
...----------------...
Di lantai 6 dungeon saat ini.
Para makhluk tingkat tinggi berkumpul di sebuah meja bundar. Mereka antara lain, Dragon Monarch, Poison Monarch, Blood Queen, Insect Monarch, succubus Queen dan yang terakhir seorang dengan ras yang paling menonjol adalah Yui, sistem milik Rein.
Ras-nya tidak lain adalah manusia, dimana disana biasanya manusia dijadikan budak atau bahkan lebih rendah dari binatang. Membunuh manusia bagai keseharian di lantai 6 dungeon itu.
Tapi berbeda dengan Yui, dia punya kecerdasan yang bahkan melebihi para penguasa. Itu sebabnya dia diangkat menjadi salah satu penguasa di sana. Dia dijuluki sebagai queen of wisdom oleh para penguasa lain.
"Jadi, kapan kita akan mulai menyerang mahkluk dunia utama? soalnya aku sudah muak berapa di dunia kecil ini," ucap Dragon Monarch kesal.
"Bersabarlah, Dragon Monarch! kita tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan soalnya di dunia utama tidak sedikit orang kuat yang ada," jawab succubus queen.
"Dia benar Dragon Monarch, menurut Queen of wisdom disana setidaknya ada lebih dari 10 manusia yang mampu melawan kita, itu sebabnya kita tidak boleh gegabah," tambah poison Monarch.
Mendengar perkataan penguasa lain Dragon Monarch semakin kesal.
"Bilang saja kalau kalian takut dengan para manusia itu! Cih! jika kalian tidak mau menyerang mereka sekarang, maka aku dan pasukan ku lah yang akan pergi!," ucapnya sambil memukul meja bundar itu. Kemudian berjalan pergi.
"Jika kamu pergi sekarang, itu akan membuat para manusia di dunia utama akan lebih waspada terhadap keberadaan kita. Karena saat ini mereka sama sekali tidak tahu kalau mereka sedang dalam bahaya dan itu akan membuat kita tidak memiliki keuntungan lagi," ucap Yui.
Dragon Monarch berhenti di dengan wajah marah berbalik lalu berkata. "Jangan berani-berani kau menceramahi ku! dasar orang baru!, jika kamu masih berani untuk menghentikan ku, maka aku akan membunuhmu," ancam Dragon Monarch.
Semua orang disana telah siap bertarung, mereka tahu kalau Queen of wisdom itu sangatlah lemah dalam hal kekuatan.
"Hm ...! apa kalian ingin melawanku? Sang Dragon Monarch!"
Mereka semua ragu untuk mulai menyerang, bukan karena takut dengan Dragon Monarch tapi jika mereka bertarung kemungkinan besar Dragon Monarch akan mati dan membuat pasukan yang ada semakin lemah.
Tak hanya mereka yang nampak ragu Dragon Monarch pun ragu bisa mengalahkan mereka semua, bagaimana pun lawannya adalah sesama Monarch dan itu tidak akan berakhir dengan luka yang kecil.
Namun, suara Yui kembali terdengar. "Bukankah lebih baik jika kita tidak bertarung kalian pasti sudah tahu siapa yang akan dirugikan, kan?"
Semua penguasa yang ada di sana jelas tahu siapa yang akan dirugikan dalam pertarungan ini itu sebabnya mereka semua ragu untuk memulai pertarungan. karena yang dirugikan tak lain adalah mereka sendiri.
__ADS_1
"Cih!" mendecak lalu pergi dari ruangan itu.
Yui menatap dengan dingin kepergian Dragon Monarch. Dengan kepribadiannya itu dia pasti akan tetap pergi ke dunia utama. Kalau begitu ini akan menjadi tanda bagi semua manusia di dunia utama bahwa perang besar akan segera terjadi. Seperti yang dikatakan Rein.
"Hei! Queen of wisdom apa menurutmu dia akan tetap pergi ke dunia utama?" tanya Blood Queen.
"Jika aku lihat dari kepribadiannya dia pasti akan pergi ke sana."
"Jadi, apa kita akan membiarkan dia pergi atau kita perlu menahannya."
"Jujur saja, menahan Dragon Monarch bukanlah pekerjaan yang mudah, sebenarnya aku ingin menyarankan bahwa lebih baik menunggu orang itu," jawab Yui.
"Apa? menunggunya, apa lawan kita benar-benar kuat? sampai-sampai kita harus menunggu orang itu," Blood Queen terkejut mendengar perkataan Yui.
"yah ... kurasa itu adalah pilihan terbaik untuk saat ini," jawab Yui.
"baiklah."
...----------------...
Wilayah kekuasaan Dragon Monarch.
"Apa yang terjadi Monarch? kenapa anda se-marah ini?" tanya seorang pria bersayap merah yang seperti sayap kelelawar.
"Para Monarch sialan itu! mereka percaya begitu saja pada seorang manusia! bahkan sampai mengangkatnya menjadi Monarch baru dan mereka bahkan melindunginya," Dragon Monarch semakin kesal. Giginya mulai saling berbenturan menyebabkan suara nyaring yang sangat menggangu.
Dragon Monarch, memukul meja yang lain. Sampai-sampai hancur berantakan itu membuat semua bawahnya jatuh dalam ketakutan.
"Persiapan semua pasukan kita akan pergi ke dunia utama."
"ya?"
"Apa aku perlu mengulangi perkataan ku sekali lagi hah!," amarahnya semakin menjadi jadi.
"Maafkan saya tuan, saya akan segera mengumpulkan semua pasukan," membungkuk lalu berjalan pergi.
__ADS_1
Aku akan lihat, siapa saja yang ingin menghentikan ku. Bahkan jika mereka Monarch sekali pun. Aku akan melawannya.
...----------------...
"Apa kau meremehkan ku Khail? kau pikir hanya dengan kalian berdua bisa mengalahkan kami berlima!" ucap Key
"Sayang sekali Key tapi kami tidak hanya berdua tapi berenam!" teriak Mikhail.
Setelah berteriak 4 orang dari belakang mereka maju dan langsung menuju para penyihir yang ada di belakang Key. Mereka bertarung satu lawan satu.
Kini satu satunya orang yang belum bertarung adalah Key yang sudah siap menggunakan panahnya. Suasana menjadi hening, tidak ada suara yang terdengar sedikit pun.
Key mengambil anak panah yang ada di punggungnya dia langsung mengarahkan serangan itu kearah Irene. Serangan yang sangat kuat serta dilapisi oleh api yang menyala-nyala di ujungnya.
Irene yang melihat serangan itu tak tinggal diam, dia langsung mengangkat tangannya lalu sebuah dinding Kristal terbentuk. Setelah berhasil menahan serangan Key dia kembali mengangkat tangannya. Puluhan Kristal yang tajam mengarah ke Key.
Melihat Putri Irene mulai menyerang Mikhail juga mulai berlari menuju Key dengan cepat. Dia melompat.
Aku tidak bisa menahan serangan Irene dengan panah ini, aku harus menggunakan pedang ku.
Sebuah katana muncul dari lubang hitam yang muncul di samping Key. Key menarik katana itu lalu langsung menebas serangan dari Irene.
Keras! Apa ini Es?. Tidak! dari ketebalannya ini tak lain adalah kristal! Luar biasa! dia bisa mendapatkan Atribut Kristal diusianya yang masih 16 tahun. dia sungguh berbakat!
Karena kagum. Key menjadi lengah Mikhail yang melompat ke arahnya berhasil mendaratkan sebuah serangan lututnya yang sangat kuat. Key mencoba mengurangi dampak dari serangan itu dengan menyilangkan kedua tangannya.
Key terdorong mundur sejauh 1 meter. Dengan cepat dia menangkap kaki Mikhail yang masih ada di dadanya lalu membantingnya ke tanah. (menoleh ke arah Irene) sebuah serangan dahsyat kembali meluncur ke arahnya.
Api biru
Sebuah api biru yang panasnya jauh melebihi api biasa muncul di telapak tangan Key dengan cepat dia menyerang puluhan Kristal yang tertuju padanya.
"Meledak, lah!" teriak Key.
ledakan terjadi. membuat semua Kristal yang tertuju padanya langsung hilang seketika. Mikhail nampaknya juga mulai bangkit kembali, mereka kembali memasang posisi bertarung.
__ADS_1
Tapi sebuah ledakan sihir telah terjadi di markas tim merah yang berarti tim Mikhail dan juga Irene telah kalah.
dan inilah akhir dari latihan bersama tim Irene