Pernikahan Termahal

Pernikahan Termahal
menjemput Rama


__ADS_3

Terlepas dari kekayaan yang tidak ada habisnya, menjadi istri keluarga kaya sagatlah membosankan, mereka harus meluangkan waktu untuk istri dari mitra suaminya, berbelanja bersama, arisan, liburan, terlebih hubungan itu bukan hubungan yang murni karena ketulusan mereka saling memanfaatkan satu sama lain.


Berbeda dengan Anita dia sama sekali tidak berbaur dengan orang yang tidak dekat dengannya, keluarga Wijaya juga tidak menuntut untuk melakukan kegiatan sosial dengan pasagan dari mitra mereka, dia lebih suka menghabiskan waktu dengan sahabatnya.


Selama ini Anita menghabiskan waktu untuk membaca buku di perpustakaan yang terletak di mansion dengan jenis buku yang sudah sulit untuk didapatkan, saat senggang dia akan memainkan piano dengan alunan music yang indah, saat sore hari dia akan menunggang kuda untuk menghabiskan waktu senggangnya.


Dia terkejut saat menerima telepon dari bryan, terutama karena sudah jam 2.30 pagi, dia tersentak bangun dalam keadaan linglung, dia meraba-raba di atas ranjang untuk menemukan ponselnya, segera setelah dia menemukan, dia mengangkat panggilan telepon.


“ Hallo…”


“apa ini benar nona Anita”tanya suara laki-laki dari ujung telepon.


“ iya, siapa kamu” tanya Anita yang sedah mulai sadar, dia heran siapa orang assing yang menghubungnya di dini hari.


“Bryan” sahutnya secara terbuka.


‘bryan, bagaimana dia bisa mendapatkan nomor ku? Kenapa juga dia meneleponku pagi-pagi sekali’ pikir Anita.


“apa ada alasan anda mencariku tuan muda Sidiq” tanya Anita.


“iya, aku ada sesuatu yang harus aku katakana padamu” sahut Bryan.


“apa itu, apa anda benar- benar mencari saya secara pribadi” timpal Anita, dia tidak ingin mendengar basa-basi lebih lama lagi, dia ingin jika Bryan segera memberi tahu apa kepentingannya.


“ Rama mabuk di club pribadi RMclub, Asisten Niko tidak ada disini, bisakah kamu datang menjemputnya” ucapnya dengan tanda tampa kompromi.


Tidak heran untuk seorang pemimpin dia sangat arogan ucapannya seperti sebuah perintah, jika dia menolaknya dia akan terlihat manja, bagaimanapun dia istri Rama jadi dia harus membawa pria pemabuk itu pulang.


“Baiklah aku akan kesana secepatnya” sahut Anita setelah memberi tahu Bryan dia segera mengakhiri panggilan telepon.


RMClub adalah club priabadi dengan pengunjung yang eksklusif hanya orang-orang klas atas yang dapat menginjakkan kaki di tempat itu, seperti Namanya semua fasilitasnya memiliki kualitas terbaik.

__ADS_1


Begitu Anita memarkirkan mobilnya dia melihat seorang pria mengenakan setelan jas menunggunya di depan pintu masuk club dapat dilihat jika dia seorang manager.


“nyonya muda Wijaya selamat malam, tuan muda Rama berada di tempat pribadi, silahkan ikut saya” ucapp meneger itu sambil tersenyum, bersikap seperti orang yang ramah dan menarik, Anita mengangguk dan mengikutinya.


Setelah dia masuk dia melihat desain dan interiornya sangat mewah dan indah, maneger membingbingnya melewati beberapa koridor dan akhirnya mereka tiba di sebuah Ruangan yang tergolong ke Ruangan presidensial, maneger membukakan pintu “nyonya, muda Rama ada didalam”.


“terima kasih” ucap Anita Ramah, dia memasuki ruangan dan mengerutkan keningnya saat melihat pemandangan yang ada didalam tempat itu.


Ruangan yang luas Rama berada disana bersama dengan Bryan dan beberapa pria lainnya yang mungkin juga kaya raya ditemani oleh beberapa Wanita dengan penampilan yang cukup menarik, tidak ada Wanita yang berada disamping Rama, mereka tidak akan membuatnya marah.


Anita meerasa pengab karena bau Alkohol yang menyegat dan asap rokok.


Bryan tersenyum setelah melihat Wajah Cantik dan langsing Anita “ nona Anita masuklah ” Bryan sambil melambaikan tangan.


Beberapa pria yang berada di sana menoleh melihat Anita ‘ apa yang dilakukan Wanita itu disini?’ pikir mereka.


Anita berjalan kearah Rama yang mabuk berat dan berbaring di sofa, Anita berdiri di sampingnya dia merasa bingung apa yang harus dia lakukan, tubuh Rama yang tinggi dan berat akan sulit untuk dirinya membawanya sendirian.


Anita menatap dengan tatapan tak suka ‘ apa benar mereka sahabat yang tumbuh bersama? apa begitu sulit untuk membantuku? Apa dia akan mati jika melakukan itu!’ memikirkan itu membuat anita semakin kesal.


“ tuan muda Sidiq apa kau tidak berniat untuk membatu ku membawa teman masa kecilmu kedalam mobil” tanya Anita.


Tidak nyaman dengan ucapan Anita, Bryan berkata “ kau tidak perlu memanggilku tuan muda Sidiq, kau adalah istri teman ku kau bisa memanggilku Bryan.


Anita kesal dengan sikap Arogan Bryan dengan senyum cerah dia menjawab “ saya mengerti, bryan” sedetik kemudian senyumnya memudar, dia seharusnya tidak begitu berharap Bryan akan membantunya.


Anita bersikap acuh tak Acuh dia duduk di sofa lalu menghubungi seseorang “ Bawa beberapa orang kesini, orang yang memiliki tubuh tinggi dan besar, pastikan mereka bisa membawa pulang pria pemabuk” ucap Anita.


Bryan tersenyum geli saat mendengar ucapan Anita sedangkan dua pria lainnya tertawa terbahak-bahak, dan bersandar pada Wanita yang menemaninya, mereka bertanya-tanya bagaimana dengan reaksi Rama saat dia mendengar title baru untuk dirinya yaitu pemabuk.


Anita tidak menghiraukan mereka, dia memainkan game untuk mengisi waktu luangnya menunggu orang suruhannya datang.

__ADS_1


Anita tahu apa tujuan mereka datang kesini, yaitu mempermalukan dirinya, dia kan membiarkan hal itu hanya saja semua tidak akan berjalan seperti yang mereka inginkan.


Salah satu pria yang Bernama Rio berpikir jika anita adalah orang yang menarik, dia benar-benar tidak bisa meremehkan Wanita ini, dia melihat Rama dan kemudian mendapatkan sebuah ide ‘ jika anita dapat menaklukan Rama itu bukan ide yang buruk ..’.


Melihat betapa tenangnya Anta menghadapai masalah, Bryan merasa kalah, menggelengkan kepala dia memutuskan untuk mengangkat bendera putih “ sudah malam nona Anita, aku akan membantumu untuk membawa rama, dia perlu istirahat” Ucap Bryan.


Jika Rama tahu dia memanggil Istrinya untuk datang menjemputnya, dan meminta beberapa pria untuk membantunya membawa pulang, sudah dapat dipastikan jika besok Rama akan mendatangi perusahaannya sambil membawa Boom.


Mendengar jawaban yang diinginkan Anita merasa Bahagia, namun dia bukan tipe orang yang akan melepaskan orang yang membuat dia dipermainkan, dia juga memiliki harga diri.


“ tidak perlu Bryan, saya tidak mau anda kerepotan untuk membatu suami saya, sebentar lagi orang yang saya hubungi datang, jadi anda tidak perlu khawatir” ucap Anita dengan ramah.


Bryan sedikit tegang, dia hanya berniat untuk sedikit memper sulitnya ‘ aku tidak menyangka dia wanita yang pendendam, aku sengaja mempersulitnya karena dia terlihat menarik, seharusnya saya tidak perlu membuat masalah dengan Wanita ini’ pikirnya penuh penyesalan.


“Aku sama selaki tidak merasa kerepotan, Rama mabuk dia perlu beristirahat” ucapnya sebelum dia membawa Rama keluar dari pintu Ruang presidensial.


Anita tersenyum puas, dia memasukkan ponsel kedalam tasnya kemudian segera mengekor dibelakang mereka.


Sebenarnya Anita berniat untuk mengantar Rama ke Apartemen tapi Bryan bersikeras untuk membawanya ke mansion, karena itu Anita tidak punya pilihan lain selain membawa Rama Kembali ke mansion.


15 menit setelah perjalanan mereka sampai di mansion, Bryan membantu membawa Rama kedalam kamar, hanya sedikit orang yang melihat hal itu.


Bibi siti terlihat Bahagia saat melihat nyonya mudanya membawa pulang tuan muda Wijaya, dia dengan senang hati menyiapkan sup seperti yang di perintahkan oleh Anita.


Bryan menggletakkan Rama di atas Ranjang, Anita memberikan segelas air pada Bryan “ terimakasih” dia meminum air itu.


Anita tercengang saat menatap Rama yang tidur berbaring di atas ranjang seperti anak kecil yang patuh, dia tidak dapat menyangkal bahwa Rama begitu tampan dan memiliki postur tubuh yang gagah, tuhan telah menciptakan dia dengan sempurna dari segi fisik maupun materi dia memiliki semua itu.


Bryan mengerutkan keningnya saat melihat anita, dia menaruh gelas yang dia pegang di atas laci “ sudah malam, aku akan pulang” dia berjalan keluar.


Anita tersadar dari lamunannya "tuan Bryan saya akan mengantar anda" ucapnya sambil mengejar Bryan

__ADS_1


__ADS_2