Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
Uwais pewari organisasi pembunuh


__ADS_3

Anita tersentak dia Kembali kedunia nyata setelah mendengar suara Rama yang tiba-tiba. Akhirnya dia menyadari jika dia sudah menatap Uwais dalam waktu yang lama. Dia batuk dengan tidak nyaman sambil diam-diam meraih secangkir air. Dia menyesapnya dan berkata, "Terima kasih."


Rama mengangkat tangannya dan membelai kepalanya seperti sedang membelai hewan peliharaan. Bahkan sebelum dia bisa memujinya karena patuh.


Uwais menyapa dengan tenang, "Anta…" Suaranya terdengar begitu tenang dan halus. Namun, kata-katanya tampak seperti batu yang menyebabkan ribuan riak di hatinya.


Rama berbalik dengan cepat dan menatap Uwais dengan tatapan dingin. Uwais menahan tatapannya agar tetap tenang dengan percaya diri.


‘Bagaimana hubungan mereka sebelumnya? Kenapa Anita menatapnya sedemikian rupa? Anita yang malang ini. Beraninya dia melirik pria lain di depan suaminya sendiri. Apakah dia benar-benar berpikir aku ini penyabar!?’ Rama menjadi semakin marah, setiap kali dia memikirkannya.


Setelah melihat apa yang terjadi Bryan mengeluarkan sebatang rokok dan menyerahkannya kepada Rama.


"Apakah kamu ingin pergi merokok?"


Rama menolak tanpa ragu, "Tidak!" dia tidak akan pernah membiarkan Anita berduaan dengan Uwais apapun alasannya!.


Rafai diam-diam melangkah maju dan bertanya sambil tersenyum, "Tuan Muda Sidiq, jika kamu tidak keberatan, bolehkah aku minta rokoknya?"


"Tidak masalah."


Bryan mengeluarkan sebatang rokok lagi dan meletakkannya di tangan Rafai. Rafai tersenyum dan meraihnya.


Keduanya memiliki kesepakatan dalam diam ketika mereka saling menatap.


Bryan membalas senyumannya dan meletakkan tangan di bahu Rama sebelum menggoda, “rama, ayolah dan merokoklah bersamaku. Aku sangat kesepian, bukan begitu?”


"Enyah!"

__ADS_1


Rama dengan jijik mendorongnya . Namun, Bryan yang tidak tahu malu terus mengganggunya tanpa mempunyai rasa malu dan menariknya keluar dari bangsal rumah sakit.


Rafai menatap Zara dan Elsa sebelum meninggalkan bangsal, lalu keduanya menatap Anita dan melirik tajam Uwais, setelah itu Zara mengerucutkan bibirnya dan keluar dari bangsal yang diikuti oleh Elsa dari belakang.


Keduanya agak gugup ditinggalkan berduaan di dalam bangsal. Anita dan Uwais ini pertama kalinya mereka bertemu setelah beberapa tahun. Anita melepaskan kepalan tangannya yang dari tadi mencengkramnya dengan erat. Dan setelah sekian detik akhirnya dia bisa menenangkan diri.


Uwais duduk di samping tempat tidur dan memegang tangannya erat-erat. Menatapnya dengan prasaan bersalah “ Anita maafkan Aku” serunya.


Anita menunduk dan menjawab dengan dingin “tidak ada yang perlu kau sesali ini bukan salahmu”.


“tidak Anita, seandainya aku tahu jika kamu akan datang ke inggris. Kamu tidak akan mengalamni hal seperti ini dan menerima banyak siksaan. Akulah yang menyakitimu…” selama ini dia tinggal dengan Laura di kastis setiap hari, namuun dia masih tidak tahu apa-apa jika dia telah menculik Anita selama berminggu-minggu.


“Uwais kau tidak ada hubungannya dengan kejadian ini. Laura lah yang melakukanya. Aku tidak akan menyalahkan orang lain selain dia”


“TIDAK Anita, aku tahu laura melakukan ini karena aku” Uwais menyangkalnya sambil mencengkram tangan kurus Anita.


Anita sedikit terkejut dan menatapnya “ Uwais kita tidak bisa mengubah masa lalu yang harus kita lakuakn saat ini adalah menatap masa depan. Aku tahu semua keputusan yang telah kau ambil adalah untuk kepentinganku. Aku paham semuanya dan aku menerima hal itu juga. Waktu telah berlalu dan kita tidak dapat Kembali bersama”.


Uwais terlihat sangat terluka di matanya dia berkata “ Anita, kamu tidak mencintai Rama.”


"Tapi dia suamiku."


“kamu tidak akan bertahan lama dengan pernikahan yang dibangun tanpa cinta. Anita jangan korbankan kebagiaanmu hidupmu demi merebur perusahaan jayen yang diwariskan orang tua mu dapamu” Uwais mencengkram tangannya erat karena dia merasa gelisah.


Bibir bibir Anita terasa kesakitan, meski dia tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun.


“Anita aku sudah berjanji pada ayahku bahwa aku akan pulang dan mengambil alih organisasi. Aku akan membantumu merebut Jayen Group. Apa kamu akan menceraikan Rama dan kemabli kepada ku? Tanyanya dia merai tangan Anita dan menciumnya. Dia masih sama lembut dan penuh kasih sayang seperti sebelumnya.

__ADS_1


“Uwais apa kamu sudah gila!?! Anda jelas menyadari konsekuensi yang akan terjadi setelah Anda mengambil alih organisasi itu. Tidak akan ada jalan untuk kembali dan Anda tidak akan bisa menghindarinya lagi. Kenapa kamu begitu konyol!?!” Anita mengoceh, berusaha menurunkan volumenya.


Konyol?


Dia tidak berpikir dia bodoh. Dia merasa bahwa semuanya tidak akan sia-sia selama dia bisa melindungi wanita yang dia cintainya.


Uwais tersenyum kecut dan berkata dengan wajah sedih “ Anita jika aku tidak bisa melindungi Wanita yang aku cintai, pria macam apa aku ini? Jika sejak awal aku tahu jika kekuasaan dan otoritas dapat melindungi Wanita yang aku cintai aku sudah pulang tiga tahuun lalu, dan Aku tidak akan kehilangan dirimu….”.


Anita menatapnya dengan tatapan kosong sambil berkata “ jangan Kembali. Bagaimana bisa kamu jadi begitu bodoh ….”


Raja Kobra adalah organisasi pembunuh yang didirikan oleh ayahnya sendiri. Itu adalah organisasi yang penuh dengan darah dan kegelapan. Mereka bahkan dapat membunuh seorang Presiden selama uang yang ditawarkan cukup tinggi.


Delapan dari sepuluh pembunuh kelas dunia berasal dari Raja Kobra .Sebagai tuan muda Kerajaan Berdarah, Uwais menjalani kehidupan yang terlindung di bawah perlindungan orang tuanya, sejak dia masih kecil. Mereka ingin dia menjalani kehidupan biasa seperti anak-anak lain.


Namun, setelah dia dewasa, ayahnya mulai memaksanya untuk mengambil alih Kerajaan Berdarah. Saat itu, Uwais masih muda dan pemarah. Dia sebenarnya memiliki keberanian untuk melawan ayahnya demi menjalani kehidupan normal.


Pada akhirnya, dia akhirnya menerima tiga peluru dari senjata Ayahnya dan akhirnya mengabaikan identitas tuan muda Kerajaan Berdarah. Namun pada akhirnya dia memilih untuk Kembali ke organisasinya dan menjauh dari kehidupan normal yang dia impikan. Betapa konyolnya dia?.


Anita merasa sangat menderita. Empat tahun lalu setelah dia lulus dari universitas, dia bekerja di salah satu perusaah Marquis Johan Davis, saat itu Laura jatuh cinta pada kekasinya, Uwais.


Laura melakukan semua yang dia bisa untuk melemahkan dan mengutuk Anita dengan menyalahgunakan otoritasnya, dan bahkan menggunakan nyawanya sendiri untuk mengancam Uwais agar putus dengan Anita.


Anita sadar jika mereka berdua ditakdirkan kalah oleh orang kaya dan berkuasa, karena mereka tidak mempunyai kekuasaan.


Dia mencintainya dan jelas tahu bahwa membebaskan diri dari Kerajaan Berdarah adalah keinginan terbesarnya. Dia memiliki impian untuk hidup di tempat terbuka dan bebas dari kegelapan duniawi.


Oleh karena itu, dia memutuskan untuk putus dengannya secara damai dan dengan ikhlas melepaskannya.

__ADS_1


__ADS_2