
Pagi hari di ruangan kelas C
Suasana dikelas, masih berisik. Itu karena guru mereka belum datang.
"Apa kamu juga mendengar rumornya. Dunia luar berperan seminggu yang lalu dengan ras kuno," percakapan NPC.
"apa! apa kamu serius? jadi, apa sekarang mereka telah dikalahkan?" ucap teman sebangkunya.
"Bukankah itu sudah jelas. Bukannya kau tahu sendiri, kan. Dunia ini awalnya adalah milik ras kuno, mereka mendominasi menggunakan kekuatan mereka yang sangat kuat. Sampai pada akhirnya para leluhur datang dan menghadapi mereka.
Perang besar, pun akhirnya terjadi dimana para leluhur keluar sebagai pemenangnya. Menurut cerita yang diturunkan turun temurun. Para Bangsa kuno telah dimusnahkan sepenuhnya, Tapi entah kenapa mereka kembali muncul. Aku sama sekali tidak bisa menebaknya."
"Yah, semakin dipikir itu semakin membingungkan. Tapi, bagaimana dengan pihak kita, kerugian apa saja yang kita dapat?" ucapnya sambil mengangguk perlahan.
"Kalau tidak salah, mereka bilang kalau kerajaan Zephyra hampir saja rata dengan tanah. Untung saja kerajaan Dwarf membantu mereka jadi kerajaan Zephyra berhasil di pertahankan."
"Ooh, jadi begitu yah. Tapi dari mana kamu mengambil semua informasi ini? bukannya kita dilarang untuk berhubungan dengan orang luar? apa, jangan-jangan kamu melanggar peraturan itu?!"
"Mana mungkin aku berani melanggar peraturan akademi. Aku tidak sebodoh itu, memangnya siapa orang yang ingin dihukum?" Dia menyangkal tuduhan temannya lalu mendekat-kan mulutnya di telinga temannya untuk membisikkan sesuatu.
"Sebenarnya, aku mendapatkan semua informasi ini dari senior kita. Dia punya hubungan yang dekat dengan salah satu guru yang ada di sini itu sebabnya dia mengetahui banyak informasi.
Oh iya, dia juga bilang kepada ku bahwa pertandingan antar Tim akan dihentikan dan diubah menjadi pertandingan perorangan." bisiknya.
__ADS_1
"Apa! kenapa itu harus dihentikan?!" teriaknya karena terkejut. semua orang di kelas terkejut lalu dengan spontan melihat ke arahnya.
"Shht! kecilkan suaramu! apa kamu ingin membuat ku terkena hukuman?!" ucapnya sambil kembali berbisik.
"Baiklah, maaf aku tadi terlalu terkejut. Jadi kalau begitu bagaimana cara kerja pertarungan itu?"
"He he, kamu bertanya pada orang yang tepat. menurut informasi yang ku dapat. Peraturan pertandingannya cukup simpel dimana kita mempunyai beberapa pilihan.
Pertama, terus bertahan hidup sampai waktu habis. Kita harus bersembunyi dari monster yang akan memburu para murid,"
"jadi apa yang akan terjadi jika kita tertangkap?" potong temannya.
"Tentu saja kita akan mati lalu kembali ke ruang latihan."
"Jadi setelah kita berkumpul di ruang latihan kita aka-" dia tiba-tiba berhenti bicara. karena guru mereka telah tiba.
Guru Sienna berjalan perlahan menuju mejanya. Dia menyimpan buku yang ia bawa di meja dengan wajah yang merasa tak enak pada muridnya dia berkata.
"Anak-anak, ibu ingin menyampaikan sesuatu yang penting untuk kalian semua. Jadi, untuk rencana latih tanding yang akan segera dimulai, pihak akademi secara resmi akan mengubahnya.
Latih tanding itu akan di ubah menjadi latihan bertahan diri, di sebuah dunia virtual."
"Ibu Sienna! dunia virtual itu apa?" tanya seorang murid di kelas.
__ADS_1
"Dunia virtual adalah dunia yang diciptakan oleh leluhur. Bisa dibilang dunia lain. Di dalam dunia virtual para murid menjadi abadi. Di saat kalian meninggal di dalam dunia itu, kalian akan langsung kembali ke dunia ini.
Pada dasarnya, headset VR merupakan perangkat yang akan membawa pengguna masuk ke dunia virtual. Dalam headset VR terdapat sensor gyroscopic, akselerator, dan magnetometer yang dapat menentukan gerakan serta melacak interaksi pengguna dengan dunia maya
Dengan menggunakan headset VR kalian akan langsung login kedalam dunia buatan itu. Tapi jangan coba-coba meremehkan para monster yang ada di dalam dunia virtual.
Walaupun kalian akan langsung kembali setelah kalian mati, Tapi dunia itu sangatlah realistis dimana kalian akan merasakan luka yang kalian terima. yah, walaupun hanya 50% sih.
Dan untuk peraturannya cukup simpel. Setelah kalian masuk ke dalam dunia maya. kalian punya beberapa cara untuk menang. Pertama bertahan hidup sampai tinggal sepuluh orang yang tersisa, kalian akan dikejar oleh monster tingkat tinggi dan membunuh siapapun yang ia temui.
Kedua, Kalian harus membunuh murid lain hingga tersisa sepuluh orang. Tidak ada batasan kekuatan. jadi kalian boleh mengerahkan seluruh kemampuan kalian pada pertandingan kali ini.
Bagi sepuluh orang pemenang, akan di beri hadiah yang akan sangat berguna untuk perkembangan kalian. Jadi berusaha lah sebaik mungkin.
Jadi ada pertanyaan? kalau tidak ada kelas cukup sampai di sini saja kalian pergilah berlatih soalnya pertandingan ini akan kita laksanakan besok sore." ucap Sienna yang kemudian berjalan keluar dari ruangan itu.
*Apa barusan dia bilang dunia Virtual? apa ini semacam game yang biasa kumainkan di komputer sekolah ku dulu? Tapi sepertinya kali ini cukup berbeda jika di bumi para pemain hanya mengendalikan Avatar mereka dibalik layar.
Tapi kali ini kita sendiri yang akan masuk ke dunia itu! Um ... sepertinya ini cukup menarik. aku jadi tidak sabar menunggunya.
Walaupun agak di sayangkan latihan untuk pertandingan itu menjadi sia-sia sekarang*.
...----------------...
__ADS_1
{ Karena sekolah sudah mulai kembali aktif jadi author tidak bisa update pagi atau sore soalnya pulang sekolah itu jam 16.00. jadi butuh waktu untuk mencari alur yang cocok untuk kelanjutannya }