
Pada akhirnya Lilia harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan pekerjaannya hari ini. Yang mana sudah Lara bantu urutkan tentang apa saja yang harus Lilia lakukan. Lilia pun segera mengerjakannya. Ia akan memberikan yang terbaik untuk perusahaannya. Terutama untuk sang bos besar tercinta, Jake Thompson.
Pukul enam petang...
Sang bos bermuram wajah tampak baru turun dari helikopternya di sebuah pulau yang ada di selatan ibu kota. Di mana keberadaan pulau itu sedikit jauh dari sarana dan prasarana umum. Jake menyewa sebuah tempat yang jarang orang ke sana. Ia menyewanya demi sang mantan mertua, Petrus semata.
"Tuan." Seorang anak buah pun memberi hormat kepada Jake, menyambut kedatangan sang bos besar.
"Bagaimana keadaan terkini?" tanya Jake di bawah putaran baling-baling helikopternya.
"Keadaan stabil, Tuan. Sepertinya tidak ada yang menyangka jika tuan Petrus ada di sini." Orangnya mengabarkan.
__ADS_1
Jake mengangguk. Ia kemudian berjalan memasuki sebuah vila yang ada di sana.
Jake datang ke sebuah vila yang sudah lama tak berpenghuni. Namun, vila tersebut masih dikunjungi penjaga pantai untuk dibersihkan. Jake pun menyewa vila yang ada di pulau itu untuk melindungi Petrus dari bahaya tak terduga, selama dirinya pergi ke Swiss bersama Lilia. Dan hari ini Jake mengecek langsung kondisi mantan mertuanya. Ia pun menyapa Petrus yang sudah menunggunya.
"Maaf membuat lama menunggu." Jake pun segera duduk di sofa yang ada di ruangan besar vila itu.
Petrus tampak lebih segar kali ini. "Kau sudah bekerja keras untukku." Ia pun tersenyum kepada mantan menantunya.
Ia tidak mungkin berpangku tangan begitu saja. Ia akan membantu mengembangkannya dari belakang meski keadaan tidak memungkinkan. Karena perusahaan itu memiliki banyak sejarah untuknya.
Sementara itu di Sky Grup...
__ADS_1
Lilia masih sibuk di depan meja kantornya. Ia seorang diri di sana. Para karyawan Sky Grup pun satu per satu berpamitan padanya. Lilia juga mengizinkannya. Ia tidak meminta ditemani bekerja sampai malam karena tahu itu adalah tugasnya.
Kini Lilia masih mengetik laporan untuk diserahkan kepada Jake. Yang mana berisi tentang kesepakatan yang terjadi dengan pihak perusahaan asing. Lilia mulai dipercaya untuk memegangnya sendiri. Ia pun berusaha semaksimal mungkin agar hasilnya tidak mengecewakan Jake.
Lilia akan memberikan yang terbaik untuk kekasihnya dan juga perusahaan yang menaunginya. Ia bahkan sampai lupa untuk makan malam hari ini. Menit demi menit ia lalui dengan bekerja. Hingga tak terasa sudah jam delapan saja. Lilia pun mulai mengirimkan laporan itu via email ke Jake. Dan Jake pun menerimanya segera.
"Satu lagi. Aku pasti bisa menyelesaikannya malam ini."
Dan karena ingin memberikan yang terbaik, Lilia berusaha menyelesaikan semua pekerjaannya hari ini. Ia segera membuat nota kesepahaman berisi data perusahaan asing yang akan bekerja sama dengan Sky Grup. Juga lampiran aset penjamin dari perjanjian itu. Tanpa sadar jika di luar sedang terjadi sesuatu.
Pukul 8.8 malam...
__ADS_1
Jake sedang makan malam bersama Petrus dan juga Jinny. Tampak Jake yang mendengarkan keinginan dari mantan mertuanya itu. Namun, tiba-tiba saja dering ponsel menyadarkannya. Jake pun meminta izin untuk mengangkat teleponnya sebentar.