Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
Anita di hukum


__ADS_3

“ kenapa? apa kau malu karena kepergok sedang bersama dengan pria lain? Apa kau merasa terganggu karena seharusnya kau bersenang- senang digendong oleh pria Asing didepan umum, dasar ****** tidak tahu malu” cibir Rama tanpa ampun.


Plak


Sebuah tamparan mendarat di wajah Rama, tercetak sebuah tangan di wajahnya yang tampan, Anita memegang tangannya dia tidak mau menerima hinaan lebih lanjut “Rama kau benar-benar keterlaluan” ucapnya sambil menatap bekas tamparannya.


Merasakan nyeri di wajahnya, Rama menatap tak percaya, tak dapat menerima kenyataan dia baru saja ditampar didepan umum.


Matanya menatap dengan suram, dia berjalan kearahnya dengan marah, dia mencekik leher Anita menyudutkannya di dindik “Anita kau sendiri yang meminta kematian”.


Anita kesulitan bernafas dia berusaha melepaskan cengkraman Rama yang kuat, pria itu menyeringai dan menatapnya sinis.


“brengsek lepas, menjauh dariku”ucap Anita tergagap wajahnya memerah berangsur pucat.


Raffai sangat cemas dengan keadaan Anita dia mendorong Zara ke pria lain kemudian segera menyelamatkan Anita, dia merai lengan Rama “ lepaskan dia” ucapnya dengan tegas.

__ADS_1


“ memangnya siapa kau bisa-bisanya ikut campur urusan orang lain” ucap Rama sinis dengan senyum kecut bibirnya.


“aku adalah temannya, sudah sewajarnya aku melindunginya”ucap Raffai dengan tatapan muram.


“teman” seru Rama dengan tawa kemudian mencibir “siapa yang percaya dengan ucapanmu?”.


Tubuh Anita mulai merosot kebawah dan menjatuhkan tubuhnya kelantai.


Raffai sedih dia menarik Anita kedalam pelukannya, dia tidak khawatir fakta bahwa dia telah menyinggung Rama “ Anita apa kau baik-baik saja” tanyanya cemas.


Anita menatap Rama yang bungkam seribu Bahasa dengan tatapan sedingin Es, Rama bertepuk tangan dengan keras dengan senyum dingin dan tatapan sinis “sungguh pertemanan yang setia, kalian membuatku membuka mata”.


Raffai diam tanpa sadar dia berdiri dihadapan Anita untuk melindunginya, Rama menatap Anita dengan sinis kemudian berkata “ Wanita rendahan, kedepannya jangan biarkan aku melihatmu”.


Anita mengepalkan kedua tangannya dia benar-benar tidak tahu harus berbuat apa, setelah itu Rama pergi diikuti oleh Rio menatapnya dengan tenang, kemudian menyusul Rama.

__ADS_1


Bryan meletakkan tangannya di dalam saku celananya, dia mengamati dari ujung kepala sampai ujung kaki lalu berkata “ sebaiknya kau banyak berdoa” ucapnya tangannya menepuk bagu Anita kemudian pergi.


Anita di hukum.


Setelah menampar rama dia diperlakukan seperti tawanan, dia dilarang keluar dari mansion banyak pengawal yang berpatroli di sekitar mansion,bahkan seekor tikus pun tidak akan bisa masuk apalagi keluar.


Setelah malam itu Rama tidak pernah menunjukan wajahnya di Mansion, mereka Kembali ke gaya hidup mereka selama 3 tahun lalu, tidak saling menghubungi, tidak bertemu bedanya peningkatan keamanan yang meningkat drastis.


Anita sudah beberapa kali mencoba untuk melarikan diri, tapi selalu di tangkap oleh pengawal dia juga sudah berusaha melawan tapi tidak berhasil karena jumlah mereka sangat banyak.


Dia bahkan pernah mencoba untuk kabur tengah malah, dia melihat banyak sekali pengawal yang berjaga di luar tembok, pada akhirnya dia ditangkap dan di bawa Kembali ke mansion yang mirip dengan penjara.


Waktu berlalu begitu saja setelah usahanya selama ini gagal, sudah seminggu dia hidup diasingkan di Mansion tanpa adanya internet bahkan saluran telepon pun terputus, dia tidak dapat menghubungi orang luar agar bisa menolongnya.


Ponsel, kartu identitas, dan sim pun disita dia tidak bisa melakukan apa-apa, Rama sangat marah dia berencana untuk menguburnya hidup-hidup di mansion mewah ini dan mengambil kebebasannya.

__ADS_1


__ADS_2