
Setelah makan malam Sela dan Prima duduk di ruang tengah sambil mengobrol membahas pekerjaan untuk wanita itu, Sela sangat senang walaupun hanya sebagai cleaning service tapi ia sangat bersyukur mendapat pekerjaan tersebut, Prima memang sengaja menaruh Sela di bagian cleaning service untuk menguji keseriusan wanita itu dalam bekerja.
Mereka berdua terus mengobrol sambil nonton film sesekali mereka saling menjahili satu sama lain, terkadang tertawa bersama, mereka berdua seperti sepasang suami istri, selama Sela dirumah tersebut Prima jarang sekali berkunjung ke rumah orang tuanya.
Prima tidak tega meninggalkan Sela di rumah tersebut sendirian, karena wanita itu belum hafal seluk beluk komplek perumahan tersebut, Sela juga jarang bergaul dengan tetangga sekitarnya, ia sibuk menghabiskan waktu hanya untuk merawat rumah tersebut.
''Besok kita berangkat bersama?'' ucap Prima sambil menjawil dagu milik wanita itu sambil tersenyum.
''Iya mas, terima kasih ya kamu sudah mencarikan aku pekerjaan walaupun hanya sebagai cleaning service'' balas Sela sambil tersenyum kepada lelaki itu dan menatap wajah tampan Prima.
''Kamu harus semangat dong dan serius menjalani pekerjaan kamu itu?'' sahut Prima memberi nasehat kepada wanita yang cantik tersebut sambil tersenyum.
''Iya mas, aku akan bekerja dengan baik'' balas Sela dengan senyuman manis nya sambil melirik kepada Prima.
__ADS_1
''Sudah malam ayo kita tidur?'' Prima mengajak Sela untuk tidur karena hari sudah malam.
''Ayo'' balas Sela kepada Prima.
Mereka berdua berjalan masuk ke dalam kamar, Prima menutup pintu dan berjalan menghampiri Sela yang sudah berbaring di atas ranjang, Prima memeluk tubuh wanita tersebut dari belakang, Sela lalu membalikkan badan nya sambil membalas pelukan dari Prima.
''Apa kamu tidak ingin mas?'' ucap Sela sambil mengelus dada lelaki itu dengan lembut.
Sela lalu mencium bibir lelaki itu sambil menjulurkan lidahnya membasahi bibir lelaki itu, Prima membalas ciuman dari wanita itu, ia juga ikut menjulurkan lidah memutari dan mengejar kemana lidah wanita tersebut.
Mereka berdua menikmati kehangatan dari bibir mereka yang sedang memadu kasih, saling berbagi sensasi dan kenikmatan tersendiri, ''tubuhku ini milikmu mas, jadi kapan pun kamu mau tinggal bilang saja? aku pasti akan melayani kamu dengan senang hati?'' ucap Sela dengan suara lirih kepada Prima.
''Aku canggung kalau meminta terus kepadamu Sel?'' balas Prima kepada wanita tersebut sambil tersenyum.
__ADS_1
''Mulai sekarang kamu harus membiasakan diri supaya tidak canggung kepadaku mas?'' sahut Sela lalu mencium bibir lelaki itu dengan lembut.
Prima dengan senang hati menerima bibir wanita itu sambil lidahnya berputar menelusuri setiap lekuk dari bibir manis wanita tersebut, Sela perlahan membuka satu persatu kancing baju milik Prima sambil bibirnya terus menikmati sentuhan lembut dari lidah Prima yang sedang bermain.
Prima merangkak di atas tubuh wanita itu sambil terus menelusuri setiap sudut bibir manis wanita itu dan perlahan bibirnya mulai turun ke leher wanita tersebut, Sela meremas erat rambut lelaki itu karena merasa kenikmatan dari sentuhan lembut lidah Prima yang sudah mulai menelusuri dada miliknya.
Prima melepaskan pakaian Sela dan pakaian miliknya lalu merangkak kembali di atas tubuh wanita itu sambil lidahnya menyapu setiap lekuk dari dada kembar milik Sela, ''mas..terus mas?'' ucap lirih Sela yang merasa kenikmatan karena pucuk dada kembar miliknya sedang di ciumi oleh lelaki itu.
Sela menggeliat kenikmatan sambil tangannya meremas rambut milik Prima karena senjata lelaki itu mulai masuk ke dalam milknya, ''mas..mas Prima'' suara lirih Sela membuat Prima semakin bersemangat untuk mendorong senjata nya maju mundur di dalam milik wanita tersebut.
Mereka berdua saling menikmati permainan itu sampai keringat mereka bercucuran membasahi tubuh, Prima lalu memangku tubuh Sela dan menggoyangkan pinggul nya sambil menciumi dada kembar milik wanita tersebut.
*Bersambung*
__ADS_1