
Rasa laparnya tidak mwmungkinkan untuk mengomentari hal itu, dia segera menikmati sup yang diberikan bibi Siti, memakan setiap hidangan yang menurutnya menarik perhatiannya, begitu dia selesai makan para pelayan yang membersihkan kamarnya, salah satu dari mereka bergegas turun untuk membawa ponselnya yang berdering.
“nyonya ponsel anda bergetar berulang kali, saat saya sedang merapikan kamar jadi saya memutuskan untuk membawanya ke kesini”.
“ terima kasih” ucap Anita setela menerma ponselnya, dia melihat Riwayat panggilan yang menunjukkan nomor tidak dikenal.
Dia menyusuh pelayan untuk pergi, dia tersenyum dengan indah dan kemudian menolak panggilan telepon itu, dia melihat Riwayat panggilan nememukan jika nomor itu sudah menghubunginya sejak pagi, dia berpikir jika Rama sudah mengubah teleponnya menjadi mode getar oleh karena itu dia tidak mendengar dering apapun saat tidur.
Jika tebakannya benar, orang menelepon seharusnya adalah Niki, Wanita itu pasti sudah memikirkan tawarannya kemarin.
Setelah hening untuk beberapa saat telepon tiba-tiba berdering lagi, Anita berjalan ke taman kemudian menjawab panggilan telepon.
“ nyonya muda Wijaya, ini saya Niki”ucap Niki yang terdengar agak gugup.
“apa kau sudah menemukan jawabannya? Apa anda akan mempertimbangkan permintaan saya?” Tanya Anita dengan santai.
“aku aku punya pilihan lain?” ucap Niki mencibir, Tentu saja dia lebih memilih menyinggung keluarka Kusuma dari pada menyinggung keluarga Wijaya.
“bukannya sebelumnya kamu tidak berpikir seperti itu?” tanya Anita.
“saya berjanji akan menyebarkan fakta bahwa Mulan mengginakan obat-obatan terlarang dan narkoba, tapi saya tidak ingin anda membeberkan saya dalam hal itu”.
“kamu ingin menjadi informan yang tidak dikenali?”.
“iya saya ingin menjadi informan yang tidak dikenal, itu satu -satunya cara agar aku bisa selamat” Niki tidak bodoh dia tahu jika dirinya tidak mampu untuk menyinggung antara mereka berdua, oleh karena itu dia memutuskan untuk membocorkan rahasia Mulan dengan cara anonim.
“nona Niki ternyata anda masih tidak paham dengan tujuan saya” ucap Anita kecewa.
__ADS_1
“nyonya apa yang saya tawarkan akan sangat bernguna untuk tujuan anda, biarkan saya untuk melindungi diri saya sendiri pada hakikatnya itu pilihan yang baik. Bisakah anda bermurah hati dan berhenti manempatkan saya diposisi yang sulit?” pinta Niki.
“lantas menurutmu untuk apa aku mencari mu, jika bukan karena fakta kau adalah teman dekat Mulan aku tidak akan repot-repot untuk berurusan denganmu, karena saya yang meminta anda untuk mempublikasi hal itu saya dapat memastikan jika anda tidak akan mendapat masalah dengan Mulan, jika anda tidak berani melakukan hal itu, saya akan memperhitungkan Kembali nilai guna Anda” ucap Anita Panjang lebar.
“bisakah kamu menepati janjimu untuk melindungi ku?” tanya Niki memastikan, dia jelas tergoda namun masih tidak yakin.
Anita mencibirnya “apa kau pikir kekuasaan dan pengaruh keluarga terkaya se Asia hanyalah omongan belaka?” setelah itu dia mematikan sambungan telepon, dia tidak mau membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak berguna.
…
Jam tuju malam anita duduk disofa menonton siaran tv sambil makan buah segar, pada saat ebrsamaan Rama menelepon rumah, Bibi siti menjawab dan tersenyum cerah.
Anita yang melihatnya senyum bibi Siti, tahu siapa yang sedang berbicara di telepon adalah Rama. Bini Siti mengakhiri panggilan telepon kemudian bergegas kearahnya, memegang tangannya dengan penuh kasih bibi Siti Berkata “ nyonya mud abaru saja tuan muda mengabari jika dia harus menghadiri jamuan makan malam dan dia membutuhkan pendamping Wanita untuk menemaninya, dia ingin anda segera bersiap-siap, satu jam lagi sopir akan datang untuk menjemputmu”.
“aku tidak punya waktu” seru Anita sambil menarik tangannya.
Bibi Siti menyuruh empat pelayan yang sedang di dekat sana “ kalian ayo cepat datang kesini, bantu nyonya muda naik keatas, sementara itu saya akan memanggil penata rias dan penata busana”.
Sebelum Anita menolak para pelayan sudah membawanya keatas sementara Bibi siti meminta penata rias dan penata busana untuk segera naik keatas dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
“selamat malam nyonya muda kami disini untuk membatu anda menata rambut dan riasan anda, mohon menunggu dengan sabar” ucap penata rias dengan sopan kemudian mulai menata rambut anta dan merias wajahnya.
Satu jam telah berlalu sopir telah tiba di mansion untuk menjemput Anita, Bibi Siti dan para pelayan mengantarkan nyonya mereka ke mobil, setelah masuk kedalam mobil dia menyadari sebuah tatapan tajam yang mengarah kepadanya, dia mendongak dan melihat jika Rama yang telah menatapnya.
“kenapa kau disini?” ucap Anita sambil menarik gaunnya masuk kedalam mobil.
Rama menyipitkan matanya dia melihat dadanya dengan pupil mata yang gelap dan menatapnya dengan dingin, sementara wajahnya yang tampan terlihat cemberut “siapa yang memberimu ijin memakai gaun dengan potongan rendah seperti itu?” tanya Rama tak senang.
__ADS_1
Anita menganggap Rama sedikit aneh, Sebagian besar gaun formal memiliki garis leher rendah atau dengan punggung yang telanjang, bukannya dia mengetahui hal itu? Lantas kenapa dia membuat keributan besar? Selain itu dia juga tidak mau mengenakan pakaian terbuka seperti ini, stylist lah yang memaksanya memakai pakaian itu.
Anita tidak menanggapi ocehan Rama dia lebih memilih melihat keluar ke jendela. Rama tidak senang karena diabaikan dia meraih kepalanya dan memaksanya untuk menatapnya “pulang dan ganti baju lain”.
“kenapa aku harus menurutimu, aku suka gaya ini” seru Anita acuh tak acuh.
“aku ulangi, ganti” .
Anita menatapnya tajam dan berteriak “ jika aku tidak melakukannya kenapa apa kamu tidak akan mengajakku ke perjamuan? Beritahu aku jika tidak mau maka aku akan lebih memilih pulang dan tidur”.
Mereka saling memandang selama satu menit lebih, setelah itu Rama memilih bersandar sofa dan berteriak “ kita tidak akan berangkat”.
Sopir tidak berani untuk menginjak gas setelah mendengar kata-kata rama dia memutuskan untuk diam seribu Bahasa.
Anita meliriknya dan mencoba memecah keheningan “ hei, apakah kita benar-benar tidak jadi pergi?” tidak menerima jawaban dari pertanyaannya dia malah dipelototi oleh Rama.
Anita dengan sedikit canggung memalingkan muka dan berpikir sejenak ‘apa dia mau bermain keras agar menang sekarang? Lupakan saja jika dia tidak mau pergi, aku akan pulang dan tidur dengan nyenyak’
“karena kita tidak jadi pergi, aku tidak perlu lama-lama disini, kamu dangat sibuk dan aku akan Kembali agar bisa tidur dengan nyenyak” ucap Anita dengan senyum cerah kemudian mendorong pintu mobil sampai terbuka.
Begitu dia akan keluar dari mobil Rama mencengkram pergelangan tangannya dengan erat dan bertanya dengan marah “ Anita apa kau sengaja melakukan ini?”.
Anita menjawab dengan wajah tanpa dosa “tuan muda sejak kapan aku melakukan ini?”.
“kau tidak melakukanya dengan sengaja, lalu siapa yang kamu coba rayu dengan berpakaian begitu terbuka seperti ini” Rama merai garis lehernya dann melotot tajam padanya.
“apa kau berpikir, aku benar-benar ingin memakai pakaian ini?” Anita menepis tangannya dan membalas ucapannya “jika bukan karena kamu yang menyuruhku untuk menemanimu apa kau pikir aku harus mencari pakaian yang cocok selama satu jam di suruh penata rias dan penata gaya hah? Anda pikir saya sengaja memakai pakaian ini, meskipun saya sengaja melakukannya kenapa, anda boleh pergi dengan Wanita lain, cari pasangan untuk menemani anda, aku tidak akan menyenangkan mu, selamat tinggal!”
__ADS_1