Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
Mulan berulah


__ADS_3

Kamar yang dimiliki Rama dikantornya sangat luas di desai seperti kamar tidur, peabotan yang tersedia sangat lengkap, dia berkeliling melihat-lihat sekitas dari kamar itu dia dapan pelihat pemandangan yang indah.


Setelah selesai berkeliling Anita berencana untuk tidur siang sebentar, tapi dia malah kebablasan saat melihat keluar jenda semua sudah gelap jutaah lampu menyala dari Gedung Gedung tinggi lainnya, dari atas sisini bisa melihat lampu kendaraan yang berlalu-lalang dengan cepat.


Anita bangun memperbaiki sprei, pergi kekamar mandi dengan nyawa yang belum sempurna, matanya tercengan saat membuka pintu yang terhubung dengan ruang kantor Rama.


sebuah pemandangan Baju dan dalaman yang berserakan dilantai, Anita mengucek matanya karena tak percaya denga napa yang dia lihat, dia juga mencubit pipinya untuk memastikan jika yang dia lihat saat ini kenyataan bukan mimpi karena dia bisa merasakan sakit.


Mulan dengan malu-malu mendekati Rama tanpa menggunakan sehelai kainpun, sedangkan Rama menatapnya dengan jijik, dia berjalan menuju Rama yang duduk di Atas singgah sananya.


“Tuan Muda Wijaya maukah kau menemani saya? Saya jamin jika saya lebih baik dari pada Anita, anda tidak perlu memberikan saya status, aku ingin berada di sisimu, bahkan jika hanya untuk menjadi simpananmu, aku tidak keberatan” Rama menatapnya dengan sinis.


“Mulan menjajakan dirinya agar ditiduri Rama?”cibir Anita pelan dan berpikir jika Wanita gila itu benar-benar tidak mempunyai moral bisa-bisanya mempunyai rencana untuk tidur dengan saudara iparnya.


Jika Wanita yang berdiri tanpa busana itu bukan Mulan dia akan mentolerir nya, hanya saja karena dia adalam Mulan, Anita tidak akan membiarkannya lolos begitu saja.


Anita berjalan dan berdeham sambil menggosok matanya pura-pura tidak tahu“ hubby siapa Wanita itu, apa dia Wanita panggilan seperti yang ada di bar??” Anta menatap Rama dengan tatapan manja.


Melihat kedatangan Anita Rama tersenyum, Anita duduk dipangkuannya dengan manja sambil melingkarkan lengannya dileher rama sambil meringkuk di pelukannya, tidak perduli jika pria itu setuju atau tidak.


Mulan tidak pernah berpikir jika Anita akan berada di sisi, dia sangat malu karena telanjang bulat dihadapan mereka berdua, dia segera mengambil baju untuk menutupi Area pribadinya sebelum berkata dengan kasar “ Anita apa yang kau lakuakn disini”.


“Mulan apa kau mengalami gagar otak, CEO perusahaan ini suamiku jadi sudah sewajarnya aku disini, lantas apa yang kau lakukan dengan penampilan tanpa sehelai kainpun di hadapan suamiku? Apa aku perencana untuk menggodanya?” cibir Anita.


Rama memukul pinggulnya karena tak suka dengan kata-kata yang di dengan “ aku orang yang sangat pemilih” dia hanya mencoba mengingatkan jika Mulan bukan tipenya, Mendengar kata-kata Rama Anita tersenyum.


Wajah pucat Mulan seketika “Anita jangan terlalu bangga dengan posisimu saat ini, suatu hari kau akan di buang seperti sampah yang tidak berguna, aku akan emnunggu hari itu tiba” Mulan sadar jika dia akan sangat malu berada di tempat ini lama-lama, dia mencoba untuk mengambil pakaiannya untuk dikenakan Kembali.

__ADS_1


Dengan senyum sinis Rama menekan tombol memberi tanda untuk pengawal masuk ke ruangannya.


Saat pintu dibuka Mulan menjerik seketika dia langsung berusaha menutupi tubuhnya “keluar! Siapa yang menyuruh kalian masuk”.


Anita memberikan tepuk tangan kemudian berceramah “ Mulan seharusnya kau kenali dulu diama kamu saat ini, bukannya malah membuat pertunjukan seperti ini”.


Rama sangat tidak suka Wanita yang berisik, apalagi setelah mendengar jeritan Mulan, dia kesal berharap bisa melemparnya keluar dari atas Gedung, agar tidak terlalu lama melihatnya.


“cepat bawa dia pergi, pastikan dia berdiri dipintu masuk karena dia sangat mengagumi WJ Kompany” Rama sambil memberi isyarat untuk membawanya segera keluar, para penjaga itu segera melakukan tugasnya membawa Mulan pergi.


Mulan dibawa pergi dalam keadaan tanpa sehelai kainpun suara jeritannya dan tangisannya menggema dimana-mana.


Anita turun dari pangkuan Rama kemudian bertanya “ bukannya kau terlalu berlebihan?".


Mulan Adalah seorang public figure reputasinya akan hancur jika diseret dengan keadaan polos seperti ini, dia memang tidak menyukai Mulan tapi dia bukan orang yang tidak mempunyai belas kasihan.


Karena Mulan berani merayunya dia harus berani menanggung perbuatannya, jika bukan sepupu istrinya sudah dipastikan Wanita ****** itu akan di lempar ke black dragon, ini hukuman ringan untuknya.


Setelah mendengar Rama mengucapkan kata ‘Suami’ membuat Anita tersenyum jijik, dia berdiri lebih jauh dari suaminya.


Rama Tidak menghiraukannya dia mengambil Jas kemudian memakainya bersiap untuk pergi, dis berjalan beberapa langkah kemudian berhenti dia melihat Anita masih terpaku di tempat “apa kau mau menginap disini, aku sudah selesai”.


Anita menggelengkan kepala kemudian mengekor dibelakang suaminya, dia berpikir jika dia harus menghubungi sahabatnya dia akan memberi tahu jika Mulan mencoba merayu suaminya, dan dilempar begitu saja, ini sebuah kemenangan yang sempurna jika dapat dimanfaatkan ‘wanita merayu suami sepupunya’ itu akan menjadi judul yang menarik untuk koran besok pagi.



Pada malam itu siapa yang akan mengira jika Rama akan kembali ke mansion setelah menerima tatapan jijik dan di usir oleh istrinya, tempat yang tidak akan pernah dia kunjungi, siapa yang tahu dia akan menjadi orang tidak tahu malu, Kembali ke mansion seolah dia tidak pernah mengatakan apa-apa sebelumnya.

__ADS_1


Begitu sampai di mansion mereka sudah tidak perlu bersandiwara sebagai pasangan yang harmonis penuh kasih sayang, di tempat ini mereka Kembali ke sikap biasanya merasa jijik saat melihat satu sama lain, berharap agar mereka tidak pernah bertemu.


Mereka tidur di tempat yang terpisah dan mengabaikan satu sama lain membuat bibi siti khawatir, saat ini tuan muda sering pulang kenapa nyonya muda tidak mengambil inisiatif, seorang pria tidak akan melirik Wanita lain jika mereka puas dengan Istrinya "jelas nyonya muda tidak tahu apa-apa"gerutunya.


Anita menerima panggilan telepon dari Raffai, dia setuju untuk keluar mala mini untuk pergi bersenang-senang dengan mereka bertiga.


Saat bersiap keluar dia bertemu dengan Rama yang keluar dari kamar tidur dengan wajah masam “ mau pergi kemana?”.


Dengan wajah cemberut Anita menghentikan langkahnya “aku tidak mempunyai kewajiban untuk melaporkan kemana aku harus pergi, kenapa anda belum tidur ini sudah larut malam”.


“ kamu tahu jika ini sudah larut malam, kenapa kau malah mau pergi kelayapan, lantas bagaimana menurutmu yang akan di tulis oleh wartawan tentangmu?” Rama tidak senang dengan sikapnya.


“kamu tidak perlu khawatir aku tidak akan membiarkan paparazzi mencuri fotoku kali ini” ucap Anita penuh percaya diri dia berjalan pergi tanpa berbalik, sedangkan rama terpaku dengan tindakannya.


Rama sangat Marah karena diabaikan “ anita, kau menjadi sangat kurang ajar, berdoalah semoga paparazzi tidak menemukanmu” umpat Rama kesal, dia membanting pintu sebelum Kembali tidur.


Anita sudah sampai di privat RMclube, dia berjalan masuk keruangan yang disewa Raffai “An kau terlambat” seru Zara.


“Aku harus melewati penjagaku tadi” sahut Anita dengan wajah cemberut dia duduk disamping mereka.


“apa kau ketahuan olehnya?” tanya Zara.


“ dia tidak sengaja memergokiku” sahutnya santai.


Raffai memperkenalkan seseorang padanya “ Anita, dia adalah reporter senior dari metro, Pak Wawan dia akan bertugas untuk menulis Artikel tentang Mulan”.


Setelah mendengar kata-kata Raffai dia baru saja menyadari jika ada seseorang yang berusia 35 keatas duduk di dalam ruangan itu “ hai aku Anita Rama Wijaya” sapanya.

__ADS_1


__ADS_2