Prince Of The Seventh Hell

Prince Of The Seventh Hell
bab 34 Teman


__ADS_3

"Kalau begitu, salam kenal namaku Key" Ucap Rein yang hendak bersalaman. sepertinya Key adalah nama barunya.


Berjabat tangan"Baiklah Key, namaku adalah Mikhail dan dia adalah Verlin" balas-nya


"salam kenal" ucap Verlin sambil mengangguk perlahan


Untuk penampilan Mikhail sendiri, dia mempunyai rambut berwarna jingga dengan pupil mata yang berwarna hitam dan sepertinya tubuh yang dia punya sudah sangat terlatih.


Sedangkan untuk Verlin, mempunyai Rambut coklat sama seperti Key dengan pupil mata yang juga berwarna hitam. Bahkan dari segi penampilan Verlin dan Key sudah seperti saudara kembar. Satu-satunya perbedaan adalah panjang rambut dimana Key mempunyai rambut yang sedikit lagi mencapai bokongnya.


Dan Verlin mempunyai Rambut yang terbilang cukup pendek. Mereka bertiga berjalan memasuki pintu gerbang akademi yang luasnya sama atau melebihi kerajaan pada umumnya.


Pas di depan gerbang mereka telah di tunggu oleh seorang pelayan wanita. Wanita itu kemudian menatap mereka bertiga dengan tatapan sinis.


"Kalian terlambat," ucapnya


"maaf, kami mendapat masalah saat perjalanan kesini," ucap Mikhail


"Baiklah, kalau begitu ikuti aku" mulai berjalan menuju pusat akademi. Mereka bertiga mengikuti gadis pelayan itu dari belakang sambil melihat sekeliling.


"Anu ... bolehkah saya bertanya kepada anda?" ucap Verlin dengan nada formal


"tanyakan saja"


"Apa wilayah ini juga termasuk akademi? karena dari yang ku lihat tempat ini lebih tepat jika disebut sebagai kerajaan bukan akademi."


"Yah, seperti yang kamu bilang tempat ini lebih tepat jika disebut sebagai kerajaan. Namun, ada alasan kenapa tempat ini disebut akademi"


"Apakah itu karna tempat tidak pernah ikut dalam hal politik dan bersikap netral pada kerajaan lain?" potong Key


"Setengah benar, alasan yang paling benar adalah karena ini tempat yang diciptakan oleh masing-masing penguasa dari berbagai Ras yang ada di dunia, untuk para generasi mendatang"


*Bukankah alasan yang tadi kukatakan lebih masuk akal?*


"Ngomong-ngomong, ada hukuman bagi orang-orang yang terlambat datang"


"anda serius?" Ucap Mikhail


Tapi pelayan itu sama sekali tidak merespon dia hanya terus berjalan menuju bangunan paling megah dan modern yang ada di sana.


"baiklah karena kita telah sampai di pintu akademi, maka kalian sendiri lah yang akan mengurus pendaftaran kalian. Dan disaat itu juga kalian harus memilih jurusan apa yang ingin kalian ambil. Kalau begitu sampai jumpa lagi"


"Hei! Key bukankah dia sangat cantik!" bisik Mikhail


"Apa kamu tertarik dengannya? memikirkan dirimu bersamanya membuat ku merinding, entah bagaimana kamu nantinya. Bagaimana menurut mu Verlin?"


"Aku setuju dengan mu! apa kamu lihat matanya tadi, dia menatap kita seperti sedang melihat sampah" Merinding


"Bukankah kalian terlalu kejam kepada ku? apa salahnya menyukai seseorang?, HUH ... aku tahu kalian pasti cemburu kan karena masih saja menjadi jomblo karatan! Awokawok"

__ADS_1


"Hei, Lihat dia, sepertinya dia perlu di beri cermin agar bisa sadar." bisik Key


"Yah, lagi-lagi aku setuju dengan perkataan mu" balas Verlin


"Apa yang kalian bisik-bisikan sialan! apa kalian berdua sedang mengejekku?"


Mereka berdua memalingkan wajahnya"Ha ha bagaimana mungkin kami menjelek-jelekkan teman kami sendiri, kan Key"


"Iya, itu tidak mungkin," Berjalan masuk perlahan ke akademi yang sebenarnya.


"Mau kemana kamu Key?" tanya Mikhail


"apa kalian ingin hukumannya bertambah?"


"Benar juga, ayo cepat!"


Key yang awalnya hanya berjalan kini mulai berlari mengikuti Mikhail dan Verlin yang mulai berlari dengan cepat


"Berhenti!, apa kalian juga seorang murid baru? Dilarang berlari di tempat pendaftaran atau kalian akan dihukum" ucap laki-laki yang menggunakan seragam lengkap seperti jas yang menghentikan ketiga anak itu.


"ya, kami murid baru oleh karena itu kami tidak tahu dimana kami bisa mendaftar" Key


"jadi begitu yah. Kalau begitu ikuti saja aku, aku akan membantu kalian mendaftar"


"benarkah" ucap Verlin dengan nada yang bersemangat


Dia mengangguk lalu mulai berjalan menuju sebuah tempat yang di sana tidak ada apa-apa. Tok tok tok!. Dia mengetuk udara namun, yang dia ketuk jelas sebuah pintu.


Setelah menunggu sebentar, sebuah pintu kayu muncul pads di depan mereka. Pria itu menatap mereka.


"jujur saja, awalnya aku kira kalian Bukanlah murid baru, soalnya setiap murid biasa di temani oleh seorang gadis penjemput yang akan memandu kalian. Tapi setelah ku pikir-pikir kalian itu datang terlambat, jadi mungkin saja kalian saat ini dihukum kan?"


"Benar tuan" ucap mereka bertiga serempak


"jadi begitu yah, baiklah! kalau begitu masuklah aku masih punya banyak pekerjaan di sini"


"terimakasih banyak tuan" mereka membungkuk lalu pergi


"iya-iya, semoga kalian menjadi orang-orang hebat di masa depan"


"sekali lagi terima kasih banyak tuan" ucap Mikhail


Setelah mereka masuk, mereka terkejut kecuali Key. Bangunan itu sungguh megah itu membuat Verlin dan Mikhail terus menatap ke atas langit-langit ruangan itu.


"apa kalian siswa baru? silahkan mendaftar di sini" ucap seorang wanita yang duduk di pinggir ruangan itu dan dihalangi oleh kaca


"iya, kami siswa baru. Jadi bagaimana cara kami mendaftar?" ucap Mikhail


"Silahkan isi formulir ini, di sana anda harus menulis identitas anda, jurusan yang Anda pilih dan atribut anda. oh iya jika anda masih belum menguasai atribut anda cukup mengosongkannya saja. Pembagian asrama juga akan dilakukan nanti sore," ucapnya

__ADS_1


"ngomong-ngomong kenapa tempat ini sangat sepi?" tanya Key


"itu karena siswa baru yang lain telah pergi untuk mengikuti latihan penerimaan untuk membangun otot atau menstabilkan energi sihir di tubuh mereka dan untuk kalian, hmm ... setelah mendaftar kalian langsung saja berjalan lurus ke kesana dan kalian akan menemukan para siswa siswi lain" ucap gadis itu sambil menunjuk arah menuju tempat latihan.


5 menit kemudian


"baiklah ini kartu siswa kalian, jaga baik-baik benda ini, karena ini sangat penting di akademi. Kalian tak akan bisa makan, minum Jika benda ini tidak ada"


Mereka bertiga menelan saliva,"baiklah," ucap mereka


*Kalau tidak salah yang melatih mereka adalah pak Liam, dia terkenal karena ketegasannya dan ketiga anak tadi itu, mereka telah terlambat sehari. Astaga, aku harap mereka baik-baik saja.* Pikir gadis itu


Mereka bertiga kemudian berlari menuju tempat para murid baru lain berlatih, setelah melewati lorong-lorong tadi mereka terkejut sekaligus terpana tak terkecuali Key dia juga terpana saat ini


"wow! indah sekali. Hei lihat itu Mikhail, sepertinya disana para siswa baru berlatih ayo kita kesana"


Setelah cukup lama berlari dan akhirnya sampai Mikhail dan juga Verlin langsung bergabung dan beradaptasi di para siswa baru yang sudah berdiri di sana, tapi Key dia berjalan maju menuju pelatih yang ada di sana


"Hm, kenapa kamu tidak berada di barisan mu?"


dengan posisi siap Key berteriak"Maafkan saya pak! saya tidak mempunyai barisan!"


"Kenapa?"walaupun dia berbicara dengan nada yang santai tapi auranya sungguh menekan.


"saya terlambat datang pak!"


pak Liam menatap Key dalam-dalam"Baiklah, karena kamu datang terlambat maka aku akan memberimu hukuman"


"tunggu pak! kami juga terlambat"ucap Mikhail


"hah! apa alasan kalian terlambat?"


"kami berjalan kesini pak"


"hm, dari kerajaan manusia?"


"ya pak"


Pak Liam mempunyai Ras yang sama seperti Key dia juga manusia, yang berumur 49 tahun di akademi dia berada di urutan 3 besar yang terkuat dan dia adalah murid dari pahlawan yang berjuang bersama kakeknya Irene.


"kalau begitu kalian bertiga akan ku beri hukuman yang cukup ringan,"


*wow, bagus* pikir Mikhail


"apa kalian sudah melihat semua sudut tempat ini, kira-kira luasnya itu 5 KM, kalian harus berlari memutari tempat pelatihan ini sebanyak 3 kali dan kalian dilarang pulang ke asrama sebelum hukuman kalian selesai, mengerti!"


"ya pak!" teriak mereka bertiga


*Jika ini hanya hukuman ringan, bagaimana dengan hukuman yang berat.* pikir Verlin sambil mengigil

__ADS_1


Mereka kemudian mulai berlari di setiap sudut tempat pelatihan itu


__ADS_2