
Sinar matahari memasuki celah-celah jendela membuat mata Sela perlahan terbuka, wanita itu bangkit dari ranjang menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai lalu ia bergegas untuk memasak, sedangkan Prima masih enggan untuk bangun dari tempat tidur tersebut.
Sela membuat sarapan pagi untuk mereka berdua, ia seperti seorang istri yang setiap pagi membuat sarapan untuk keluarga nya, tak butuh lama akhirnya Sela selesai membuat sarapan, wanita itu berjalan menuju ke kamar untuk membangunkan Prima yang masih enggan bangun dari atas ranjang.
''Mas ayo bangun, sudah pagi sayang?'' ucap Sela sambil menggoyangkan lengan lelaki itu beberapa kali.
''Jam berapa Sel?'' balas Prima sambil bertanya kepada wanita itu dengan matanya yang sedikit terbuka.
''Sudah setengah tujuh mas, ayo bangun?'' sahut Sela lalu mencium pipi lelaki itu dengan lembut.
Prima bangun dari ranjang tersebut dan berjalan menuju ke kamar mandi, Sela menata makanan untuk sarapan pagi bersama di atas meja, sambil menunggu Prima selesai mandi.
Tak lama kemudian Prima datang menghampiri Sela yang sudah dari tadi menunggu di meja makan, wanita itu mengambilkan nasi beserta lauk nya dan memberikan kepada Prima, setelah mengambil untuk dirinya sendiri mereka berdua mulai menikmati sarapan pagi tersebut.
Selesai sarapan pagi, mereka berdua siap-siap untuk berangkat bekerja, ''sudah selesai Sel, ayo berangkat supaya tidak telat?'' ucap Prima kepada Sela yang masih merias wajah di dalam kamar.
__ADS_1
''Sebentar Prim'' sahut Sela dari dalam kamarnya.
Setelah selesai memberi bedak di wajahnya, Sela berjalan menemui Prima ''ayo berangkat?'' ucap Sela kepada Pima, mereka berdua berjalan dan masuk kedalam mobil.
Prima mejalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, menuju ke kantornya, ''kamu yang semangat ya Sel?'' ucap Prima kepada Sela sambil menoleh ke arah wanita itu.
''Iya mas, aku pasti semangat'' balas Sela sambil tersenyum kepada lelaki tersebut.
Mereka berdua terus mengobrol di dalam mobil sampai tidak terasa telah sampai di depan tempat tersebut. ''ayo turun?'' ucap Prima mengajak Sela untuk turun dari mobil.
''Iya Sel kita sudah sampai, ayo turun?'' sahut Prima lagi kepada wanita itu.
Mereka berdua turun dari mobil dan berjalan memasuki perusahaan tersebut, Prima mengajak Sela memasuki ruangan karyawan yang bertugas di bagian cleaning service, ''Pak Teguh?!, tolong ajari Sela untuk bekerja di sini?'' ucap Priama kepada Pak teguh yang bekerja sebagai kepala cleaning service.
''Baik Pak, saya akan mengajari nya dengan baik?'' jawab Pak Teguh kepada Prima sambil memberi hormat kepada atasan nya itu.
__ADS_1
''Kalu ada apa-apa segera hubungi saya?'' ucap Prima lagi memberi mandat kepada lelaki tersebut.
''Siap Pak?!'' balas Pak Teguh sambil sedikit membungkukkan badannya kepada Prima.
''Kamu sekarang ikut Pak teguh biar dia yang akan mengarahkan kamu mengenai tata cara dalam bekerja di sini?'' ucap Prima kepada Sela sambil menepuk pelan pundak wanita tersebut.
''Iya mas'' jawab Sela singkat kepada Prima.
''Baik, aku tinggal dulu, oke?'' sahut Prima kepada Sela dan pamit untuk pergi.
''Iya mas, terima kasih ya?'' balas Sela sambil tersenyum kepada lelaki itu.
Prima berjalan meninggalkan mereka berdua, Pak Teguh memberikan baju seragam untuk Sela, lelaki itu memberikan arahan dan tata cara bekerja di perusahaan tetsebut, Sela dengan senang hati mencermati setiap arahan dari Pak Teguh.
*Bersambung*
__ADS_1