
Faktanya saat ini meereka berada di bandara, keributan akan berdampak negative pada citra mereka. Oleh karena itu Tono melambaikan tanganmemberi isyarat agarbawahannya segera membawa Mulan pergi “ cepat bawa dia pergi, cepat”
Mulan dibawa keluar secara paksa dari bandara, dia dipaksa masuk kedalam mobil polisi, Mulan melihat Rama dan Anita yang berjalan keluar dari bandara. Rama yang tinggi dan tampan dimatanya terlihat seperti penyihir menjijikkan dengan mulut penuh racun. Dihadapan Mulan.
“Anita, ternyata kamu yang melakukan omong kosong ini, Bukan? Dasar *******. Siapa yang memberimu keberanian melakukan hal seperti ini kepadaku? Kau pasti akan menuai apa yang telah kau tanam, camkan itu …”
Anita menekan pangkal hidungnya kemudian menatap Mulan dengan keadaan acak-acakan dan mata merah. Dia tidak tahu bagaimana dia harus menasehati sepupunya itu setela menghela nafas dia berbicara dengan tenang “Mulan apa pentingnya siapa yang menciptakan omong kosong ini? Apa keuntunganmu setelah melakukan hal ini kepada saya? Saat kau merencanakan kejadian ini, apa kau tidak pernah mempertimbangkan apa yang akan kau tua sebagai balasan atas perbuatanmu?”
Rama berjalan kearahnya kemudian merangkul pinggangnya dengan posesif. Dia menatap Mulan dengan tatapan menjijikkankemudian memalingkan mula, seakan- akan melihatnya lebih lama akan menodai matanya yang suci.
Ada begitu banyak orang di bandara. Keributan yang sebelumnya membuat mereka mengerumuni mereka, untuk menyaksikan kerinutan itu. Melihat dirinya menjadi sorotan Rama menjadi tidak senang, dia benar- benar benci dikelilingi orang sebanyak ini dan menjadi sasaran pengawasan orang lain “Anita, katakana apa yang mau kau katakana. Cepatlah.”
Dia mengeri apa maksud Rama, dia tersenyum pada Mulan kemudian mengingatkan Mulan “ Mulan sejak kecil kau sangat suka menyakiti ku, saat ini kamu akan menerima apa yang telah kau tuai. Ini adalah akhir untukmu. Selanjutnya giliran ayahmu yang sombon dan ibumu yang angkuh itu. Tunggu saja, aku akan membuat kau membayar apa yang telah kau lakukan beserta dengan bunganya!”
Suatu hari nanti dia akan mengatasi mimpi buruknya saat masih kecil dan membuat mereka yang menjadi alasan kesedihannya membayar semua yang telah mereka perbuat padanya!
Dia suatu hari akan mengatasi mimpi buruk masa kecilnya dan membuat mereka yang berutang alasan, membayar semua yang telah mereka lakukan padanya!
“Anita kau tida tahu malu, bisa- bisanya kau berpikir untuk mengusik keluargaku hanya dengan kemampuanmu yang menyedihkan itu! Teruslah bermimpi, kamu tidak punya malu, kamu pembunuh…” Sebelum Mulan menyelesaikan kalimatnya dia sudah terlebih dulu diseret masuk kedalam mobil polisi dan di bawa ke kantor polisi.
Setelah mobil polisi yang membawa Mulan menghilang dari pandangannya, Anita sadar dari lamunanya dia melambai kearah Rama “ Ayo kita pergi”
Rama meliriknya untuk melihat senyum miring di wajahnya. Namun dia mengerutkan kening lagi dan menariknya ke dalam mobil dengan paksa. “Jika kamu tidak ingin tersenyum, lupakan saja. Kamu terlihat sangat mengerikan.”
Senyum Anita memudar dari wajahnya dan dia menjawab, "Bolehkah aku menangis?"
"Jika kamu memiliki keberanian lakukanlah!" Sahut Rama kesal
__ADS_1
Anita lebih terdiam seribu Bahasa.
…
Sebelumnya Mulan sudah menyuruh sekelompok orang untuk menjatuhkan Anita di media sosial forum internet, menyebarkan berita tentang dia melakukan sebuah pembunuhan. Walaupuntidak sengaja, itu tetaplah pembunuhan.
Segera setelah berita itu menyebar, berbagai platform media besar mulai membuat laporan tentang masalah tersebut dan bahkan ada yang disebut ahli yang mengatakan, “Hukum tidak boleh dirusak oleh kekuasaan dan uang. Bahkan putra Raja harus menderita hukuman hukum seperti semua warga negara lainnya, jika dia melakukan kejahatan. Anita harus menerima hukuman sesuai hukum yang berlaku.”
Saat semua orang mulai memusatkan perhatian mereka pada Anita yang juga Nyonya Muda Keluarga Wiajya. Bahkan jika dia telah melakukan pembunuhan, mereka berpendapat bahwa dia tidak akan dihukum.
Polisi juga telah menahan diri untuk tidak menghukumnya, sehingga memicu kemarahan para mahasiswa. Mereka melakukan unjuk Rasa dan memperotes didepan kantor kepolisian, menuntut agar Anita di tangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
Karena tekanan yang ditimbulkan oleh masyarakat, sekali lagi Anita dibawa kembali ke ruang tahanan Tono yang merasa takut dan meminta maaf padanya.
Selama ini Anita sudah terbiasa diinterogasi. Namun, dia merasa sangat marah karena dicap sebagai pembunuh.
Pembunuhan berarti dia berada di posisi dominan, bukan?
Maria telah mengumpulkan semua informasi sesuai dengan pernyataan Anita. Polisi juga mengajukan tuntutan terhadap Mulan, Limi dan Baron. Saat ini mereka sedang menunggu sidang pengadilan yang berlangsung.
Pada akhirnya Anita pindah kembali ke ruang tahanan bertema putri yang didekorasi oleh Rama.
Fakta bahwa sidang pengadilan belum terjadi, ada banyak diskusi tentang masalah tersebut. Oleh karena itu, Tono tidak punya pilihan, selain menyuruhnya untuk tinggal di ruang tahanan.
Anita mengerti apa yang dia maksud, serta kesulitan yang harus dihadapi Tono. Oleh karena itu, dia tidak mempersulitnya dan pindah ke ruang tahanan dengan patuh. Namun, persetujuan Anita tidak sama dengan persetujuan Rama!
Sejak Rama memeluk Anita untuk tidur pertama kalinya, dia tidak pernah bisa tidur tanpanya lagi. Bagaimana dia bisa mentolerir tidur tanpa guling empuk?
__ADS_1
Malam ini Anita duduk di sisi tempat tidur sambil menonton Drama tv dari laptonya. Suasana tahanan sangat sunyi tiba- tiba terdengar suara Langkah kaki yang berjalan di koridor. Dengan cepat dia memperbaiki posisi duduknya yang awalnya santai menjadi lebih tegak, mendengarkan secara seksama.
Karena tirai tebal menutupi pandangannya, dia tidak bisa melihat siapa orang itu dan karenanya tidak punya pilihan, selain menunggu dengan tenang.
Tidak butuh waktu lama, suara pintu besi dibuka. Bahkan sebelum dia bisa membuat satu suara pun, tirai diangkat dan sosok tinggi dan kekar masuk.
Yang tidak lain adalah Rama yang terlihat sangat marah berjalan kearahnya.
Anita merasa sangat lega dia memutask matanya Kembali ke layar leptop Kembali menonton drama tv “kenapa kamu datang kesini? Ini sudah larut malam, kamu mengagetkanku.”
Wajah Rama semakin cemberut dan dia berpikir, ‘jika dia tampaknya menjalani hidup dengan baik di sini.’
Dia masih bisa beradaptasi dengan lingkungan baru dan hidup dengan baik, tidak seperti dia. Dia adalah satu-satunya orang yang tidak bisa tidur jika dia tidak berada di sisinya, Seolah-olah kutukan telah dipasang padanya!
Memikirkan hal itu membuat Rama sangat kesal. Kenapa aku tidak bisa tidur tanpa dia, tapi dia bisa menjalani hidup baik-baik saja tanpa kehadiran?
“Anita pindahlah kesebelah” Begitu dia selesai berbicara, dia membanting laptopnya dengan sekuat tenaga dan melemparkannya ke samping tempat tidur.
Anita mencoba merebutnya kembali darinya, namun dia menghalanginya menggunakan lengannya. Dia sangat marah. Menatap pria yang suka berubah-ubah itu, dia membentak, “Rama apakah kamu sudah gila? Saya tidak membuat masalah yang mengganggumu. Kenapa kamu memperlakukan saya seperti ini tanpa alasan!?!
Rama berteriak, "Kamu sudah mengganggu saya!"
“Bagaimana saya bisa mengganggu Anda? Katakan padaku, aku akan mendengarkan.” Anita menggosok telinganya dengan jijik, dan berpura-pura siap mendengarkan
“Anda telah menggangguku saya dengan banyak cara. Apakah alasan itu sudah cukup?” Rama tersenyum licik. Bagaimana dia dengan lancang Pindah ke ruang tahanan. ‘Karena tindakannya aku tidak bisa tidur! Itu semua salahnya!’
Anita terdiam dan mengumpat dalam benaknya ‘Cukup matamu! Benar-benar orang aneh. Benar-benar brengsek dan bajingan! Yang dia lakukan hanyalah menindasku tanpa alasan dan melampiaskan amarahnya padaku. Berengsek! Berengsek! Berengsek!’
__ADS_1