Perjuangan Wanita Penghibur

Perjuangan Wanita Penghibur
Terperangkap


__ADS_3

Mereka berdua keluar dari rumah itu dan masuk kedalam mobil, entah apa yang akan di tunjukkan oleh Romi kepada Winda, mereka menuju ke tempat yang Romi maksud, setelah sampai mereka berhenti di depan sebuah apartemen, ''ini apartemen siapa Rom?'' Winda bertanya kepada Romi.


''Aku baru saja membelinya kemarin, ayo masuk?'' Romi menggandeng tangan Winda dan masuk kedalam apartemen tersebut, mereka masuk kedalam lift dan naik kelantai tiga, ''ayo masuk?'' Romi menyuruh Winda masuk kedalam bersama dengan dirinya.


Romi mengajak Winda untuk masuk, wanita itu memandangi sekeliling tempat tersebut, Romi semenjak SMA selalu mengejar dan mengharapkan cinta dari Winda, namun wanita itu selalu menganggap teman saja tidak lebih, ''hari ini aku harus bisa mendapatkan dia apa pun caranya?'' ucap Romi dalam hatinya sambil tersenyum sendiri.


''Kamu duduk saja dulu di sini? aku akan membuatkan minuman untukmu?'' Romi menyuruh Winda untuk duduk di sofa.


''Iya Rom'' balas Winda sambil duduk dan terus memandangi seisi ruangan tersebut.

__ADS_1


Romi berjalan ke dapur yang ada di apartemen miliknya dan membuatkan minuman untuk wanita itu, ''aku akan campur minuman ini dengan obat tidur? hari ini kamu milikku Win?'' ucap Romi dalam hatinya, setelah selesai membuat minuman ia segera menghampiri Winda, ''ayo minum dulu?'' ucap Romi sambi memberikan minuman tersebut kepada wanita itu.


''Makasih Rom'' balas Winda dan tersenyum kepada sahabatnya tersebut.


Winda langsung minum sambil terus mengobrol, tak lama kemudian ia merasakan kantuk ''hoam..hari ini aku sangat lelah dan mengantuk Rom? kamu antar aku pulang dong'' ucap Winda yang merasa kantuk berat.


''Baru sampai masa harus pergi lagi Win? kalau kamu kantuk ayo aku antar ke kamar?'' balas Romi lalu merangkul pundak Winda menuju ke kamarnya.


''Sudah kamu disini saja, ayo masuk?'' balas Romi mengajak Winda untuk masuk kedalam kamar tersebut.

__ADS_1


Romi terus merangkul wanita itu dan masuk kedalam kamarnya ''tidur di sini saja, ayo sayang?'' ucap Romi sambil membaringkan tubuh Winda diatas ranjang ''aku akan menikmati tubuh kamu Win? dari dulu aku selalu mengejar kamu?'' ucap Romi dalam hatinya.


Romi membuka setiap kancing dari baju wanita itu sampai terlepas semua, ia pun langsung menciumi leher jenjang wanita tersebut penuh dengan nafsunya, ''Rom..jangan? hentikan Rom?'' ucap Winda sambil merasakan kantuk yang sangat berat, Romi terus menciumi leher wanita itu dan perlahan turun di dada milik Winda.


''Hentikan Rom? aku mau pulang?'' Winda terus berkata sambil mendorong kepalanya Romi dengan pelan karena ia sudah tidak kuat menahan kantuknya.


Romi terus menikmati dua bukit milik wanita itu sambil perlahan melepas baju yang di pakai dirinya, Winda sudah tidak tahan dengan kantuknya, ia pun pasrah apa yang akan dilakukan oleh lelaki itu, Romi langsung melepaskan semua pakaian yang dikenakan oleh Winda dan dirinya.


Romi sangat bernafsu sekali untuk menikmati tubuh wanita tersebut, sampai keringatnya bercucuran membasahi tubuh ''sekarang kamu milik ku Win?'' ucap Romi dengan lirih sambil terus menikmati tubuh wanita tersebut, Romi terus menggerakkan badannya diatas tubuh Winda, wanita itu hanya pasrah karena tidak kuat untuk melawannya.

__ADS_1


Lelaki itu terus menggoyangkan pinggulnya maju mundur sambil tangannya merentangkan kedua kaki milik Winda, ia sangat menikmati tubuh wanita itu dengan penuh gairah. Selesai menikmati tubuh Winda, ia pun kelelahan dan memeluk wanita itu yang sudah tertidur dengan lelap.


*Bersambung*


__ADS_2