Prince Of The Seventh Hell

Prince Of The Seventh Hell
Bab 56. kota


__ADS_3

hm ... diantara tiga skill yang ku pilih, skill kemalasan lah yang paling berguna untuk sekarang. Kalau tidak salah skill ini akan aktif selama seminggu lalu cooldown selama 2 bulan.


Lalu ada skill Penembusan. Di neraka, aku tidak pernah berani menggunakan skill ini sebelum level-nya mencapai level maks. Bukan karena penggunaan energi iblis melainkan persyaratan pengaktifan-nya.


Yaitu. Selama skill ini aktif pengguna harus terus membuka mata dan apabila pengguna berkedip dalam keadaan sedang melakukan penembusan kepada objek. Maka tubuh pengguna akan langsung meledak.


Tapi, ketika skill ini mencapai level maks. Persyaratan itu berubah menjadi. Tidak memerlukan energi iblis serta tidak ada batas penggunaannya membuat skill ini menjadi salah satu skill utama milikku ketika pertarungan satu lawan satu.


Sementara untuk black hole. Adalah lubang hitam yang menghisap apapun yang berada dalam jangkauan-nya. Karena skill ini telah mencapai level maks maka ukuran-nya akan di perbesar menjadi 100 meter. Dan skill ini cocok untuk pertarungan melawan kelompok serangga yang menyebalkan.


Key mengambil sesuatu dari penyimpanan ruang miliknya, dia menarik gulungan yang tak lain adalah peta yang ia dapatkan dari Fang. ( melihat ) "jadi saat ini aku berada di benua utara, menurut peta ini. Setidaknya ada 17 sekte yang terpampang di peta ini.


Dan karena tempat ku saat ini berada di ujung benua utara. Maka, aku hanya perlu terus berjalan ke selatan dan menghancurkan setiap sekte yang ku temui. Tapi, apa aku benar-benar harus berjalan kaki?"


Tunggu sebentar ... bukannya tempat ini ada di atas bukit, lalu apa yang ada di bawahnya?


Key mulai berjalan, setelah berjalan cukup jauh dari kediaman keluarga Xiao key melihat pemandangan kota manusia membuka matanya.


Sepertinya aku tidak perlu berjalan kaki ke setiap sekte. Aku akan ke sana ( kota ) dan mencoba mencari tumpangan.


"Skill ... devil wings. Aktifkan" Setelah mengucapkan itu, sepasang sayap merah tanpa bulu keluar dari punggung Key. Key mulai mengepakkan kedua sayap lalu terbang dengan cepat menuju kota yang ia lihat.


Setelah terbang kurang lebih 2 menit. Key kini telah sampai di pintu gerbang kota itu. ( mendarat ) demi menghindari hal yang merepotkan key memutuskan untuk berjalan kaki sesaat sebelum dia masuk ke dalam kota itu.


"Silahkan bayar biaya masuk jika anda ingin masuk tuan." Ucap seorang penjaga yang berdiri di dekat pintu gerbang.


"Um? ... berapa?" Ucap Key.


"Cukup 1 koin perak saja tuan."


"Baiklah ... kalau begitu aku akan langsung membayar-nya. Skill manipulasion level 1 aktifkan." key menatap mata penjaga itu. Tak lama kemudian mata penjaga itu menjadi setengah tertutup dan menjadi terhipnotis sepenuhnya.


"Terima kasih telah melakukan pembayaran. Silahkan nikmati jalan-jalan anda di kota kami." Ucapnya lirih.


Mendengar itu Key mulai berjalan memasuki kota dan dia mulai menyadari sesuatu yang sangat penting.

__ADS_1


Bukannya ... aku terlalu mencolok saat ini yah? aku harus segera mengganti pakaian ku atau aku akan terus menarik perhatian setiap orang yang melihat ku. Tapi, pertama-tama aku perlu uang yang di pakai di dunia ini.


( menoleh ke belakang sekejap ) ... sepertinya mereka juga masih mengikuti ku. Apa mereka ingin merampok ku? he he~ kalau begitu aku akan merampok mereka lebih dulu.


Key berjalan menyatu dengan orang-orang. Membuat para perampok yang mengintip di balik dinding khawatir mangsa mereka akan kabur.


"Hey! kemana orang itu pergi?" Ucap pemimpin dari 4 orang yang ada di sana.


"Bagaimana ini bos dia berhasil melarikan diri." Ucap pria kurus dengan ikat kepala berwarna merah.


"Sial ... apa yang kalian lakukan! cepat cari orang itu, sebelum dia semakin jauh!" ucap pemimpin mereka marah lalu memukul punggung dari salah satu bawahannya.


TAP!


"A-apa? ...." jatuh pingsan.


Sebuah jarum tertancap di bagian belakang leher mereka. Dengan cepat membuat mereka berempat pingsan.


10 menit kemudian.


"Jadi, kamu akhirnya sadar yah ... aku benar-benar bosan menunggu mu siuman." Ucap seorang pria yang bersembunyi di balik kegelapan tempat itu. Sepertinya itu adalah ruangan tempat para perampok ini menyimpan hasil curian mereka.


"Siapa kau!? beraninya melakukan ini padaku. Jangan berpikir kau akan mati dengan tenang setelah aku lepas dari ikatan ini." Perampok dengan mata kiri yang buta meraung di lantai.


Mendengar itu Key berjalan maju. Perlahan-lahan cahaya matahari mulai menampakkan sosoknya. "Ka-Kamu!" Ucap perampok itu terkejut.


"Lepaskan aku sekarang juga, atau aku akan-" lanjut-nya namun, Key tiba-tiba memotong perkataan-nya.


"Akan apa? apa kamu ingin membunuh ku. Fu fu fu ha ha ha! sadarilah posisi mu saat ini. Kau bahkan tidak bisa lepas dari tali kecil itu dan kau ingin membunuh ku? sungguh lelucon yang menggelitik. Ini adalah pertama kalinya aku bertemu dengan orang se idiot dirimu." Ucap Key yang disertai tawa terbahak bahak.


"Cih! sialan."


"baiklah ... untuk mempersingkat waktu aku akan langsung ke intinya. Dimana hasil curian mu yang lain?" ( semakin mendekat )


"Kau pikir aku akan memberimu tahumu hah! jangan mimpi bocah." Teriak pemimpin perampok itu.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, salah satu bawahannya juga mulai sadar. ( Key tersenyum )


"Di- dimana ini? ha!! bos apa yang terjadi padamu? kenapa kamu terikat seperti itu?"


"Sepertinya kau cukup loyal kepada bos mu. yah ... bagaimanapun kau juga seorang manusia, jadi sudah pasti kau punya yang disebut dengan hati nurani. Penyimpanan ruang."


Key menarik sebuah kotak berisi ratusan paku dari penyimpanan ruang miliknya. Langkah demi langkah Key lakukan yang membuat dia semakin dekat dengan pemimpin perampok itu.


Sampai pada akhirnya Key telah berdiri di depannya. "kau ( bawahan perampok yang baru tersadar ) apa kau tahu dimana bos mu menyimpan hartanya yang lain?" tanya Key dengan senyuman ramah.


"Jangan beritahu padanya!! Kamu pikir dia akan melepaskan kita setelah kau memberi tahu di mana letaknya!!" teriak pemimpin perampok itu.


Mata Key berubah menjadi merah. "Bacot!" ( tusuk ). Key menusuk satu paku tepat di telapak tangan perampok itu.


"Aaaagghhh!!"


"Katakan! atau aku akan membunuhmu bos mu. Aku akan menghitung sampai tiga dan jika kau tetap memutuskan untuk menutup mulut. Aku akan terus melobangi seluruh tubuhnya sampai dia mati karena kekurangan darah."


"satu"


"Jangan beritahu padanya Yun! jika kamu mengatakannya kita semua akan langsung di bunuh!!" Teriak pemimpin perampok itu dengan panik.


"dua"


"Yun!!!"


"Tig-"


"Aku akan mengatakannya tapi, berjanji lah bahwa kamu tidak akan membunuh bosku." Ucapnya pasrah.


Tersenyum. "Aku janji."


Selesai sudah ... Pikir pemimpin perampok itu menundukkan kepalanya.


"Kami menyembunyikannya di perbatasan dengan dengan hutan yang ada di barat, di sana ada sebuah pohon besar, kami menyimpannya di bawahnya. Itu saja, aku harap kau menepati janji mu."

__ADS_1


"Tentu saja, aku akan melepaskan kalian. Melepaskan kalian menuju ke neraka." Senyuman jahat muncul di wajah Key. ( menarik pedang ) setelah mengetahui lokasi penyimpanan itu key membunuh keempat orang yang ada di sana. membuat ruangan itu penuh dengan darah manusia.


__ADS_2