
Baca Novel terbaru yang berjudul ‘’Jamu Cinta’’
Setelah makan Aris mengajak Sela pergi ke pasar untuk membeli beberapa pakaian, kedua orang itu naik sepeda biasa karena Aris tak punya motor ataupun mobil, Sela sangat senang bisa menikmati perjalanan itu dengan membonceng sepeda saja.
Butuh setengah jam akhirnya mereka sampai di pasar, lelaki itu memarkirkan sepedanya lalu mereka berjalan mencari toko pakaian, ‘’ayo kita ke sana?’’ Aris berkata sambil menggandeng tangan istrinya, Sela hanya mengikuti langkah kaki suaminya kemana pun dia di ajak berjalan.
Kedua orang itu memasuki toko pakaian dan mencari baju-baju yang cocok dengan badan mereka, ‘’yang ini cocok buat kamu sayang?’’ ucap Aris sambil memegang baju tersebut, ‘’iya mas pakaian ini pas di badanku’’ jawab Sela dan tersenyum senang.
‘’Kamu pegang dulu, kita cari yang lainnya’’ Aris memberikan pakaian itu kepada istrinya lalu mereka berjalan mencari pakaian yang lain.
‘’Menurut kamu ini bagus gak?’’ Aris menyodorkan pakaian lagi kepada istrinya.
__ADS_1
‘’Bagus mas, hanya warnanya saja yang terlalu mencolok, aku kurang suka dengan warnanya mas?’’ jawab Sela sambil mengamati pakaian tersebut, ‘’yang itu saja mas, kayaknya pas di badanku?’’ Sela menunjuk ke salah satu pakaian yang tergantung di ruangan tersebut.
‘’Baiklah’’ jawab Aris lalu mengambil pakaian itu dan memberikan kepada istrinya, ‘’cantik dan pas dengan tubuh kamu sayang’’ ucapnya lagi sambil tersenyum.
‘’Iya mas, ambil yang ini saja’’ sahut Sela dengan hati yang senang.
Setelah membeli beberapa pakaian untuk mereka berdua, Aris mengajak istrinya ke toko perhiasan, Sela sangat senang sekali karena suaminya membelikan beberapa perhiasan untuk dirinya, setelah itu mereka masuk ke toko sendal atau pun sepatu dan tas.
Selesai membeli beberapa barang yang di butuhkan, kedua orang itu kembali untuk pulang, ‘’mas kenapa gak beli untuk nenek?’’ Sela bertanya kepada suaminya. Aris menoleh lalu berkata ‘’nenek pakaiannya sudah banyak malah jarang di pakai’’ itu jawaban dari lelaki tersebut.
Kedua orang itu akhirnya sampai di rumah, Sela dan Aris bergegas masuk, hari sudah mulai gelap selesai mandi Sela memakai baju baru yang tadi di belikan oleh suaminya, ‘’cantik, istriku cantik sekali pakai baju ini’’ ucap Aris sambil memeluk istrinya dari belakang.
__ADS_1
‘’Makasih ya mas, kamu telah membelikan baju dan perhiasan untukku’’ sahut Sela sambil menoleh dan tersenyum.
‘’Itu sudah menjadi kewajibanku sayang’’ jawab Aris lalu mencium pipi istrinya, ‘’kamu sangat cantik hari ini’’ ucapnya lagi memuji kecantikan istrinya.
‘’Makasih mas, kamu juga sangat tampan kok’’ sahut Sela dan memberikan senyuman manisnya.
Aris lalu membalikkan badan istrinya supaya berhadapan dengannya, bibir lelaki itu semakin mendekati bibir Sela,
wanita itu mulai memejamkan matanya sambil menikmati sentuhan lembut dari bibir suaminya yang sedang membasahi setiap sudut dari bibir miliknya, kedua tangan Sela melingkar di pundak suaminya dan memperdalam ciuman tersebut.
Lelaki itu membawa tubuh istrinya ke atas ranjang, leher Sela sudah ada beberapa tanda merah akibat ulah suaminya itu, entah siapa yang mulai duluan pakaian kedua orang itu sudah terlepas semua dan berserakan di lantai, bibir lelaki itu terus menelusuri setiap lekuk dari dada istrinya, Sela meremas erat rambut suaminya karena sangat menikmati sentuhan demi sentuhan serta dorongan dari milik suaminya yang berhasil masuk kedalam miliknya.
__ADS_1
Setelah cukup lama mereka memadu kasih dan sudah sampai ke puncak kenikmatan, akhirnya kedua orang itu kelelahan sehabis bercinta, mereka berbaring sambil berpelukan. Aris membelai rambut istrinya sedangkan Sela menyenderkan kepalanya di dada suaminya sambil mengelus dada lelaki itu.
*BERSAMBUNG*