
Shahzad yang kini telah kembali ke Malaysia untuk bekerja pun merasa tenang, anak-anak nya sudah berada di rumah bersama istri dan keluarga mertua.
Iya berjanji setelah 3bulan akan kembali datang ke Indonesia untuk menjemput mereka dan membawa ke Malaysia. Selama 3bulan ini nazulfa lah yang melarang suaminya datang sebab ia pun dalam masa nifas dan pemulihan operasi caesar. Ada baiknya jika suaminya tidak bertemu dirinya. Sebab ia sangat memahami tabiat suaminya ketika bersamanya maka gairahnya tak akan terbendung.
Sehabis melahirkan nazulfa malah lebih langsing dari sebelumnya. beberapa bulan berkurung di dalam rumah dan memakai rempah ramuan pasca melahirkan ala zaman nenek moyang menjadikan kulitnya lebih cerah dan berseri.
Beberapa hari lagi kedatangan suaminya. Ia terus melakukan perawatan untuk menyambut kedatangan suami tercintanya.
"Assalamualaikum...." ucap seseorang yg tak asing suaranya.
"Waalaikumsalam..." jawab seisi rumah yg sedaritadi sudah menantikan.
Shahzad tiba di kediaman keluarga nazulfa. Ia pun langsung menghampiri nazulfa dan melihat anak-anak nya yang sudah tumbuh montok dan sangat suka tertawa.
Shahzad pergi mencuci tangan dan wajah. Lalu menggendong bayi kembar mereka secara bergantian.
Malam hari setelah menyantai hidangan spesial dari ibu mertua. Shahzad bersantai di teras rumah. Suasana desa yang tenang membuat shahzad teringat kampung halamannya.
Udara semakin malam semakin terasa dingin. Shahzad masuk ke dalam. Terlihat nazulfa sedang menyusui si kembar. Tampak kini nazulfa lebih muda dari sebelumnya. Shahzad sendiri bingung berpikir dalam hati bagaimana bisa istrinya terlihat lebih muda setelah memiliki anak.
Hmm.. Belum tahu dia pesona wanita indonesia semakin bertambah usia semakin terlihat muda...hahhaha.. candaðŸ¤ðŸ˜‚
Tak sabar ingin menerkam istrinya, ia pun berpura-pura sibuk dengan ponsel nya. Nazulfa yang sedari tadi melihat suaminya sibuk sendiri merasa curiga. Ada apa dengan suaminya, apakah suaminya> merahasiakan sesuatu darinya..?
__ADS_1
Selesai menyusui anak-anak kembali tidur. Nazulfa langsung menghampiri suaminya dan ingin nimbrung melihat kesibukan suaminya. Akan tetapi saat mendekat suaminya langsung memeluk erat tubuhnya. Dan pertarungan pun dimulai.
Kamar yang tadinya terasa dingin kini lebih panas. Ac pun harus dinyalakan. Biasanya kamar mereka terasa dingin tanpa bantuan AC namun malam ini wajib menyalakan karena suasana panas tampak nya akan sampai fajar menjelang.
Keesokan harinya..
Pagi-pagi sekali shahzad sudah mandi dan sholat subuh xi mesjid dekat rumah nazulfa. Ia lebih suka sholat berjamaah dibandingkan sholat sendiri di dalam rumah.
pukul 2.00 siang shahzad berencana mengajak nazulfa berkeliling shopping mall dan makan berdua di resto favorit nazulfa.
Shahzad mendapat cuti hanya 3hari saja, esok ia akan kembali bersama-sama dengan nazulfa dan si kembar.
Malam itu nazulfa sangat sibuk packing semua barang keperluan anaknya. Namun shahzad dengan santai mengatakan "Sudah bawa yang penting saja, nanti yang kurang kita beli di Malaysia saja" begitulah ucapan para pria yg tidak suka repot.
Perjalanan pertama si kembar pun di mulai. Si kembar berada di dalam stroller gandeng di dorong oleh shahzad. Kini sudah sampai di ruang tunggu pesawat Airasia tujuan Kuala Lumpur.
Keluarga kecil yang hidup di negeri orang. Menjadi ibu rumah tangga yang baik menjaga anak-anak dan suami dengan cinta. Semua itu di lakukan nazulfa untuk mereka buah hatinya dan belahan jiwanya.
Di Malaysia.., bos yang mendengar kabar kedatangan si kembar pun langsung menelpon shahzad. Mengabarkan esok sore mereka akan berkunjung untuk melihat anak shahzad.
Keesokan sorenya, banyak mobil parkir di depan pagar rumah mereka. Tapi mungkin mereka semua tamu dari tetangga sebelah yang mana adalqh keponakan dari bos kerja shahzad. Rumah mereka berada dalam pagar.
Sehabis mandi nazulfa memakai pakaian santai ala pakistani. Ya dulu sehabis menikah nazulfa banyak mendapatkan barang pemberian dari keluarga pakistan, biasa ia pakai di rumah Malaysia hanya di depan suaminya.
__ADS_1
"tokk.. tokk..tokk.." suara ketukan pintu
Terlihat dari dalam di depan pintu kaca ada ramai orang. Nazulfa bergegas dan membuka pintu. Ternyata keluarga besar owner dari perusahaan dekor semua datang.
Sungguh tidak disangka dan suatu kehormatan bagi mereka berdua. Bos berserta istri dan anaknya, juga ibu dan adik serta keponakan semuanya datang dan masuk ke kamar berkerumunan melihat bayi kembar yang sedang tertidur pulas.
Semua orang terkagum dan mengucapkan selamat kepada nazulfa dan shahzad. Mereka tidak berlama-lama, mereka hanya singgah melihat si kembar yang berparas indo-pakistan.
Mereka pun kembali dan rumah kembali sepi. Namun saat malam hari sehabis isya shahzad yang selalu sholat di mesjid kembali lagi bersama bosnya. Bos kembali datang dan duduk menggendong si kembar. Ia terlihat sangat menyukai si ibrahim.
Foto-foto mereka berdua pun banyak di ambil.
Kini usia si kembar pun sudah beranjak 8bulan. Mereka sudah merangkak dan duduk. Semakin hari semakin menggemaskan. Bos shahzad selalu datang untuk menjemput ibrahim. Ibrahim sering berada di kediaman owner perusahan dekor no.1 itu. Saat ulang tahun pernikahan CEO nazulfa, shahzad dan si kembar pun datang. Sesampainya mereka di rumah kaca hall khusus milik CEO untuk mengadakan acara mereka dapat menikmati hidangan dengan tenang sebab si kembar langsung dibawa oleh keluarga shahzad.
Di Malaysia mereka selalu pergi keluar, setiap kali ada waktu luang mereka jarang di rumah. Shahzad tahu nazulfa di Malaysia sendirian, mengahbiskan waktu di dalam rumah. Maka ketika ia sedikit saja memiliki free time ia langsung mengajak keluar. Seperti pergi shopping di mall, makan di luar, dan jika waktu cuti memungkinkan mereka membooking kamar dan menginap di hotel, pergi ke tempat-tempat wisata yang aman untuk bayi mereka.
Di sisi lain ibu shahzad di Pakistan sudah sangat ingin bertemu si kembar. Ia tidak sabar menanti kedatangan cucu kembarnya itu. Tak puas rasanya hanya bervideo call setiap hari melihat cucu-cucu nya.
Ibu mertua sudah mengatur tanggal pernikahan adik perempuan shahzad. Dan mewajibkan shahzad membawa anak istrinya di acara adiknya itu.
Akhir nya di usia tepat 1tahun bos kembali memberikan izin pulang ke Pakistan namun hanya untuk 2minggu saja. Sehingga shahzad membuat planning lebih cepat mengantar nazulfa di bulan 12 saat musim dingin Pakistan. Dan di bulan 3 ia akan menjemput kembali sekalian menghadiri acara pernikahan adiknya.
Seminggu sebelum tanggal kepergian mereka ke Pakistan, keluarga nazulfa datang dari Indonesia. Mereka merayakan ulang tahun pertama si kembar di Malaysia.
__ADS_1
Kebahagiaan penuh cinta terlukiskan jelas di wajah pasangan beda negara itu. Sungguh suatu anugerah dan kesempurnaan dalam rumah tangga memiliki keluarga lengkap yang damai tanpa perselisihan.
Malam hari si kembar telah tidur mereka berdua packing semua barang untuk dibawa. Koper oleh-oleh sudah penuh. Persiapan pulang kampung pun akhirnya selesai juga. Tinggal menunggu hari esok.