Prince Of The Seventh Hell

Prince Of The Seventh Hell
Bab 58. Gang


__ADS_3

"Kalau begitu silahkan gunakan ini nanti malam tuan Yun ...." Ucap Yan Fu ( tersenyum ) menyerahkan sebuah topeng ke Key.


"Hm? apa aku memang harus memakai topeng?"


"Ya Tuan, ini juga untuk keselamatan seluruh pelanggan VVIP kami, akan sangat berbahaya memperlihatkan wajah para VVIP di depan publik, karena bisa membuat mereka menjadi sasaran empuk untuk di rampok."


"Baiklah."


Key berjalan dengan santai keluar bangunan tempat pelelangan. Dia menoleh ke kiri dan ke kanan. Kemana aku harus pergi sekarang? kiri atau kanan?.


"Tolong!!"


Mendengar itu Key langsung menoleh ke kiri dan melihat seorang gadis yang di perkosa oleh beberapa orang pria dengan wajah penuh dengan nafsu di gang yang sepi. Bukannya menolong, key malah tersenyum, melihat peristiwa itu terjadi.


Tapi, tak lama kemudian, sebelum pria itu memasukkan batang-nya. Seorang pria berambut putih, beralis putih dengan kulit putih datang dengan roh yang ikut di belakangnya.


Key memiringkan kepalanya. "Orang itu ... apa dia sadar sedang diikuti oleh roh? apalagi roh itu ... kuat. Apa dia roh seorang leluhur? Bagus ini akan menjadi tontonan yang lumayan menarik." Ucap Key. Menonton di atas atap dengan posisi jongkok, dan demi menyembunyikan identitasnya Key menggunakan topeng yang Yan Fu berikan padanya. Topeng dengan sebuah senyuman dan mata yang sedang sedih.


"Beraninya kalian melukai-nya!" bentak pria itu dengan Mata yang di penuhi oleh amarah, dia tanpa sadar menggertakan giginya. "Bunuh! bunuh! akan ku bunuh kalian semua!!" Teriak Pria itu dengan cepat meluncur menuju pria-pria yang telah telanjang bulat di depannya.


"Dasar bocah sialan, beraninya kau mengganggu waktuku yang berhar-" Sebelum perkataan salah seorang pria di sana selesai. Tendangan pria berambut putih telah sampai di wajahnya.


"Sialan!" Ucap rekan pria yang tumbang dengan kesal dia membalas serangan yang dilancarkan pria berambut putih itu, Pukulan keras pun ia lancarkan namun, dengan mudah pria berambut putih menghindari pukulan itu, di matanya pukulan tadi hanyalah serangan yang sama sekali tidak mengancam.


Dengan sekuat tenaga Pria berambut putih menendang ************ pria yang tadi melancarkan pukulan kepadanya.


Uuhh! ... itu pasti sakit. pikir Key melihat kejadian itu dengan wajah ngilu, bagaimana pun dia juga adalah seorang pria, jadi sudah pasti dia tau rasanya di tendang di ************.


?! apa roh itu tadi melihat ke arah ku? pikir Key, agak terkejut.


......................


"Hey, Song Yu cepat selesaikan pekerjaan mu disini, karena ada seseorang yang sedang mengamati kita dan sepertinya orang itu bisa melihat ku." Ucap roh itu ke Song Yu, sambil melayang-layang.


"Apa?! bukankah hanya aku seorang yang bisa melihat mu, master?" Ucap Song Yu, tidak percaya dengan apa yang ia dengar.

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan menyelesaikan-nya segera, lagian tersisa seorang lagi dan untuknya aku memutuskan untuk membunuhnya!" sebuah segel terbentuk di tangan kanan Song Yu dia kemudian berteriak. "Cakar Phoenix penghancur!!"


3 bentuk cakar yang menyerupai pisau mengarah tepat menuju pria telanjang terakhir, dan serangan itu sudah jelas akan menutup kehidupan-nya.


SING!


Tubuh pria itu terbelah menjadi tiga bagian, dengan darah yang tersembur keluar bagai air mancur. Sungguh pemandangan yang mengerikan dari sudut pandang Song Yu. Namun, dari sudut pandang Key, pembantaian tadi adalah suatu hiburan tersendiri baginya.


"Keluarlah, kamu pikir aku tidak tahu kamu ada di sana," Song Yu menoleh ke atap rumah yang ada di atasnya, dengan wajah yang dipenuhi oleh darah dia seperti psikopat yang baru saja selesai bersenang-senang.


Dengan mengangkat kedua tangannya, key melompat turun dari atap. "ha ha aku bukanlah musuh, aku hanya seorang pria yang sedang lewat, karena mendengar seseorang meminta tolong aku datang ke tempat ini tapi, sepertinya aku kalah cepat dengan mu ... jadi aku memutuskan untuk menonton saja." Ucap Key, menyakinkan mereka bahwa dia bukanlah salah satu dari kelompok pemerkosa itu.


"Master apa dia tidak berbohong?" Berbicara lewat telepati.


"Detak jantungnya normal, sepertinya dia benar-benar mengatakan yang sebenarnya." Telepati.


"Tapi, aku sungguh terkejut, bagaimana bisa seorang roh bisa bertahan di dunia ini? apa kamu melakukan kontrak dengan-nya?" Tanya key, walaupun pertanyaan ini ditujukan untuk Song Yu tapi, tatapan Key mengarah ke roh yang ada di bahu Song Yu.


Sepertinya benar yang dikatakan Master, orang ini bisa melihat Master. Apa dia punya kelebihan pada matanya? atau itu adalah teknik unik dari Kultivasi-nya.


"Master? oh ... jadi roh yang ada di samping mu itu adalah Master mu ya." Ucap Key, mengelus-elus dagunya.


"Dan jika boleh aku tahu. Kamu punya hubungan apa dengan gadis itu." Ucap Key, melihat ke arah gadis telanjang yang berbaring di jalanan.


"astaga! aku hampir saja melupakannya." Song Yu dengan terburu-buru, membuka bajunya, dengan cepat dia menutupi tubuh gadis yang tengah berbaring di tanah dengan pakaiannya.


"Dia adalah temanku. Aku akan membawanya ke penginapan terdekat untuk mengobati lukanya. Dia pasti berusaha keras agar tetap menjadi gadis yang suci." Ucap Song Yu, menatap gadis yang ia gendong dengan tatapan sedih.


"Hey Yu, memangnya kamu punya uang untuk menyewa penginapan?" Ucap Master Song Yu, dengan wajah yang sedikit menyebalkan.


"Diam-lah Master bodoh, kau membuat ku malu sekarang." Balas Song Yu, dengan wajah yang sedikit memerah.


Mendengar pembicaraan mereka, yang sama sekali tidak mempunyai uang. Key memutuskan untuk membantu mereka, entah kenapa di dalam pikirannya terdengar suara yang mengatakan bahwa dia harus membantu mereka.


"Bagaimana kalau kita mencari penginapan bersama saja dan untuk sementara aku saja yang membayar-nya. Kamu bisa membayar-nya saat kamu punya uang nantinya." Ucap Key, dengan senyuman ramah di wajahnya yang tertutupi topeng.

__ADS_1


"Benarkah! terima kasih banyak tuan ...."


"Yun."


"Terima kasih banyak tuan Yun. Saya tidak akan melupakan jasa anda saat ini. Saya pasti akan membayar hutang ini nantinya."


"Hey Yu, apa ini tidak apa-apa? kau percaya pada orang yang bahkan menyembunyikan wajahnya pada kita." Telepati.


"Itu karena kita tidak punya pilihan lain lagi, Master. Bagaimana pun kita harus mengobati Lou Yi terlebih dahulu." telepati.


"Kau benar." Telepati ya gaes ya.


[ Profil pengguna ]


nama: Reinhard al.moonlight


level: 36 (16,000,00 exp untuk naik level)


{ HP 2000/2000 }


{ SIHIR. 1500/1500 }


{ E. Iblis 3000/3000 }


Keterampilan: absorb, Black Hole lv 10, Penembusan lv 10, Kemalasan lv 7, Api neraka lv.1, mata merah niat membunuh lv.1, mata biru penilaian lv.1, mata hijau pelumpuh lv.1, pengubah bentuk lv.1, ilusi lv.1, sabit lv.1, (167 skill iblis lv 1) [tidak dapat di tingkatkan] penangkal keterampilan lv.4


[dapat di tingkatkan]


Ketahanan: 139


Kecepatan: 254


Kekuatan: 148


Vitalitas: 295

__ADS_1


Poin yang belum digunakan: 5


__ADS_2