Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
gagal cerai


__ADS_3

“kenapa kau menatapku dari tadi? Jangan bilang kau jatuh cinta padaku” tanya Rio.


Rama menatapapnya dengan jijik kemudian berkata “seseorang telah menindas istriku, ku rasa wanitamu adalah pelakunya!”.


“kau bercanda” sanggah Rio yang terkejut.


Rama berjalan ke toko mewah itu panda mengucapkan sepatah katapun, Rio dengan panik bergegas menyusul Rama masuk kedalam toko.


Begitu dua pria kaya, tampan itu memasuki toko, wajah Niki senang dia segera menyambut Rio, berkata dengan genit “ sayang akhirnya kau datang, seseorang membuliku, aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan jika kau tidak datang”.


Rama melihat seseliling sebelum dia melihat wajah istrinya yang cantik, raut wajahnya yang tegas berubah cembaerut seketika saat menyadari jika istrinya tidak terlihat seperti orang yang di buli, dia menoleh ke arah Niki yang memakai riasan tebal bahkan bekas telapak tangan masih terlihat jelas di wajahnya.


Merasa bersalah, Anita berjalan kearah Rama, dia memegang lengannya dengan senyum ceraha di wajahnya “hubby, akhirnya kau datang!”.


Sejak mereka berdua gagal untuk bercerai, Rama memberitahunya jika mereka bisa mencoba untuk berteman dan dia akan memenuhi keinginannya selama itu tidak berlebihan.


Anita tidak begitu keras kepala oleh karena itu dia memutuskan untuk berperan sebagai istri dari konlomerat terkaya asia dan sambil merencanakan masa depannya semua itu akan membuat segalanya menjadi mudah untuknya.


Rama terbatuk dengan tidak nyaman kemudian menanyakan ha yang sudah jelas “siapa orang yang menindasmu? Siapa orang yang tidak menghormati nyonya muda keluarga Wijaya?”.


Rio segera mendorong Niki menjauh dari dirinya, Niki bingung oleh tindakannya dia Kembali mendekat pada Rio dengan sedih dan bertanya “ sayang, kenapa kamu….”


Rio sekali lagi mendorong waniya itu sambil bertanya pada diri sendiri ‘bagaimana cara Wanita ini bertahan diduania u\=industry jika dia tidak mengenali tempatny?’ dia sudah pasti akan mencampakannya jejak lama jika bukan karena Wanita itu baik ditempat tudur.


Mendengar kata-kata Rama, Anita sangat kegirangan menunjuk Wajah Niki sambil berucap “dia telah menampaarku, dia juga mengatakan jika Zara terlalu muda untuk membeli barang disini, dia juga membawa pengawal untuk mengusirku dari sini”.


Rama menengang sesaat sebelum menggosok kepalanya dengan aku, dia bicara dengan suara lembut yang langka “bagus sekali, apa aku perlu mengonfirmasi keluarga wijaya ke public agar mereka tahu dengan siapa mereka berhadapan”.

__ADS_1


Bulu kuduk Anita berdiri seketika, dia bertanya pada diri sendiri “apa ada yang salah dengan Rama hari ini? apa dia baru saja memeberi saya pujian?’.


“Niki beritahu aku apa yang sebenarnya yang terjadi disini? Apa yang memberimu keberanian untuk menggertak nyonya muda Wijaya?” Rio bertanya dengan Tegas dengan expresi marah diwajahnya, Niki hanyalah pasagan diatas Ranjang, tidak seperti Anita yang merupakan istri dari pewarik keluarga Wijaya yang setatusnya jauh lebih baik seratus kali daripada status Niki.


Bagaimana mungkin dia bisa membiarkan Wanita sepertii dia dipertahankan setelah membuat marah istri Rama.


Niki mundur satu Langkah setelah mendegar introgasi Rio, dia menjadi bingung dan terbata-bata “Tuan muda awijaya, saya .. saya tidak.. tidak memuluknya dia yang terlebih dulu memukulku, saya benar-benar tidak menggertaka nyonya muda wijaya….”


Zara memasang wajah cemberut kemudian menyela “ jika kau tidak membuat masalah denganku dan merebut gaun merah yang aku pilih dan bahkan menghinaku , apa kau pikir kami akan memeperlakukanmu seperti itu, tolong merenung sebelum menyalahkan orang lain seperti itu!”.


Rama amsih diam seribu Bahasa, meski dia diam dia amsih melgeluarkan Aura mengintimidasi yang tanggung, wajahnya wang tampan dan postus tubuhnya yang tinggi dan gagah membutnya terlihat seperti dewa dari peradapan Yunani yang agung.


Dia terlihat seperti seorang bangsawan, tatapannya seperti seorang raja yang memandang rendah dunia “apa dia yang menghinamu?” Rama bertanya.


Anita menjawab dengan tergesa-gesa “iya”.


“apa lagi?”


Rama berkata “mengerti”.


Anita terdiam ‘apa dia mengetahuinya?’.


“Niko, dia memiliki mulut yang kurang ajar, ajari dia sopan santun” Rama berkata dengan tenang.


Niko mendorong kacamatanya dengan bingkai emas itu ke atas hidung dan mengangguk dengan hormat “ saya tahu apa yang harus saya lakukan” begitu dia selesai bicara, para mengawal Rama menangkap Niki, mereka menamparnya bahkan tidak ada kesempatan untuk melarikan diri.


Rio berjalan kearah Anita dan Rama seolah -olah dia tidak memiliki hubungan apapun dengan Niki sama- sekali, dia berkata dengan acuh tak acuh “nyonya muda Wijaya saya bener-benar minta maaf untuk apa yang terjadi, saya telah gagak untuk membimbingnya, kedepannya anda dapat melakukan apapun padanya”.

__ADS_1


“terima kasih tuan Rio” ucap Anita dengan senyum cerah ‘seorang pria memang tidak dapat diandalkan, sebelumnya mereka sudah menjalin hubungan intim, tapi pada akhirnya dia masih kejam dan tidak berperasaan kepadanya’ setelah melihat Niki kesulitan menerima pukulan itu Anita berkata “berhenti, aku tidak ingin melanjutkan ini karena tuan Rio, nona Niki aku akan memberimu sebuah nasihat sebaiknya kau mencari tahu latar belakang seseorang dengan jelas sebelum menggertak nya, belum terlambat untuk menjadi sombong setelah mengetahui situasinya dengan jelas”.


“saya paham nyonya muda Wijaya ..”


Anita tersenyum dan berkata pada Zara dan Rama “semua sudah selesai ayo kita pergi”.


Rama menatapnya dan terus menatapnya dengan senyuman yang cerah membuatnya sedikit terganggu “ya”.


Setelah menyetujui dengan tenang dia menggandeng Anita dan membawanya pergi, sementara Zara menyusul dibelakangnya, Ketika melewati Rio dia berhenti dan mengolok-goloknya “ ck ck rubah konyol, anda harus memperbaiki standar kecantikan anda, jangan tergesa-gesa untuk tidur dengan seorang Wanita hanya karena dia memiliki ukuran dada 38, itu akan membuatmu tampak hambar tuan.!”.


Rio mengeratkan giginya karena marah dia membentak” Gadis tercela, ulangi ucapanmu jika kamu berani!”.


Zara menjulurkan lidahnya dengan senyum manis “haruskah aku mengulanginya hanya karena kau menginginkannya? Aku tidak akan melakukan hal itu” setelah itu dia bergegas pergi.


Sangat marah mendengar penghinaan itu dia ingin mengikatnya kemudian memukulinya sampai menjadi abu, dia mendengus tidak senang kemudian segera mengejarnya.


Masalahnya terselesaikan saat itu juka, Niki berusaha bangkit dari lantai, wajahnya drastis, wajah yang sangat dia hargai menjadi sangat bengkak dan yang bisa dia lakukan hanyalah menyembunyikan wajahnya dari para pengunjung lainnya. Dia juga tidak mau paparazzi mengambil fotonya saat ini.


Dia membeli kerudung dan kacamata untuk menutupi wajahnya saat meninggalkan toko mewah, dia keluar dari mall kemudian akan memanggil taxi, Anita tiba-tiba ada didepannya seperti roh yang muncul entah dari mana.


Niki tersentak ketakutan kemudian berkata “ah bukannya kamu, bukannya kamu sudah pergi?”.


“iya, tapi aku baru saja ingat jika ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mu , jadi aku Kembali, ada apa nona niki? Sepertinya kau tidak terlalu suka bertemu denganku” goda Anita .


Niki terdiam, meskipun dia merasa sangat tidak suka, dia tidak berani mengatakan apa yang dia rasakan sama sekali, apalagi dia tidak mempunyai siapapun untuk menyokongnya.


Detik berikutnya seseorang menarik kerudung dan kacamata yang dia kenakan, dan kamera mulai berkedip dihadapannya.

__ADS_1


Niki berteriak dengan panik dia segera menutupi wajahnya sementara Zara tertawa dan berjalan kearahnya dengan membawakan tanda terima, dia kemudian menyerahkan Kembali kacamata dan kerudung padanya.


“sudut yang bagus, sepertinya aku mempunyai bakat dalam pemotretan” ucap Zara sambil melihat hasil potretannya.


__ADS_2