
Kembali Jake menunjukkan sisi kepemilikannya terhadap Lilia yang begitu besar. Yang mana ia tidak ingin sampai mendengar Lilia bertemu dan menanggapi masa lalunya. Jake ingin Lilia mengubur dalam-dalam semua kenangan selain bersamanya. Jake hanya ingin dirinya yang ada di hati Lilia. Bos bermuran wajah itu tidak ingin ditinggalkan wanitanya.
Lilia sendiri mengerti ketakutan apa yang melanda Jake sampai berpesan seserius ini. Ia pun tidak akan melakukan apa yang dilarang oleh Jake kepadanya. Bagi Lilia, hidupnya kini hanya bersama Jake. Sedang Alexander sudah dikubur dalam-dalam di hatinya. Lilia tidak ingin menyinggungnya lagi. Baginya yang sudah ya sudah.
"Kalau begitu aku berangkat sekarang. Sampai nanti."
Jake pun mencium Lilia kembali. Ia mencium kening Lilia dengan sepenuh hati. Jake akan segera kembali ke GOC untuk memeriksa laporan mingguan karyawannya. Sedang Lilia bersiap-siap menyambut tamu dari luar negeri yang ingin membicarakan kerja sama dengan Sky Grup. Lilia mulai dipercaya untuk meng-handle-nya.
Beberapa jam kemudian...
Menjelang siang ini Lilia kedatangan Lara. Tentu saja Lilia merasa senang karena ada yang menemaninya. Tapi saat melihat penampilan Lara yang sekarang, Lilia terkejut bukan kepalang. Bagaimana tidak, sekretaris Jake itu berpakaian kantor yang terbuka. Lilia pun menelan ludahnya.
Jangan bilang Jake melihatnya.
__ADS_1
Rasa khawatir Lilia pun mulai melanda. Hingga akhirnya keduanya bercakap-cakap sebentar sebelum menyambut tamu yang datang. Ya, tak lama berselang dari kedatangan Lara ke Sky Grup, pihak asing yang ingin bekerja sama datang. Dan tentu saja Lara menyambutnya dengan gembira. Lilia pun melihat sisi lain dari Lara tersebut.
Dia ternyata lebih pintar berakting dariku.
Kini Lara, Lilia, dan dua orang dari perusahaan asing tampak bercakap-cakap di ruang kerja Lilia. Lilia pun meminta office boy menyajikan cemilan dan juga minuman hangat untuk mereka. Tampak Lara yang lebih aktif bicara dengan kedua orang tersebut. Sedang Lilia hanya mendengarkannya saja. Ia tidak bicara jika tidak diperlukan.
Sepertinya dia menyampaikan keinginan bosnya.
.........
...Lara...
__ADS_1
.........
Sementara itu...
Jake baru tiba di pulau F dan melihat kondisi terkini. Tampak dirinya yang berbicara dengan mandor proyek tersebut. Setelah apa yang terjadi di pulau itu, Jake akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pembangunannya. Yang mana akan terjadi kontruksi besar-besaran di sana. Dan tentu saja memakan biaya yang lebih banyak. Jake pun siap menanggungnya.
"Aku minta tingkat kedalaman cakar ayam lebih diperdalam. Jangan sampai apa yang terjadi kemarin terulang kembali. Kokohkan tiang-tiangnya dan juga buat pondasi dari beton berkualitas tinggi. Aku akan mengeluarkan biaya yang besar untuk ini. Maka jangan kecewakan aku." Jake berkata serius kepada mandor proyek tersebut.
"Baik, Tuan." Mandor proyek pun menyanggupinya.
Jake harus menderita kerugian ratusan juta akibat pembangunan yang hancur kemarin. Dan kini ia memutuskan untuk memulainya kembali. Ia sudah menandatangani kerja sama untuk membangun resort di sini. Dan Jake tidak mungkin mengingkari perjanjiannya. Ia rela mengeluarkan kocek yang lebih besar untuk kepuasan pelanggan. Karena kepercayaan dalam suatu hubungan bisnis adalah yang terdepan.
Aku harap tak ada lagi masalah setelah ini.
__ADS_1