Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
mulai bimbang


__ADS_3

….


Malam hari, dari pada menghadiri makan malam dikeluarga Kusuma dia memilih untuk bersenang-senang dengan Zara dan Elsa di jalan tol.


Elsa mengendarai Ferrari putih sementara leo mengendarai Lamborghini berwarna hitam yang ramping dan mewah, disisi lain Anita mengendarai Maserati putih yang di berikan kepadanya oleh tuan Wijaya.


Ketiga mobil support itu melaju seperti hantu sepanjang jalan, sementara suara mesin mobil mereka meraung keras, leo berhasil menyusul Anita yang tadinya memimpin jalan, setelah itu Anita menyerigai dan membelokkan setir dengan paksa hingga dia berhasil melayang sempurna melintasi belokan dan meninggalkan bekas ban mobil yang dalam.


“ ya tuhan, bisakah kau tidak perlu terlalu gila” seru Zara,sebelum dia menginjak pedal gas.


Mereka mengendarai mobil support seolah mereka sedang dalam pertandingan resmi, untungnya tidak ada kendaraan lain di jalan tol jika tidak mereka sudah pasti dapat masalah.


Beberapa jam kemudian mereka menepi di sebuah restoran yang terletak di pusat kota, mereka memarkirkan mobil mewah itu setelah itu mereka masuk kedalam restoran.


Setelah memesan makannan Anita melihat pemandangan yang indah dari lantai 70 sambil menyeruput jus yang dia pesan, mereka dapat melihat pemandangan ibu kota yang indah.


Menikmati hidangan seafood dengan pemandangan yang exsotis menjadi sebauh kebahagiaan tersendiri.


Leo dan Zara sudah mengenal Anita sejak lama persahabatan mereka terjalin sejak kecil, saat Anita badmood dia akan mengajak mereka untuk balan spin atau drag.


“ Elsa, apa menurutmu manusia itu serakah sampai- sampai tidak tahu batasannya” tanya Anita acuh tak acuh sambil memainkan gelas yang ada ditangannya.


Mendengar itu Elsa dan Zara mengerti apa sumber kegelisahan Anita, mata Zahra berkaca-kaca, sedangkan Elsa cemas, mereka tahu setelah kematian orang tuanya karena kecelakaan Anita kehilangan semua asset yang di tinggalkan oleh orang tua nya, Perusahaan jayen group di ambil oleh Kusuma suami Mila yang serakah dan sombong.


“An, kau sudah membiarkan mereka bertindak semaunya, tidakkah kau berpikir untuk mengambil apa yang menjadi hak mu” tanya Elsa.

__ADS_1


Namun Anita membiarkan mereka merebut apa yang menjadi miliknya karena pada saat itu usianya sangat muda, mereka kehilangan hati nuraninya, alih-alih memperhatikan dia seperti anaknya sendiri mereka justru memperlakukan dirinya seperti serangga yang tidak berarti, mereka bahkan mengganti perusahaan jayen group menjadi nama anaknya.


“ kau tahu dia adalah saudara kandung ayah, saudara ku …” anita bergumam pelan.


Zara kesal dan membentak “ apa mereka juga menganggamu sebagai saudara?tidak, jika mereka mengganggamu sebagai keluarga mereka tidak akan mennyakitimu saat kamu masih muda, mereka berpikir jika kamu adalah duri dalam danging”.


“ zara” tegur Elsa, dia tahu jika Zara tidak ingin melukai hati Anita, hanya saja dia ingin sahabatnya itu sadar, jika dia tidat perlu berbaik hati pada peliharaan yang menggigitnya tangannya, dia menatap Anita dengan cemas “ An kau tidak perlu memasukkannya kedalam hati”.


Zara tidak bermaksud menaburi garam pada luka Anita, dia menatap Anita yang sedih “An An ku, aku tidak sengaja mengatakan itu, aku hanya marah mewakili mu, aku sedih karena mereka menindasmu”.


Anita tersenyum “ aku tahu, mempunyai kalian sebagai sahabatku merupakan berkah dalam hidupku”.


Zara tertawa mendengarnya “ an kau harus memberiku banyak pujian, saya tidak akan menolak” ucap zara, megakui jika dia tidak melakukan hal yang salah.


Anitia amenggelengkan kepala pelan dan berucap “ tidak semudah itu, tuan Wijaya tidak akan menempatkan dirinya dalam sesuatu yang tidak menguntungkannya, beliau sengaja menunda rencana, beliau menginginkan aku melahirkan anak dari rama, beliau mengancam”.


“ kalau begitu kenapa kau tidak melahirkan anak dari tuan muda Wijaya, kau juga berkemungkinan besar diwarisi asset perusahaan Wj Kompany senilai triliunan rupiah” Ucap Zara penuh semangat.


“ apa kau berpikir aku orang yang seperti itu, selain itu aku tidak akan melahirkan anak dengan orang yang tidak aku cintai” sahut Anita.


“ dia Rama Wijaya, apa kau tidak memiliki perasaan padanya, diluar sana para Wanita akan gila saat bertemu dengan dia”celetuk zara dengan nada heran, dia memukul meja karena marah dulu dia tergolong Wanita yang akan gila Ketika melihat Rama Wijaya karena kagum akan ketampanannya


“kau benar, kau harus memiliki anak dengan orang yang kamu cintai, jika tidak anak itu yang akan tersiksa sampai akhir” ucap Elsa setuju dengan pendapat Anita.


“ aku rasa tuan Wijaya berharap aku melahirkan anak secepat mungkin” keluh Anita sambil mengetukkan meja dengan jarinya “ aku harus mendesak tuan Wijaya untuk membantuku merebut perusahaan ku, meskipun beliau tidak membantu saya mendapatkan perusahaan sepenuhnya, aku tidak akan membiarkan 3 tahun hidupku berakhir sia-sia” Ujar Anita penuh tekat.

__ADS_1


Elsa mengangguk setuju, sementara zara berkata “ An, aku bisa meminta ayahku untuk membantumu, aku yakin ayah mampu membantu, seharusnya sebelum menikah dengan Rama kau meminta pendapat kami terlebih dahulu, Anda sudah menyia-nyiakan kehidupan muda mu selama 3 tahun,dan perusahaan itu masih belum Kembali kepadamu, aku curiga jika tuan Wijaya sengaja mengikatmu dengan pernikahan agar kau menjadi bagian keluarga Wijaya”.


Anita terlihat menyesali tindakannya yang gegabah “ aku tidak pernah berpikir sejauh itu, aku pikir itu transaksi biasa, sekarang aku berpikir jika tuan Wijaya berencana untuk membuatku melahirkan seorang anak terlepas dia menginginkan cicit atau menginginkan aku tinggal di keluarga Wijaya, aku tidak berencana tinggal lebih lama di keluarga Wijaya” mengingat keinginan Tuan Wijaya dan Sarah tentang memiliki bayi membuat dia berpikir sesuatu.


Usia Rama saat ini sudah 28 tahun tapi dia belum dikaruniai seorang anak, untuk keluarga kaya ini adalah sesuatu yang sangat berbahaya, untuk orang kaya mereka akan lebih suka memiliki banyak Anak, apalagi mereka keluarga terkaya di Asia tenggara.


Meskipun Rama saat ini menjabat sebagai CEO perusahaan WJ Kompany, tapi tidak ada yang tahu masa depan, jika sesuatu terjadi padanya mereka tidak akan memiliki ahli waris, bukankah seharusnya mereka membuat cadangan untuk berjaga-jaga.


Setelah hening Elsa berucap “ An ceraikan saja Rama, lagi pula tuan Wijaya tidak akan membantumu merebut perusahaan mu dalam waktu dekat, apa kata Zara benar Royal dan hyper akan membantumu, selama ada bukti walaupun jalannya sulit kita pasti akan mendapatkannya”


Zara mengangguk setuju “ benar, walau tidak akan semudah tuan Wijaya tapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan apa-apa”.


Anita menatap Zara dan Elsa dengan sungguh-sungguh sambil, Anita sudah puas dengan memiliki sahabat seperti Zara dan Elsa dia tidak ingin membuat mereka kesulitan hanya karena keegoisannya “ Zara, elsa aku akan memikirkannya lagi pasti ada solusi lain” dia masih tidak memberikan jawaban yang diinginkan.


Zara dan Elsa sudah tau jawabannya dia tidak akan mudah untuk diyakinkan, tidak memaksa adalah hal yang baik, mereka hanya mengatakan jika mereka akan selalu ada untuk mendukungnya.


Hidangan laun yang disajikan sangat segar sangat menggugah selera, apalagi di padukan dengan Anggur 1985, Anita segera melupakan masalahnya dan fokus menyantap hidangan lezat yang ada di hadapannya.


….


Waktu berlalu hari-demi hari sudah sebulan lebih sejak dia mengunjungi Mansion Wijaya, dia rang bertemu dengan Rama, hidupnya Kembali normal seperti biasanya.


Sarah kadang-kadang akan menyuruh pelayan untuk membawakannya suplemen dan Vitamin dengan harapan akan segera memiliki cucu yang gemuk dan sehat, Anita tidak menolak pemberian Sarah dia juga tidak merusak imajinasi ibu mertuanya yang menginginkan seorang cucu.


Oleh karena itu dia kan menerima semua suplemen dan vitamin dan membuangnya setelah pelayan itu pergi.

__ADS_1


__ADS_2