Prince Of The Seventh Hell

Prince Of The Seventh Hell
Bab 62. Siapa sebenarnya yang di untungkan


__ADS_3

Key kembali berdiri lalu dengan santai berjalan naik ke lantai dua penginapan white flower. Sedangkan untuk Jia Li dia hanya bisa berdiam diri di depan mayat dari bawahan ayahnya bukan cuma itu dia juga terkejut dengan kemampuan tuannya dimana dia mampu membunuh salah satu pembunuh yang ditakuti di Medan perang oleh banyak orang.


Kemudian Jia Li terpikirkan sesuatu yang cerdik menurutnya, dia berpikir untuk memanfaatkan tuannya untuk membalas dendam kepada ayahnya. Dia akan melakukan melakukan apapun demi bisa membunuh ayahnya sendiri bahkan jika diperlukan, dia takkan ragu untuk menyerahkan tubuhnya.


Setelah melihat tuannya sudah memasuki ruangan lantai atas, Jia Li berlari ke atas menaiki tangga yang tak terlalu tinggi. Dia kemudian membuka pintu yang ada di samping ruangan tempat Key masuk.


Sementara itu, Key kini berbaring di atas kasur dengan posisi badan tengkurap.


Haa ... entah kenapa aku benar-benar sulit mengendalikan sifatku hari ini. Tapi, aku sungguh terkejut melihat Jia Li saat pertama kali melihatnya aku berpikir bahwa Aulia saat itu berada di depan ku, mulai dari wajah sampai gaya rambutnya yang panjang dan lurus sangat mirip dengan Aulia. gumam Key.


"Tok-tok! Tuan, apa anda sudah tidur?" seseorang mengetuk pintu kamar Key dan dari suaranya Key tahu bahwa yang datang adalah Jia Li. Key bangun dari tempat tidurnya lalu membuka pintu.


Setelah membuka pintu, terlihat gadis berusia kurang lebih 20 tahun dengan pakaian yang hanya menutup sebagian tubuhnya sehingga gumpalan lemak miliknya memantul-mantul layaknya balon yang berisi air. Bukan cuma itu dia juga mampu menarik semua perhatian lelaki untuk langsung tertuju padanya. Dan dengan wajah memerah dia berdiri tepat di depan Key, key memandanginya.


Yah ... dia sama persis dengan Aulia tapi, sifatnya sungguh berbeda. Entah apa tujuannya datang ke kamar ku malam-malam begini, apa dia ingin ... pikir Key, melihat Jia Li dengan tatapan menjijikkan. Tapi, wajah yang seharusnya Key perlihatkan lagi-lagi Key ubah menggunakan skillnya. Dia sekarang menyambut Jia Li dengan senyuman.


"Masuklah," ucap Key dengan senyuman yang indah diwajahnya. Jia Li yang melihat ekspresi Key merasa puas, dia tidak menyangka dia akan bertemu dengan orang bodoh seperti tuannya saat ini.

__ADS_1


Sepertinya ini akan mudah pikir Jia Li berjalan masuk lalu langsung duduk di kasur Key, dia kemudian dengan percaya diri memamerkan bagian-bagian tubuhnya, mulai dari paha sampai dadanya.


Key yang melihat Jia Li seperti binatang yang ingin kawin dengan perlahan berjalan mendekatinya. Setelah berada tepat di hadapan Jia Li, Key mendorong Jia Li hingga terjatuh ke belakang. Sementara Jia Li terbaring Key kini berada tepat di atasnya.


Aku sungguh tidak bisa tahu apa yang sebenarnya orang ini rasakan. Tapi, aku sekarang yakin dia hanyalah orang kuat tanpa otak sedikit pun. Dan setelah malam ini aku akan terus membujuknya untuk membantu ku. Pikir Jia Li yang kini pasrah dengan keadaannya saat ini.


Seluruh pakaiannya kini telah lepas dari tubuhnya. Membuat wajah gadis itu memerah sepenuhnya, Jia Li saat ini hanya menunggu tuannya memulai semua ini lalu segera mengakhirinya.


Key yang saat ini berdiri di lantai kembali naik ke atas tubuh Jia Li yang masih terbaring setelah melepas pakaiannya. Setelah cukup lama berdiam diri di atas tubuh Jia Li, Key akhirnya memulainya, dengan kasar dia meremas dada bagian kiri Jia Li sedangkan untuk dada bagian kanan Jia Li, ada mulut Key yang tengah mempermainkan pent*lnya.


Tapi, sepertinya usahanya itu sia-sia setelah Key memasukkan anunya. Jia Li kesakitan lalu tanpa sadar dia berteriak. "Kyaa!" dengan panik, Jia Li menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya. Key yang melihat ekspresi Jia Li tersenyum.


Malam yang biasa dingin pun pada akhirnya berubah menjadi malam yang begitu menggairahkan bagi kedua orang ini.


{ kurasa cukup sampai disitu saja penjelasan ku🗿}


Pagi telah tiba, matahari juga mulai memancarkan cahayanya. Menyinari jendela sampai menembus masuk ke dalam. Di dalam ruangan itu terdapat dua insan yang masih tidur dalam keadaan telanjang bulat.

__ADS_1


Menyadari hari telah pagi Key bangun, memakai pakaiannya yang berserakan di lantai karena kejadian semalam. Dia keluar dari ruangan itu, melihat apakah orang-orang pemilik bangunan ini sudah kembali atau belum. Key kemudian berjalan menuruni tangga.


"Mereka belum kembali ya ... Hm? dimana mayat orang itu? apa seseorang semalam datang lalu membawa mayat orang itu pergi?" ucap Key, melihat seluruh tempat yang masih sunyi Sampai sekarang. Dia kemudian menoleh kearah mayat orang yang ia bunuh semalam.


Key yang melihat mayat orang itu menghilang, merasa sedikit terkejut. "Jika seseorang memang datang semalam lalu membawa mayat orang itu, berarti orang itu cukup kuat sampai-sampai mampu menyembunyikan hawa kehadirannya dari ku." Ucap Key lirih.


"Tuan, selamat pagi." Ucap Jia Li, baru saja selesai memakai pakaiannya kemudian keluar mengikuti tuannya.


"Bersiaplah, kita akan pergi sekarang." ucap Key, melangkah keluar dari penginapan itu.


"Baiklah tuan, jadi kemana kita sekarang?" ucap Jia Li penasaran. Key dengan tak acuh melempar sebuah peta kebelakang lalu dengan sigap Jia Li menangkapnya.


"Kau ingat tujuan ku membeli mu, kan cari jalan menuju sekte terdekat dari sini."


"Ya tuan, saya ingat. Dan untuk sekte terdekat dari sini ada sekte pengendali binatang tuan, dengan kereta kuda memerlukan 2 hari 2 malam waktu perjalanan kesana."


"um, kalau begitu tujuan utama kita sudah jelas. Waktunya berangkat."

__ADS_1


__ADS_2