Perjuangan Wanita Penghibur

Perjuangan Wanita Penghibur
Diperusahaan


__ADS_3

Dari dalam perusahaan Makmur jaya, Meli keluar sambil tersenyum sendiri karena dirinya baru saja melamar pekerjaan di perusahaan tersebut, karena berjalan sambil bermain handphone tiba-tiba "brughhh...auwhhhh...." Meli terjatuh karena ditabrak oleh laki-laki yang berpapasan "kalau jalan pakek mata dong !!" Ucap Meli yang marah kepada laki-laki yang menabraknya.


"Lu aja berjalan sambil main handphone" sahut laki-laki itu, lalu Meli bangkit dan hendak Memukul laki-laki itu "eits jangan main tampar lu" laki-laki itu menahan tangan Meli yang hendak memukulnya "lu karyawan baru disini?" Tanya laki-laki itu.


"Iya, emang kenapa lu !!!" Meli lalu hendak pergi tapi tangannya di cekal laki-laki itu


"Eits mau kemana lu..! jangan kabur" lalu laki-laki itu menarik Meli hingga jatuh ke pelukannya.


"Jangan kurang ajar lu sama gue !!" Ucapan Meli yang tidak terima kepada laki-laki itu.


"Namaku Doni, nama lu siapa?" Tanya laki-laki itu kepada Meli.


"Gak penting !!" Teriak Meli sambil melepaskan diri dari pelukan Doni, lalu Meli berjalan meninggalkan Doni yang masih memandanginya.


"Hei lu belum sebutkan nama, jangan pergi dulu !" Doni mencoba menghentikan Meli, tapi usahanya gagal karena Meli sudah berjalan menjauh menuju ke tempat parkir.

__ADS_1


"Besok kita jumpa lagi" gumam Doni sambil tersenyum sendiri.


Doni menyakinkan dirinya bahwa besok akan berjumpa dengan Meli, karena Doni tahu kalau Meli akan bekerja di perusahaan tersebut.


Akhirnya Doni melangkah menuju ke ruangannya dan bekerja dengan laptopnya.


"Tok..tok...tok..." Suara ketokan pintu "masuk" Doni menyuruh orang yang mengetok pintu untuk masuk.


"Ini kak berkas yang perlu ditandatangani" Doni menerima berkas tersebut dan berkata kepada adiknya "Fit bikin kopi dong buat kakak" Doni menyuruh Fitri untuk membuatkan kopi kesukaannya.


Doni yang sedang melihat ke arah laptopnya, terus terbayang wajah gadis yang ditabraknya.


"Ini kak kopinya" ucap Fitri dan menaruh kopi tersebut di meja, namun Doni masih terdiam sambil tersenyum sendiri.


"Cie..cie...yang lagi jatuh cinta" ledek Fitri sambil menepuk pundak kakaknya "kenalin dong kak..? Lalu Doni tersadar dari lamunannya dan tersenyum kepada Fitri.

__ADS_1


"Apa'an sih Fit, ganggu aja lu" sambil menjawab, wajah Doni malu-malu kucing karena ketahuan sedang senyum sendiri dan di jahili oleh adiknya.


"Kenalkan dong kak, siapa namanya" celetuk Fitri kepada Doni.


"Baru saja bertemu dan belum tahu namanya" Doni menceritakan kejadian waktu menabrak seorang wanita di lantai satu.


"Loh gimana sih kak, Lum kenal udah cengar-cengir sendiri kayak..." Fitri mengatakan dan menggantungkan kalimatnya.


"Hush..lu itu kalau ngomong yang benar dong, masa kakak dikatain kayak gitu" balasan Doni sambil melotot kearah Fitri "ngomong yang baik-baik dong, biar kakak dapat jodoh yang baik juga".


"Iya kakakku yang bawel hehehe.." ledek Fitri sambil menjulurkan lidahnya.


"Jadi cewek tu yang sopan dikit kenapa biar cepat laku lu" sahut Doni sambil menjawab pipinya Fitri.


"Auwh sakit kak" ucap Fitri sambil cemberut "ya udah gue pergi aja" lalu Fitri berjalan keluar dari ruangan kakaknya.

__ADS_1


Perusahaan Makmur jaya adalah milik orang tuanya Doni dan Fitri yang dikelola oleh Ayahnya, Doni dipercaya Ayahnya untuk menduduki jabatan sebagai meneger dan Fitri dipercaya menduduki posisi akuntansi keuangan, sedangkan Ibunya tidak ikut menjalankan perusahaan tersebut,


__ADS_2