shahzad.. tadi kenapa shahzad bisa keluar dari dalam.. bukankah tadi shahzad bagi tau aunty nak jalan sikit..?" tanya tante
"Hhehe.. itu aunty.. tadi saya sebetulnya memang tak sabar nak tengok nazulfa.. so saya pusing-pusing sikit cari jalan masuk.. dari pintu depan mesti tak boleh masuk.. saya tengok dari samping ada pintu emergency saya masuk dari sana.." ujar shahzad
"Astaghfirullah.... next time jangan buat macam tu lagi ya.. nanti kena denda.." ujar tante
"Hhehe.. iya aunty.. sorry.."
Hari pertama di rumah sakit hanya shahzad dan ibu nazulfa yang tinggal sebab tidak boleh banyak orang di ruangan diluar jam kunjungan. Tante pun harus mengajar esok jadi tante harus pulang.
Nazulfa pun belum bisa melihat bayinya karena ia sendiri belum bisa banyak bergerak.
Shahzad dalam sehari tidak tahu sudah beberapa kali melihat bayi kembar mereka. Ia hanya menunjukkan foto kepada nazulfa.
Semua keluarga Pakistan mengucapkan kata "Mubarak" kepada pasangan suami istri itu.
Malam hari shahzad merasa lapar..
"Sini biar mama yang beli nasi.." ujar ibu nazulfa
"Jangan ma.. sudah malam biar pesan online aja deh.." sahut nazulfa.
"No la baby.. saya nak pilih makanan lah biar saya aja ke depan ada banyak penjual makanan disana.." pinta shahzad
Saat kembali shahzad langsung mengajak ibu nazulfa makan. Ia mengeluarkan nasi uduk dan ayam goreng 2porsi. Shahzad pun memberikan kembalian uang kepada nazulfa.
Hanya kembali 10rb..
"Baby.. tadi awak bagi duit berapa sama penjual..?" tanya nazulfa
"Duit merah tulis 100,000rupiah.." ucap shahzad
"Awak beli itu je ke..?" tanya nya lagi
__ADS_1
"Yaaa.." jawab shahzad santai sambil menggigit ayam goreng
"Mana mungkin 2porsi ayam goreng dan nasi hanya kembali 10rb.." ujar nazulfa
Ibu nazulfa yang mendengarnya pun langsung tersedak.
"Dimana shahzad beli biar mama datang lagi tanya sana.." ucap ibu nazulfa
"Kenapa.. saya salah bayar ke.. apa kurang saya bayar..?? tadi memang saya tak tanya harga.." ucap shahzad risau
"Bukan kurang bayar tapi itu penjual yang bagi balance kurang sama kita.." ketus nazulfa
Setelah menyelesaikan makan ibu nazulfa dan shahzad langsung turun dan menuju penjual dimana shahzad beli.
"Maaf tadi menantu saya beli disini nasi dan ayam dengan uang 100rb kenapa kembali cuma 10rb ya.." tanya ibu nazulfa
"Ouhh.. ini menantu ibu.. maaf mungkin tadi salah kasi kembalian.." ucap si penjual.
Si penjual langsung memberikan 50rb lagi.. Karena ternyata harga ayam dan nasi seporsi hanya 20rb.
"Ya Allah... masih juga ada orang mau nipu ya" gumam ibu nazulfa dalam hati.
Sampai di kamar..
Ibu nazulfa menceritakan padanya tentang uang kembalian tadi. Nazulfa pun bergeleng-geleng kepala mendengarnya.
"Mungkin di anggap mereka shahzad tidak paham maka mereka tidak jujur" ucap nazulfa
Ke esokan harinya..
Nazulfa meminta ibu nya menyisirkan rambutnya yang panjang dan mengucir rambutnya. Ia maminta cermin kecil dan bedak tabur mars serta lipbalm.
"Selamat pagi ibu nazulfa.."
"Pagi sus.."
"Ibu nazulfa hari ini cantik sekali.. terlihat fresh sepertinya sudah sehat.." ujar suster
"Iya sus.. biar wangi aja meskipun gk mandi.."
"Kalau semua pasien disini seperti bu nazulfa, kami pasti lebih semangat.." ucap sustersambil tersenyum.
"Suster bisa aja.." ucap nazulfa
"Hari ini ibu udah bisa latihan jalan ya bu.. kalau ibu rasanya sudah kuat untuk turun nanti bisa lihat bayi ibu..dan besok juga biar bisa pulang.." ujar suster.
Shahzad pun dengan sangat hati-hati memegang istrinya turun perlahan dan berjalan ke toilet. Suaminya itu sangat perhatian dan sabar mendampinginya. Bahkan ibu nazulfa pun hanya di suruh duduk saja olehnya. Semua hal yang nazulfa butuhkan ia lakukan.
__ADS_1
Sungguh suami idaman setiap wanita. Kasih sayang seorang pria tidak hanya saat bercinta. Namun juga akan terlihat saat seorang istri dalam keadaan tidak sehat. Mungkin pernyataan ini ada benarnya.
..."HADIAH TERBAIK SEORANG SUAMI DAPAT BERIKAN TERHADAP ISTRINYA ADALAH WAKTU PERHATIAN DAN KASIH SAYANG"...