Perjuangan Wanita Penghibur

Perjuangan Wanita Penghibur
Sarapan pagi


__ADS_3

Setelah selesai mandi, Sela masuk kedalam kamar ia bingung karena tidak membawa pakaian ganti lalu memanggil Aris untuk meminjam pakaiannya, ‘’mas Aris cepat kesini?!’’ ucapnya memanggil lelaki itu, Aris pun segera datang menghampiri wanita tersebut di dalam kamar.


‘’Ada apa Sel?’’ Aris bertanya di depan pintu.


‘’Aku pinjam pakaian kamu dong?’’ sahut Sela dari dalam kamar.


‘’Ambil saja di lemari, pilih yang cocok dan pas di badan kamu’’ balas Aris yang masih berdiri di depan pintu tersebut.


‘’Pintu lemarinya di kunci mas, kamu masuk saja gak papa?’’ ucap Sela lagi dari dalam kamar tersebut.


Aris berlahan membuka pintu kamar itu lalu masuk kedalam dan melihat Sela yang hanya menutupi badannya dengan handuk, ‘’mana kuncinya mas?’’ ucap Sela sambil menjulurkan tangan, ‘’ada di atas lemari, biar aku ambilkan saja’’ jawab Aris lalu mengambil kunci tersebut.

__ADS_1


Setelah mendapatkan kunci itu Aris segera membuka pintu lemari tersebut, ‘’kamu pilh sendiri baju yang pas buat kamu’’ ucapnya sambil membuka pintu lemari tersebut, Sela berjalan menghampiri lalu memilih pakaian yang sekiranya pas di badannya, ‘’ini pas gak mas?’’ ucap Sela sambil menunjukkan pakaian tersebut.


‘’Coba saja barang kali cocok di badan kamu, baiklah aku keluar dulu’’ jawab Aris lalu keluar dari kamar tersebut.


Sela memilih baju-baju yang pas di badan lalu memakainya, Aris membantu neneknya menyiapkan makanan di dapur, ‘’kamu panggil Sela untuk sarapan bersama sana?’’ ucap sang nenek menyuruh Amir untuk memanggil Sela yang masih ada di dalam kamar.


‘’Sel, ayo kita sarapan?’’ Amir memanggil wanita itu dari depan pintu, ‘’iya mas sebentar’’ itu jawaban dari Sela yang masih menyisir rambutnya.


Tak lama kemudian wanita itu keluar dari kamar dan berjalan bersama Amir ke meja makan, mereka bertiga pun sarapan bersama sambil mengobrol, di depan rumah sedang ada keributan beberapa orang sedang menghajar salah satu warga tersebut, ‘’ampun bang, saya tidak melihatnya’’ ucap warga itu sambil menahan rasa sakit di badannya.


‘’Ada apa mas?, ramai banget di depan’’ Sela bertanya kepada Aris.

__ADS_1


‘’Kamu di sini saja jangan keluar’’ balas Aris lalu bangkit dan berjalan ke pintu depan.


Aris mengintai dari celah-celah pintu dan melihat beberapa orang yang sedang bertanya kepada warga, ‘’foto siapa itu? Dari sini tampak gak jelas?’’ ucapnya lirih pada dirinya sendiri.


‘’Bagi kalian yang melihat wanita ini segera beritahu kami di gudang yang ada di situ, nanti kalian akan mendapatkan hadiah, mengerti?!’’ orang yang berkumis tebal itu berkata kepada warga yang ada di tempat tersebut.


Beberapa orang itu pun kembali berjalan untuk mencari wanita yang ada di foto tersebut, Aris kembali menghampiri Sela dan neneknya yang sedang makan, ‘’ada apa mas?’’ Sela bertanya kepada lelaki itu yang duduk di sampingnya.


‘’Kayaknya mereka sedang mencari kamu? untuk sementara kamu jangan keluar rumah dulu?’’ jawab Aris berbisik di telinganya Sela.


Sela hanya menganggukan kepalanya lalu kembali menyantap makanan tersebut, mereka bertiga melanjutkan untuk sarapan pagi, setelah selesai sarapan Aris bertanya kepada salah satu warga tersebut, ‘’mang tadi ada apa?’’ tanya Aris kepada warga.

__ADS_1


‘’Itu Riz, beberapa orang sedang mencari wanita yang bernama...kalau gak salah Sela namanya dan akan diberikan hadiah’’ jawab warga tersebut kepada Aris, ‘’oh..makasih mang’’ sahut lelaki itu kepada warga tersebut.


*BERSAMBUNG*


__ADS_2