
Begitu Rama selesai berceramah, Niko segera mengambil USB dari dalam tasnya kemudian menyerahkannya pada Maulana, Maulana mengeri apa yang di maksud Tuan Muda Wijaya.
…
Diruang introgasi
"Siapa namamu?"
Polisi menginterogasi Limi di ruang interogasi yang memiliki suasana menindas karena lampu kuning redup. Terasa sangat menegangkan.
"Limi."
“kelamin, usia, dan apa hubungan Anda dengan korban?”
“Perempuan… 38 tahun. Saya tidak memiliki hubungan dengan Niki” Sebelumnya Limi telah di aniaya oleh anak buah Rio setelah tertangkap untuk melampiaskan kekesalannya, Oleh karena itu dia sangat lemah dan lambat seperti orang sakit
Petugas polisi membanting tangannya ke meja dengan pukulan keras untuk memberinya pukulan mental.
Tekanan terus menerus yang diberikan oleh para penguasa, membuat mereka merasa sangat tersiksa dan lambanya kasus ini membuat warga meragukan kemampuan mereka untuk mengusut tindakan kejahatan.
Sekarang para penjahat telah ditangkap dan Rama juga telah menyerahkan drive USB sebagai bukti kejahatan mereka, mereka tidak tahan lagi oleh karena itu memutuskan untuk melampiaskan tekanan yang mereka alami.
Sejak lahir Limi telah hidup dalam kemiskinan, setelah dia berhasil mempelajari hipnotis dari gurunya dia berpikir jika dia dapat menggunakannya untuk menghapus kemiskinan dari hidupnya. Namun kenyataan berkata lain tidak semudah itu berguzo, tekanan dalam masyarakat tidak ada hubungannya dengan uang. Dan kemampuannya tidak bisa melewati garis itu.
Selama beberapa tahun terakhir kehidupan yang dia lewati sangat sengsara, dia menjadi sangat iri kepada kehidupan para penghipnotis yang terkenal, yang sering muncul di tv atau memiliki acara sendiri di stasiun TV.
Selama ini dia ingin menjadi terkenal sebagai seorang penghipnotis yang terkenal dan di segani karena reputasi baiknya. Namun situasi saat itu tidak memberinya pilihan sama sekali. Sebulan yang lalu putranya di diaknosa menderita kangker dan membutuhkan biaya pengobatan yang banyak. Namun dia hanya mendapatkan penghasilan sebesar 6 juta sebulan. Lantas bagaimana dia bisa membayar tagihan medis putranya?
Namun saat dia merasa bingung dan khawatir, kebetulan dia menerima telepon dari seseorang yang menawarkan untuk membayarnya 1 M, asalkan dia membantunya menghipnotis orang tertentu.
__ADS_1
Bukannya dia tidak mau berusaha dengan menjual asset yang dia punya, sebagai jaminan bank atau menjualnya namun pihak bang hanya akan memberinya pinjaman sebesar.
Bahkan jika dia menggunakan satu-satunya asetnya, apartemen lama, sebagai jaminan, bank mungkin hanya akan memberinya pinjaman sekitar 100 juta. 100 juta sama sekali tidak cukup untuk mengobati penyakit putranya.
Dia tidak punya pilihan, selain setuju. Dia rela melakukan apa saja demi anaknya, bahkan jika harus menyerahkan nyawanya.
Limi larut dalam pikirannya dalam waktu yang lama. Matanya berkaca-kaca dia terlihat ketakutan karena telah menerima pukulan dari bawahan Rio. Dia gemetar karena ketakutan merasa tertindas saat petugas kepolisian menjadi galak.
Petugas polisi menahan amarah mereka dan menanyainya tentang semua yang terjadi hari itu. Mereka ingin dia menumpahkan segalanya tanpa melewatkan satu detail pun.
Limi tidak tahu jika polisi telah mengantongi bukti bahwa dirinya pergi ke hotel tempat dimana dia membawa Niki untuk sesi hipnotis.
Setelah memikirkannya, dia menggertakkan giginya dengan marah. Terlepas dari bagaimana polisi menanyainya, dia hanya akan menjawab singkat"Saya tidak tahu."
“kamu telah membunuh sesorang tapi kamu masih tetap saja keras kepala dan memilih bungkam. Saya beri tahu anda, kami sudah memiliki bukti bahwa anda telah melakukan kejahatan pada hari itu. Interogasi ini adalah kesempatan anda untuk terus terang.
Sekarang apakah kamu masih akan menyangkal atau tidak” Maulana menatapnyan, merasakan kebutuhan yang kuat untuk memngungkap keadilan.
Limi bersikeras menyangkal bahwa dia tidak tahu apa- apa, ketakutan tertulis jelas diwajahnya, orang lain dapat mengira bahwa polisi telah melakukan kekerasan padanya.
“wah kamu masih memiliki wajah untuk menyangkal!” Tono bangkit dari tempat duduk, menekan dahinya kemudian mondar-mandir. Dia segera berhenti kemudian menunjuk Limi “Saya yakin sampai akhir anda tidak akan belajar, sampai kamu bisa merasakan kesakitan. Andre bwa USB- nya kesini dan putas rekamannya. Kita lihat apakah dia dia mau mengaku bersalah atau tidak.”
“Dimengerti Pak!” Andre segera berdiri dan pergi dari ruang interogasi. Tak lama kemudian dia Kembali membawa USB.
Ketika rekaman kamera itu diputar tepat didepan wajah Limi, dia menyandark ke kursi dengan lesu wajahnya menjadi pucat pasi. Pada hari itu Baron secara khusus membawa Niki ke hotel tempat Limi menginap, agar tidak ada yang mengetahuinya.
Namun mereka tidak ada yang tahu jika hotel tersebut memiliki kamera pengawas, sangat di sayangkan bahwa ada kamera tersembunyi di balik lubang jarum yang tak terlihat yang beroprasi tanpa izin. Hal itu juga yang menjadi alasan Rama sangat yakin jika Limi adalah pelakunya.
Pada saat kejadian itu Limi tidak hanya menghipnotis Niki dia merusak alam bawah sadarnya, membuatnya berpikir jika Anita adalah orang yang memaksanya untuk menyakiti Mulan. Pada akhirnya Niki bunuh diri. Limi dan Baron ditangkap dan khasus itu terus di tindak lanjuti.
__ADS_1
Masyarakat berpikir jika Rama menyalah gunakan kekuasaannya untum membuat kambing hitam untuk mengembalikan nama baik Anita.
Hal itu memicu banyak kritik pedas yang mengarah padanya yang mengakibatkan harga saham WJ Kompany anjlok selama beberapa hari berurut-urut.
Semenjak kejadian itu Pat Tua Wijaya dan Sarah memilih untuk diam dan tidak berkomentar. Mereka juga tidak pernah menggubungi Anita untuk menanyai kabarnya. Semuanya diserahkan kepada Rama untuk menyelesaikan kasus itu.
Karena kontroversi dan kritik semakin tidak terkendali, polisi tidak punya pilihan selain mempublikasikan rekaman kamera pengawas Limi dan Baron.
Dunia terdiam dan masyarakat tiba-tiba berhenti membuat keributan …
Suara-suara mencaci dan orang-orang yang meragukan Rama dan Keluarga Wijaya, langsung menghilang dalam semalam.
Namun, rekaman kamera pengintai menunjukkan adegan Anita dan NIki terlibat perkelahian fisik di atap.
Oleh karena itu, mereka kembali menuduh Anita telah melakukan pembunuhan meskipun itu bukan pembunuhan yang disengaja!
Anita sangat jengkel setelah membaca berita itu.
Pada akhirnya, mereka hanya ingin saya masuk penjara dan menghadapi hukuman mati, bukan?
Anita mengepalkan tangannya dengan erat . Dia berpikir, Mulan, apakah kamu benar-benar tidak akan berhenti sampai kamu berhasil membunuhku?
…
Di sisi lain, Mulan merasa sangat cemas sejak berita penangkapan Limi dan Bron, dirilis. Dia menjadi sangat penakut. Takut jik hantu Niki menghampirinya. Oleh karena itu Mila menyarankannya untuk berlibur dengan teman- temannya dan berhenti bersikap berlebihan dan membuat keributan sepanjang hari di rumah.
“Mulan pergilan ke London. Anggap saja sebagai liburan anda untuk menjernihkan pikiran dan melampiaskan emosi burukmu. Kamu juga dapat mengambil kesempatan ini untuk berkunjung ke saudara mu” Sara Mila.
Tampaknya memikirkan sesuatu, mata Mulan berbinar dan dia meraih tangan Mila dengan gelisah dia berkata. “Oh benar, saya akan pergi ke Inggris…lagi pula saya memegang berkewarganegaraan Inggris…”
__ADS_1
#lelahhidup