
Sejak kejadian itu nazulfa merasa tidak nyaman dan hatinya mencari-cari siapa yang telah menyebabkan pertengkaran antara dia dan suaminya.
Namun sampai detik ini ia tidak mendapatkan jawaban tersebut. Perubahan sikap nazulfa pun mulai terlihat. Kini ia tidak suka terlalu banyak bicara dengan siapa pun.
Hingga salah seorang dari keluarga pun menyampaikan pada shahzad atas perubahan sikap yang terjadi pada istrinya itu menjadi pendiam dan sedikit murung.
Hati shahzad pun hancur mendengar pengaduan keluarganya. Ia tidak pernah menyangka kemarahannya kemarin sangat melukai hati istrinya.
Ia bergegas mengirim whatsapp pada istrinya dengan emoticon smile. Berusaha sedikit menghibur sang istri dan meminta maaf atas sikap nya kemarin.
Nazulfa melemparkan emoticon smile kepada suaminya. Namun bukan berarti hatinya tersenyum. Ia hanya tidak ingin membuat sang suami banyak pikiran sehingga mengganggu pekerjaan.
Sudah satu minggu shahzad memang merasa nazulfa tidak seceria seperti sebelumnya. Ia merasa sedih melihat sikap istrinya itu.
"Sayang.." ucap shahzad ketika video call.
"iyaa ji.." balas nazulfa.
"Sayangku kenapa sekarang jadi pendiam.." tanya shahzad.
__ADS_1
"Tak de la baby.. nothing happen.." jawab nazulfa.
"Nazulfa please.. kalau ada sesuatu hal jangan awak simpan sendiri.. bagi share sama saya.." ucap shahzad.
"Kalau saya share awak bole bantu ke..??" tanya nazulfa.
"Inshallah kenapa saya tak bantu istri saya tercinta.." gombal shahzad.
"Siapa yang call awak malam annyversary kita..?? Yang membuat awak jadi marah besar sama saya..??" tanya nazulfa tegas.
"Ouh malam itu tak ade siapa pun call dan bagi tahu saya, tak payah lah awak pikir pasal ini lagi.." jawab shahzad.
"Kalau memang awak rasa tak nyaman tinggal di Pakistan saya belikan tiket. Awak pulang lah sama anak-anak ke Malaysia" ujar shahzad.
"Saya pulang sendirian ke.. macam mane dalam pesawat siapa yang pegang anak satu lagi.." ujar nazulfa.
Si kembar baru berusia 1tahun. Belum bisa duduk sendiri jalan pun masih belum begitu lancar.
"Akhir bulan februari ada kawan saya datang je Malaysia. Kalau mau pulang saya belikan tiket nanti bisa ikut bersamaan dengan dia. Dia bantu pegangkan anak satu" ujar shahzad.
__ADS_1
"Tak nak la ji.. semua orang tahu saya baru saja bertengkar dengan awak, semua orang tahu saya tengah cari siapa dalang yang buat awak marah sama saya secara tiba-tiba. Jadi kalau saya pulang saat ini mereka akan berpikir kepulangan saya disebabkan karna kejadian itu, dan mungkin hubungan saya dan semua orang tidak akan membaik. So saya pikir kita pulang setelah semuanya membaik. Oke....." jelas nazulfa.
"Oke lah kalau itu mau awak saya ikut apa kata awak." ujar shahzad.
"Tapi janji awak jangan sedih-sedih tinggal disana. Saya tak tahan lihat awak diam dan bersedih. Betul saya tak tahan nazulfa.." ucap shahzad memohon.
"Iya saya tak bersedih lho beib.. Tapi please awak mesti percaya saya jangan oranglain. Saya disini segalanya saya buat yang terbaik. Terbaik untuk anak-anak untuk saya dan semua orang." ujar shahzad
"Saya jalan-jalan semua keluarga saya ajak, saya makan luar enjoy bawa anak-anak bukan saya menghamburkan uang. Lagi pula saya datang ke pakistan bukan selalu, sesekali datang saya ingin melihat-lihat ingin menikmati negara ini. Apa semua itu salah.....??" ujar nazulfa.
"Tentu tak salah... saya boleh paham.., namun di Pakistan mereka tidak biasa melihat kebebasan wanita. Mereka pasti akan berpikir awak menghamburkan uang demi kesenangan". ujar shahzad.
"Oke if they think macam itu, silahkan. Saya tak marah mau mereka mikir lain-lain pun silahkan. Saya paham diri saya saya tahu yang saya buat bukan hal yang salah. So i cant stop. Awak mesti tahan lah apa pun mereka bilang atau apa pengaduan mereka jangan pernah lagi marah seperti kemarin." tegas nazulfa.
"Ia sayangku...." jawab shahzad
Akhirnya semua masalah dilupakan dan mereka kembali seperti semula.
Dalam sebuah keluarga pasti ada yang tidak suka atau kurang menyukaimu. Tergantung kita yang menyikapinya.
__ADS_1
Asalkan Suami Istri saling percaya dan pengertian maka tidak akan ada pertengkaran.