Prasangka Buruk Ibu Mertuaku

Prasangka Buruk Ibu Mertuaku
bab 28


__ADS_3

pov. mayana


"uhuk.. uhukkk uhhhuuukk!!!. tolong aku !!" ayah mertua tiba- tiba terbatuk sambil memegangi tenggorkannya.


sontak aku dan ibu mertua kalang kabut. tak tau harus menolong ayah mertua dengan apa.


"ternyata rania memang berniat meracuni kita !!" ibu mertua berteriak dengan lantang.


kami membawa ayah mertua untuk berbaring di atas karpet. tapi ayah mertua menolak. ia malah bangkit sendrian dn mengambil minum. setelah meneguk habis air yang ada pada gelas ia kembali seperti sebelumnya.


"tak bisa di harapkan kalian. aku batuk- batuk karena tersedak kuah cuko. bukannya ngambili aku minum malah kalian suudzon terus sama rania!!" ia kembali mengabil box makanannya tadi yang di letakkan di atas meja makan dan melanjutkan makannya.


huuffffttttt.. harusnya tadi beneran ada racunnya biar nyahok ni orang tua. nyalahi orang aja kerjaannya.


aku gegas meninggalkan meja makan menuju ke kamar. saat aku baru meletakkan tas ku dibatas nakas tiba- tiba pintu kamarku di buk kasar oleh seseorang.


"kamu ngapai tadi ke rumah rania ??" ibu mertua lansung menanyaiku seperti wartawan saja ia sekarang.

__ADS_1


"biasa lah bu, nyari makan gratis!!"


"heleh.. mana mungkin gratis. palingan kamu cuci piring kan di sana ??"


"cucu piring pun tak apalah yang penting kantong- kantong dalam perut ku terisi semua bu.."


"tadi kamu lihat usaha rania gi mana ??"


"ya gitu deh bu. rameeee dan nyaman tempatnya, dia juga sudah punya 15 orang pekerja buat bantu- bantu dia"


"hahhhhh ?? yang bener kamu may ??" ibu mertua ku tampak tak percaya dengan penuturan ku hingga matanya melotot.


'lihat sana, kalau perlu rampas penghasilannya yang kini tak terhitung biar aku bisa minta duit yang banyak lagi!!' seru batin ku.


tak berapa lama terdengar suara motor ibu pergi meninggalkan rumah. ia pasti menuju rumah rania.


setengah jam berlalu ibu mertua belum juga kembali. aku jadi penasaran dengan apa yang terjadi di rumah rania. apa ibu berhasil minta duit ke mereka ?? aku mondar mandir tak terhitung kalinya.

__ADS_1


"woooiiiiii gentong!!!!" aku terperanjat kaget mendengar suara kasi yang tiba- tiba membuyar kan lamu ku.


"apa sih kak ?? doyan banget deh buat orang jantungan"


"nngak mungkin jantungan, orang kamu tu setan kok" lagi ia menyeloroi ku.


"udah ahhh. lagi nggak mood buat becanda"


"siapa yang mau becanda cobak. lihat ni aku bawa apa ??" ia merogoh kantong celana jeans yang ia pakai sebelah kiri. "ada orang nggak di rumah??"


"heloooowww.. ya pasti ada lah, aku kan orang. masak segini besarnya nanya lagi ada atau nggaknya" lama- ama aku bisa meledak meladeni bencandaan kasi.


"sttttt.. maksud ku bukan kamu. orang lain gitu" ia berbisik di kuping ku.


"ada tu ayah mertua di belakang"


"nihhhh.. nanti kamu campurin ke minuman orang- orang satu rumah ini" ia menyodor kan bungkusan kecil pada ku.

__ADS_1


"apaan nih ??"


"udah jangan banyak tanya, lakuin aja biar orang- orang di rumah ini terus nurut apa kata kita!!" woooowww kalau benar apa yang ia bilang bisa makin di atas angin aku. tapi sejauh ini yang ada mereka bukan patuh pada ku. tapi lebih menuruti apa keinginan kasi. sekarang kasi lah primadona di rumah ini. sepertinya dukun yang kasi percayakan benar- benar tokcek mantranya. sesekali nantinya aku mau kasi mengajak ku ketempat dukun itu.


__ADS_2