Prince Of The Seventh Hell

Prince Of The Seventh Hell
Bab 60. Penunjuk jalan


__ADS_3

ahh ... kurasa sudah waktunya aku kembali ke penginapan lalu bersiap pergi ke sekte terdekat untuk memberikan mereka hadiah. pikir Key, berdiri perlahan melewati semua VVIP disampingnya. Dia menuju ke sebuah pintu, tempat dimana dia akan menerima uang yang sudah menjadi miliknya.


Key membuka pintu. Yan Fu yang sedang duduk, terkejut melihat Key yang sudah datang ke ruangannya bagaimana pun lelangnya saat ini belum berakhir.


"Hm? bukannya lelangnya belum berakhir? aku yakin masih ada beberapa pertunjukan ( maksudnya hiburan malam ) yang harus di tampilkan malam ini. Apa anda tidak suka dengan sesuatu seperti itu?" Tanya Yan Fu, agak kecewa.


"Atau anda tidak suka jika gadis yang anda dapat bukanlah perawan? kalau begitu saya punya 1 gadis yang belum saya sentuh sedikitpun. Dan jika anda mau anda bisa menggunakannya malam ini. Bagaimana?" lanjut Yan Fu, dia sepertinya ingin membangun hubungan baik dengan Key dengan cara seperti ini.


"Berhentilah bermain-main, aku kemari untuk uang ku. Aku harap kau menepati kesepakatan kita karena jika tidak aku akan membunuhmu aku punya banyak urusan yang harus aku selesaikan secepatnya." Ucap Key, dengan topeng yang masih melekat di wajahnya.


"urgh ... padahal aku hanya ingin membangun hubungan pertemanan dengan mu. Tapi, malah jadi seperti ini." Ucap Yan fu, menangis dalam hati. Yan Fu berdiri, berjalan mendekati Key dengan cincin di tangannya. Apa Yan Fu berniat melamar Key? Apakah kisah ini akan melenceng dari jalur yang sebenarnya!!


"Silahkan di terima tuan Yun, ini adalah cincin penyimpanan ruang, saya juga telah memasukkan semua uang yang Anda dapat dari pelelangan tadi sesuai dengan perjanjian kita. 85/100 × 6,000,000\= 5,100,000 koin emas."


"Hmm ... bukankah keuntungan mu terlalu banyak yah, mungkin seharusnya aku menyetujuinya di 90%" Ucap Key, merasa dirugikan. Bagaimana pun dia benar-benar tidak punya ilmu yang cukup dalam permasalahan tawar-menawar. Bahkan trik yang ia pakai saat itu, dia tiru dari emak-emak yang sedang berbelanja di pasar.


Flash back


"Yang ini, harganya berapa mas?" tanya seorang emak-emak sambil mengangkat sebuah baju kaos.


"Itu ... 60 ibu." Jawab penjual itu.


"Bisa 40? soalnya uangku tidak cukup saat ini," tanya emak-emak itu dengan wajah tanpa dosa.


"Maaf ibu, ini sudah harga paling murah, jika masih rendah lagi saya akan rugi. Terus apa yang harus saya berikan kepada istri saya." Jawab penjual itu dengan nada lirih.

__ADS_1


Emak-emak itu mengangguk lalu memegang pergelangan tangan anaknya. "Baiklah, kurasa aku akan mencari di tempat lain saja." Ucap emak-emak itu yang kemudian berjalan pergi tanpa beban sama sekali.


"Tu-tunggu! baiklah, empat puluh ribu saja." Teriak penjual itu dengan senyuman yang dipaksakan.


"Oke ... ini uangnya." Ucap emak-emak itu sambil mengeluarkan uang 100 ribu lalu memberikan-nya kepada penjual yang berada di depannya.


" .... " Diam membisu, dan dengan berat hati penjual itu menerima uang yang diberikan oleh emak-emak yang ada di depannya.


Sedangkan untuk anak dari emak-emak itu, hanya bisa memandangi ibunya dengan tatapan bingung sekaligus sedikit kagum. Harga yang awalnya 60 ribu ditawar sampai 40 ribu. Sungguh sesuatu.


Key yang melihat itu dari kejauhan merasa kagum kepadanya. wow ... hebat, emak-emak itu menawarnya dengan penuh perhitungan, aku harus mencobanya nanti. Hanya hal itulah yang ada di pikiran key setiap kali dia pergi ke pasar, dia selalu mencoba menurunkan harganya namun, selalu gagal.


Alasan kegagalannya tidak lain dan tidak bukan adalah karena Key mencoba menurunkan harga dari makanan seperti kue dan makanan yang bisa langsung di makan.


Flash back selesai


"Tidak-tidak, aku adalah orang yang menganggap bahwa janji itu harus di tepati jadi, tenang saja ... mungkin aku harus pergi sekarang, ada banyak hal yang harus aku lakukan. Oh iya, hampir saja aku lupa. Apa kamu punya seorang bawahan yang bisa membaca peta?" ucap Key, teringat sesuatu yang penting.


Dia akhirnya ingat bahwa dia tidak bisa membaca peta yang diberikan oleh keluarga Xiao, itu karena skill reader Key masih berada di level 1 dan key hanya bisa melihat posisinya di peta seperti yang terakhir kali ia lakukan.


"Orang yang bisa membaca peta ya ... Hmm ... ada beberapa orang di tempat ini yang bisa membaca peta tapi, mereka semua berjenis kelamin perempuan. Apa anda tidak keberatan?"


"Ya, kalau bisa aku ingin pergi sekarang."


"Baiklah, pelayan! bawa budak yang bisa membaca peta dan belum di Sentuh oleh siapapun." Ucap Yan Fu.

__ADS_1


Pelayan yang berdiri di luar pintu kemudian berkata. "Baik tuan, saya akan membawanya dalam 15 menit."


"Percepat jadi 10 menit." Ucap Yan Fu dengan tegas.


"Baik tuan. Kalau begitu saya permisi sebentar." Ucap pelayan itu yang kemudian Menghilang.


10 menit kemudian


Tok! tok!


"Masuk" ucap Yan Fu.


Seseorang membuka pintu, rupanya dia adalah pelayan tadi. Dia juga sepertinya telah melaksanakan tugasnya, karena seorang gadis dengan rambut hitam serta iris mata berwarna keunguan juga ikut bersamanya. Gadis itu kemungkinan besar masih berusia lebih dari 20 tahun.


Pelayan Itu berjalan masuk perlahan. Diikuti gadis yang dia bawa. Setelah beberapa langkah dari pintu pelayan itu berlutut. "Tuan, saya telah membawa gadis yang anda butuhkan. Bukan cuma masih perawan serta bisa membaca peta, dia juga punya mata yang cukup unik tuan, dimana dia bisa tahu apa yang dirasakan orang yang ia tandai dengan matanya."


"Baiklah, jadi bagaimana menurut mu Tuan Yun?" Yan Fu, menanyakan pendapat Key.


Dengan tatapan dingin Key berkata. "Kurasa dia cocok, jadi berapa harga yang harus ku bayar untuk membawanya. Kata kau tidak mungkin memberikannya secara cuma-cuma, kan."


"Ha ha ha. Anda seperti orang yang cukup mengenalku saja. Tapi, jujur saja aku memang berniat untuk mengambil beberapa uang yang kamu punya. Tapi, setelah kupikir-pikir lagi. Aku sudah menjadi orang yang terlalu serakah. jadi aku memutuskan untuk memberikan dia kepada mu secara gratis. Apalagi kamu adalah pelanggan terbaik kami sejauh ini." Ucap Yan Fu tersenyum.


"Hoo ... sepertinya kau bisa menahan keserakahan mu. sangat disayangkan padahal aku ingin melihat beberapa trik yang ingin kau gunakan untuk ku."


"Serakah adalah sifat yang berbahaya, karena semakin serakah seseorang maka cara dia untuk mendapatkan apa yang ia inginkan pasti akan semakin mengerikan dan gila. Oleh sebab itu setiap manusia perlu menahan keserakahan mereka agar bisa lepas dari bahaya."

__ADS_1


"Ya-ya cukup bicaranya, aku akan pulang sekarang dan kau ( budak ) ayo ikut denganku." berdiri lalu berjalan pergi.


"Baik tuan," ucap budak itu lesu.


__ADS_2