
Di lantai 6 dungeon. Para penguasa kembali berkumpul.
"Siapa yang mengira, bahwa Dragon Monarch akan mati, tepat setelah kedatangannya ke dunia utama. Sepertinya, yang dikatakan Queen of wisdom benar adanya," ucap Blood Queen.
"Iya, sepertinya dengan kematian Dragon Monarch. Kita, bisa menyimpulkan bahwa kekuatan manusia di dunia utama benar-benar seperti yang dikatakan Queen of wisdom," balas succubus queen
"Ya, yang kau katakan benar. Tapi, aku tidak menyangka Dragon Monarch telah mempersiapkan sesuatu yang bahkan kita tidak tahu sedikitpun tentang hal ini. Atau apa cuma aku sendiri yang merasa begitu?" ucap Poison Monarch. Yang kemudian menatap seorang Naga dalam wujud aslinya. Duduk di kursi Dragon Monarch.
"Sebenarnya aku juga tidak tau tentang hal ini. Tentang Dragon Monarch yang telah memilih penerusnya," ucap Succubus Queen yang melirik pemuda yang duduk di kursi Dragon Monarch.
"Bagaimana denganmu? Queen of wisdom," lanjut Succubus Queen mengubah tatapannya ke arah gadis manusia yang berada di sisi kirinya.
Dengan mata yang selalu terpejam dan Senyuman yang tak pernah berubah. Yui berkata. "Sejujurnya, aku juga tidak tahu tentang hal ini. Aku juga sedikit terkejut dengan tindakan Dragon Monarch, Dia hanya membawa 40% pasukannya untuk bertarung melawan penghuni dunia utama.
Dia sangat nekat. Hanya orang bodoh yang akan melakukan hal seperti itu."
Yui melihat ke arah penerus Dragon Monarch. sepertinya dia masih bisa menahannya. Aku akan melihat sampai mana kesabaran itu akan bertahan.
"Bukan hanya kehilangan beberapa kekuatan, kita juga akan sangat dirugikan karena penghuni dunia utama sudah pasti akan lebih waspada tentang kedatangan kita nantinya. Dia adalah makhluk terbodoh yang pernah aku temui seumur hidupku," lanjut Yui.
Setelah mengatakan itu. Aura mengerikan tersebar ke setiap sudut ruangan. Mata yang dipenuhi amarah serta niat membunuh yang sangat tajam diarahkan ke Yui serta penguasa lainnya.
Namun, bagi mereka, aura itu sama sekali tidak ada apa-apanya. Melihat penerus Dragon Monarch sudah bertindak kelewatan pada pertemuan itu. Poison Monarch, memejamkan matanya lalu membukanya perlahan.
Setelah mata Poison Monarch terbuka sepenuhnya. Aura hijau membrebes ke seluruh tempat itu. Aura yang tadi Virgo ( penerus Dragon Monarch ) keluarkan langsung lenyap setelah dilahap oleh aura dari Poison Monarch.
"Hei! bocah. Jangan bertindak kelewatan disini! atau aku akan membunuhmu!" Ancam Poison Monarch. Pupil matanya berubah menjadi mata ular yang diliputi oleh warna hijau tua.
" .... "
Kini seluruh tempat itu menjadi sunyi. Tak ada seorang pun yang ingin memulai pembicaraan. Sebelum Succubus Queen akhirnya memulai percakapan.
"Hei Yui, jadi kapan kita menyerang dunia utama?" Succubus Queen merangkak ke arah Yui dengan pipi yang mulai memerah.
Dengan lembut dia memegang wajah Queen of wisdom lalu dengan menutup kedua matanya dia menyodorkan bibirnya, untuk mencium bibir Yui. Tapi sebelum ciuman itu sampai. Yui menahan wajahnya lalu mendorongnya ke belakang.
"Berhentilah bermain-main Lilia. Dan juga jangan berani-berani kau mencium ku!" ucap Yui dengan senyuman yang tak menghilang sama sekali. Walaupun sepertinya Yui agak kesal dengan sikap dari Lilia sang succubus Queen.
"Karena situasinya sudah seperti ini, kita tidak punya pilihan lain selain menunggu orang itu datang," ucap Yui.
*Menurut perkataan Lius bawahan terkuat ku. Dalam 6 tahun yang akan datang. Akan bangkit seorang dengan kekuatan yang sangat besar dan membantu ras kuno untuk menguasai kembali dunia utama. Walaupun ini hanyalah sebuah ramalan.
Tapi, seluruh makhluk hidup yang ada di dungeon lantai 6 menyakini hal itu akan terjadi. Bahkan sampai para penguasa pun percaya akan hal itu*.
"Kurasa itu memang pilihan yang terbaik untuk kita." ucap Poison Monarch.
__ADS_1
"Ya, aku setuju," ucap Succubus Queen.
"Terserah kalian saja," ucap Blood Queen.
Kini semua orang menunggu jawaban dari Virgo. Apa dia akan setuju atau dia akan memilih jalan yang sama seperti gurunya.
"Ya, aku juga setuju," ucap Virgo. Melihat kebawah.
"Sepertinya sudah diputuskan, kita akan menyerang ke dunia utama dalam 6 tahun yang akan datang. Kalau begitu aku permisi karena ada banyak hal yang perlu aku urus." Ucap Yui. yang berdiri kemudian berjalan keluar dari tempat itu.
Satu persatu penguasa menghilang hingga yang tersisa hanyalah Virgo penerus Dragon Monarch. Dia melihat ke atas langit-langit dengan lengan yang menutupi kedua matanya.
4 tahun yang lalu.
Seorang pria tua berdiri dengan tenang di atas puncak air terjun. Dia melihat kebawah, seperti sedang menunggu sesuatu yang menarik.
Virgo berusia 16 tahun, anak yang kehilangan kedua orang tuanya lalu diangkat menjadi murid oleh seorang yang dikatakan sebagai penguasa terkuat. penampilan Virgo adalah anak laki-laki berambut merah cerah dengan iris mata merah tua.
Saat ini mendaki air terjun dengan kedua tangannya. Dia dihantam oleh air yang jatuh dari atas. Kini dia sudah setengah dari perjalanannya. Tinggi ait terjun itu kira-kira 20 meter. Virgo mendakinya dengan sihir yang tengah tersegel oleh gelang yang ia pakai.
Sedikit lagi! tinggal sedikit lagi!!
Tiba-tiba tangannya terlepas.
10 menit kemudian pelatihan mereka akhirnya selesai.
"Kenapa tiap hari, latihannya semakin sulit? apa master ingin membunuh ku?" ucap Virgo sambil berbaring di tanah.
"Aku sengaja melakukan itu, bukanya kau tahu sendiri. Kamu itu spesial. Kamu punya sesuatu yang bahkan para leluhur Dragon saja sulit mendapatkannya." Ucap Ares sambil menunjuk ke tubuh Virgo.
Virgo memegang dadanya. "Apa itu memang sangat spesial, sampai-sampai para penguasa pun sulit mendapatkannya? Padahal ini hanya menampilkan kekuatan kita sendiri." Ucapnya sambil melihat papan status yang terbuat dari hologram yang ada di depannya.
...[status]...
nama: Virgo ( Reinkarnasi )
level: 34
keterampilan: -
ketahanan: 99
kecepatan: 79
kekuatan: 86
__ADS_1
vitalitas: 20
sihir: 129
"ya begitulah. Saat ini memang hanya itu kemampuan benda itu, tapi setelah ditingkatkan kau akan punya banyak kemampuan yang sangat hebat. Di catatan kuno, leluhur menamainya dengan. Skill!." Jawab Dragon Monarch dengan rasa bangga.
"Jadi begitu yah, aku kira benda ini hanya bisa menampilkan status ku saja." Ucap Virgo. dengan wajah sedikit terkejut.
"Itu sebabnya aku melatih mu dengan keras. Itu agar kau bisa menjadi kuat secepatnya."
"Apa, sial"
Dragon Monarch meletakkan tangannya di atas kepala Virgo lalu mengelusnya.
"Aku harap kau secepatnya menjadi kuat Virgo." Ucap Dragon Monarch sambil tersenyum.
Virgo mengangguk. "Yeah! aku akan berusaha."
Itu adalah masa-masa bahagia mereka berdua.
4 tahun kemudian
"Virgo, aku akan pergi ke suatu tempat yang berbahaya saat ini, jadi jika aku tidak berhasil kembali maka kamu akan menjadi penerus dari Dragon Monarch. Dan tanda bahwa aku akan berhasil atau tidak adalah kastil ku. jika itu hancur maka berarti aku telah tiada." ucap Dragon Monarch. Menunjuk kastil besar di belakang mereka.
"Baiklah master. Kumohon kembalilah!" Air mata Virgo keluar dari kedua matanya.
"Tenang saja, aku pasti akan kembali, kau sendiri tahu kan aku adalah penguasa terkuat di dunia ini." ucapnya dengan nada arogan.
Mengusap air matanya. "um ... aku percaya padamu master!"
"Kalau begitu sampai jumpa lagi Virgo!" berjalan pergi.
Walaupun aku tidak tahu apa aku bisa pulang atau tidak.
Seminggu kemudian
"Tuan Virgo!!" seorang Naga berlari dengan panik.
"ada apa?"
"Kastil ... kastil tuan Ares-"
Sebelum perkataan naga itu selesai, Virgo berlari dengan panik menuju kastil gurunya. Sesampainya di sana. Kastil itu telah roboh. Matanya mulai berkaca-kaca. dia mencoba menahan air matanya. Tapi, dia sama sekali tidak mampu melakukannya.
"Tidak-tidak! ini tidak mungkin, master! master tidak mungkin tiada! itu tidak mungkin. Hiks! aaaa! Aaaaaaa! ... uwaaaa! Master ...!" bersujud di tanah di depan kastil Dragon Monarch. dia terus memukul tanah sampai-sampai tangannya mulai berdarah. Tubuhnya di siram oleh air hujan yang jatuh dari langit. Seakan-akan langit juga bersedih atas kematian Dragon Monarch.
__ADS_1