Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
Rama melewati batas


__ADS_3

Saat Kembali ke mansion Bryan menyetir mobilnya, karena hal itu dia meninggalkan mobilnya di club.


“ Tidak perlu, jika tidak keberatan bolehkah aku meminjam mobilmu, besok orangku yang akan mengembalikannya” tanya Bryan, dia berpikir jika Anita sudah melupakan keberadaan


“ tentu, aku tidak keberatan” Anita mengambilkan kunci mobil untuknya, dan mengantar ke garasi yang dipenuhi dengan beberapa mobil mewah “hati-hati saat berkendara” ucapnya saat Bryan duduk dikursi pengemudi mobil.


Bryan menatap wajah cantik dan menawan istri sahabatnya dalam diam, beberapa detik kemudian dia tersenyum dan berkata “ baiklah, sampai jumpa”.


Anita melihat mobilnya melaju keluar dari halaman mansion, dia sedikit terganggu dengan bryan diaa tidak tahu orang macam apa yang baru saja membawa mobilnya.


Pria itu jelas membelanya saat terakhir kali bertengkar dengan saudari sepupunya Mulan, dan tadi dia sengaja mempersulitnya dengan menyuruhnya ke RMclub dan dia bisa tersenyum lembut seolah mereka adalah teman dekat.


Pria itu memiliki senyum menawan seketika orang akan berpikir jika dia orang yang baik hati, sangat sulit untuk melihat keaslian dari sikapnya, dia terlihat seperti teka-teki yang sulit untuk di tebak.


Dia Kembali ke kamar, dia berdiri di samping ranjang dengan jengkel melihat Rama yang tertidur pulas‘ kau tidak seperti biasanya, kenapa kau mabuk, seharusnya jika kau ingin mabuk kau tidak usah merepotkanku untuk mengurus mu’ pikir Anita kesal.


Seorang pelayan mengetuk pintu, anita memerintahkan untuk masuk “ nyonya subnya sudah jadi, anda akan meberikannya langsung pada tuan atau kami yang akan melakukannya”tanya pelayan yang membawa mangkuk sup.


“ berikan padaku, aku akan melakukannya sendiri” ucap Anita, dia mengambil sup itu, kemudian para pelayan itu keluar.


Anita menumpuk bantal di belakang tubuh Rama untuk menyanggahnya, dia berusaha membatu rama untuk meminum sup Pereda mabuk, tapi di tolak hal itu membuat Anita sangat marah ‘aku masih ingin tidur lagi, tidak bisahkah kau segera minum sup ini’.


Dia sudah sangat marah karena bangun di pagi buta, dan sekarang dia harus mengus orang mabuk, benar-benar menyebalkan, dia berharap bisa menamparnya dan mendorongnya kedalam kolam.


Anita memaksa Rama minum sup dengan paksa, pada saat bersamaan Rama membuka matanya, dia menatap tajam dan tak suka, Rama marah menjatuhkan sub yang ada ditangan Anita ke karpet.


Anita sangat terjetut dia menahan emosinya agar tidak marah, tapi detik berikutnya dia merasakan dorongan yang sangat kuat.

__ADS_1


Setelah membuang sup Anita tak menyangka rama masih mempunyai kekuatan untuk mendorongnya, dia terjatuh di atas lantai marmer yang di tutupi karpet berbulu.


Sebelumnya dia dituduh merangkak ke atas ranjangnya itu membuatnya kesal, dan sekarang dia didorong dari atas ranjang “ dasar berengsek tidak tahu terimakasih, seharusnya aku tidak membantumu dari awal, urus hidup mu sendiri” umpat Anita kesal lalu berdiri.


Tempat tidur yang cukup tinggi dengan gaya Eropa, akan sangat menyakitkan saat jatuh, jika bukan karena karpet teba yang meminimalisir rasa sakitnya sudah pasti dia akan menghajar rama sampai bab@k belur.


“Rama kau baj!ngan, aku tidak akan mengurus mu, lakukan apa yang kau mau” cerocos Anita sebelum berbalik untuk keluar dari kamar.


Begitu dia hendak membuka pintu, dia mendengar suara Rama menabrak sesuatu dengan cara berjalannya yang sempoyongan, hal berikutnya yang dia tahu tangan Rama sudah melingkar di pinggangnya “ jangan pergi, jangan tinggalkan aku”ucapnya lirih.


“ Tuan muda kamu mabuk, lepaskan tanganmu” ucap Anita kesal sambil berusaha melepas pelukan Rama.


“jangan pergi, jangan pergi” Rama terus mengulangi kalimat itu.


Dia masih memeluk Anita tidak berniat untuk melepaskannya dan dia sudah berusaha untuk lepas dari pelukan Rama, karena mabuk Rama tidak mau mendengar ucapan Anita, setelah mengoceh lama.


“ lepaskan aku, apa yang coba kau lakukan padaku, jangan pikir aku akan membiarkanmu begitu saja jika kau berbuat seenaknya padaku” Anita meletakkan tangannya di dada Rama dengan sekuat tenaga dia mendorongnya.


Rama mabuk berat, dia mencoba untuk memulihkan penglihatannya dengan menggelengkan kepalanya namun tidak berhasil, dia memasukkan tangannya kedalam baju Anita menyentuh kul!tnya yang halus dan mulus.


“Rama berhenti, keluarkan tanganmu, apa kau mendengar ku?” perintah Anita.


Dia menatap Anita dengan mata yang berkaca-kaca, setelah itu dia membuang jarak mereka berdua dan mulai mencium,******* dan menggigit bibir Anita yang lembab dan lembut, dia melihat sosok Anita dalam kelinglungan.


“dasar bajingan, apa kau anjing” umpat Anita kesal dia memegang bibirnya yang terasa sakit, dia merasakan d@rah saat menyentuhnya, tidak ingin berakhir seperti keinginan Rama, Anita mengangkat kakinya dan menendang perutnya, Rama membuka matanya yang merah,saat dia ingin lari tangan Rama sudah memeluk pinggangnya dan tangannya mengoyak bajunya sampai tak tersisa, kemudian membawanya ke atas ranjang.


pria itu terus melakukannya hinga pagi menjelang, samai Anita pingsan karena kelelahan.

__ADS_1


…..


Jam sudah menunjukan jam 8 bagi, Rama dengan enggan membuka matanya saat mendengar suara alarm, dia segera membuka matanya lebar-lebar saat merasakan keadaan yang tidak biasa, dia menatap sosok tubuh yang ada di pelukannya, dia menyadari jika yang berada di pelukannya Adalah Anita ‘ apa yang terjadi kenapa aku berada di sini’ pikir Rama.


Ingatan tentang malam sebelumya tidak jelas dan terpotong- potong, dia ingat jika dia tidur dengan Wanita dan mencapai kenikmatan berulang laki, dia bahkan samar- samar ingat saat Wanita itu memohon belas kasihan dan mengumpat i dirinya.


‘ apa Wanita itu Anita, Wanita yang diperlakukan kasar olehnya’ sambil mengingat hal itu dia beranjak dan bangun dari tempat tidur ‘kenapa mereka bisa berakhir di atas ranjang lagi, sebelumnya dia dibius oleh orang lain, tapi bagaimana dengannya sekarang?’ pikirnya sambil berjalan seperti setrikaan rusak.


Anita terganggu Oleh Rama, dia bangun membungkus tubuhnya dengan seprei sebelum dia turun dari tempat tidur dengan keadaan berantakan.


Rama berdiri di samping jendela, kemudian duduk di sofa tunggal yang ada di sudut jendela “ mau kemana”tanyanya.


“ke neraka” sahutnya, kemudian membanting pintu dengan keras.


“apa dia marah” gumam Rama dengan wajah tanpa dosa, setelah apa yang di lakukan olehnya semalam membuat Anita Kesal, Rama dengan cemas menggaruk kepalanya.


Sarapan sudah dihidangkan di atas meja, bibi Siti naik keatas meminta Anita turun untuk sarapan, saat melewati kamar Rama dia Bahagia karena mengetahui jika Rama pulang ke mansion, dia menyapanya “ tuan muda turunlah sarapannya sudah siap” ucapnya.


Rama mengangguk kemudian turun disusul oleh Anita, dia telah mandi, dia mengunakan baju berleher tinggi untuk menutupi cup@ng yang merata di lehernya, saat melihat Rama makan di meja makan dia meminta bibi siti untuk mengantarkan makanan ke kamarnya.


“nyonya muda kamu sudah turun kenapa harus repot-repot naik lagi? Makan saja di ruang makan, lagi pula tuan muda juga ada disini, sangat tidak sopan jika kau makan di kamar” ucap bibi Sita, dia ingin jika pasangan muda itu banyak menghabiskan waktu bersama.


“apa aku perlu mengulangi ucapanku”Sahut Anita kesal, dia Kembali menaiki anak tangga, Langkah kakinya yang kasar adalah bukti jika dia marah.


Rama meletakan peralatan makannya, dia mengejar Anita ke kamar. Wajah bibi siti yang cemas menghilang kemudian memberi perintah kepada pelayan untuk mengantarkan makanan keatas.


Begitu Anita sampai di sampai di kamar dia melempar bantal keatas ranjang, kemudian memukul!nya tanpa ampun.

__ADS_1


Rama melihat kejadian itu, dia membayangkan jika dia akan d!hajar sampai babak belur seperti nasib bantal itu, dia menelan ludah kasar.


__ADS_2