
Sinar matahari sudah mulai masuk di celah-celah jendela membuat mata Sela perlahan terbuka, ia melirik ke arah jam dinding lalu memandangi wajah tampan milik Prima, ia pun mencium pipi lelaki itu, ''mas bangun sudah pagi?'' ucap Sela sambil membelai lembut kedua pipi lelaki itu dengan mesra.
Sela berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya, sedangkan Prima masih terlelap diatas ranjang, setelah berpakaian, Sela berjalan menuju ke dapur untuk membuat sarapan pagi, ''mau masak apa yah?'' ucap Sela pada dirinya sendiri, ia pun membuka kulkas dan mengambil bahan-bahan untuk membuat makanan.
Bau harum dari masakan Sela membuat Prima membuka matanya, lelaki itu bangkit berjalan menuju ke kamar mandi, Sela masih sibuk di dapur membuat makanan untuk mereka berdua, ''semoga mas Prima suka dengan masakan ini?'' ucap Sela bertanya pada dirinya sendiri.
Prima datang menghampiri Sela di dapur dan memeluknya dari belakang, ''kamu sedang masak apa sayang?'' ucap Prima sambil mencium pipi milik wanita itu.
''Eh mas Prima, ini mas telor dadar, ayam goreng dan sayur lodeh, semoga kamu suka?'' balas Sela sambil tersenyum melirik kepada Prima.
''Kelihatannya enak banget nih? perutku jadi laper?'' sahut Prima yang masih memeluk tubuh Sela dari belakang.
__ADS_1
''Kamu duduk dulu di sana? aku sudah buatin susu hangat untuk kamu, tuh di meja?'' jawab Sela menyuruh Prima untuk duduk dan menikmati susu hangat yang sudah dibuatnya.
''Terima kasih sayang'' balas Prima lalu mencium pipi wanita itu lagi.
Prima berjalan dan duduk sambil menikmati susu hangat tersebut, tak lama kemudian Sela akhirnya selesai membuat makanan untuk sarapan pagi mereka berdua, wanita itu menata masakannya di atas meja lalu mengambil piring dan membuat minuman untuk mereka berdua.
Sela mengambilkan nasi untuk Prima dan untuk dirinya sendiri, mereka berdua menikmati masakan tersebut sambil mengobrol, ''enak banget masakan kamu Sel?'' ucap Prima memuji masakan wanita tersebut sambil tersenyum.
''Syukur deh kalau kamu suka masakan ku ini?'' balas Sela sambil mengunyah makanan dan tersenyum manis kepada Prima.
''Jadi gak kerumah Mamah?'' ucap Sela kepada Prima sambil bergelayut di lengan lelaki itu.
__ADS_1
''Jadi dong, kamu siap-siap dulu sana?'' balas Prima sambil menyuruh Sela untuk bersiap-siap.
Sela berjalan masuk kedalam kamar untuk berganti pakaian dan merias wajahnya, Prima datang masuk kedalam kamar lalu berganti pakaian, setelah selesai mereka berdua keluar dari kamar.
Setelah mengunci pintu mereka berdua masuk kedalam mobil, Prima menjalankan mobil tersebut dengan kecepatan sedang, ''kita mampir dulu ke super market untuk beli oleh-oleh buat Mamah?'' ucap Sela kepada Prima sambil menepuk pundak lelaki itu dengan pelan.
''Oke'' balas Prima singkat sambil menoleh kearah Sela.
Setelah membeli oleh-oleh mereka melanjutkan perjalanan menuju kerumah orang tuanya Prima, ''masih jauh mas?'' Sela bertanya kepada lelaki itu sambil tersenyum.
''Sebentar lagi sampai'' jawab Prima sambil menoleh kearah wanita tersebut.
__ADS_1
Mereka berdua mengobrol di dalam mobil, perasaan Sela semakin dag..dig..dug...ser...tak karuan, ia masih merasa malu kepada Mamahnya Prima, kalau tahu dirinya bekas wanita penghibur.
*Bersambung*