Prince Of The Seventh Hell

Prince Of The Seventh Hell
Bab 57. Misi mengumpulkan koin


__ADS_3

Key keluar dari ruangan tempat dia mengintrogasi keempat perampok itu. ( melihat pakaiannya ) Ahh ... darah mereka menciprati pakaian ku. Sepertinya aku perlu mengganti-nya. Hmm ... dimana yah tempat penjual pakaian di sekitar sini, apa aku perlu bertanya kepada orang-orang yang tengah lewat?


Key mulai berjalan menyatu dengan orang-orang yang juga tengah melakukan aktivitas harian mereka. Setelah berputar-putar beberapa kali, akhirnya Key melihat toko baju. ( berjalan menuju toko itu dan langsung membuka pintu )


TING!


Suara lonceng berbunyi menandakan ada seorang pelanggan yang datang. "Apa ada yang bisa saya bantu tuan?" Ucap seorang pelayan mendekati Key sambil tersenyum.


" .... "


"Tuan? apa anda baik-baik saja?"


"Iya, aku baik-baik saja. Oh iya, bisakah kamu Memilih pakaian untuk ku?"


"Baik, saya akan mencarikannya untuk anda, tapi ... pakaian seperti apa yang anda cari?"


"Uhm ... bagaimana kalau pakaian yang populer belakangan ini."


"Baik tuan, silahkan tunggu sebentar di sana, saya akan kembali setelah mengambil beberapa pakaian," ucap gadis berambut cokelat sambil menunjuk tempat duduk yang ada tidak jauh dari tempat mereka berdiri saat ini.


"Baiklah," Key mengangguk kemudian berjalan menuju tempat yang di tunjuk gadis tadi.


Tidak lama kemudian, gadis itu telah kembali membawa selusin pakaian, "Maaf membuat anda menunggu terlalu lama tuan, ini pakaian yang anda minta, saya harap anda menyukai-nya."


( lihat ) "Baiklah, aku akan membeli Semuanya, jadi berapa total harganya."


"Se-semuanya?!" kaget.


"Memangnya kenapa? apa aku hanya boleh membeli satu saja?"


"Bukan begitu tuan, tentu saja anda boleh membeli Semuanya tapi saya kurang yakin anda mampu membayar 12 baju ini," ucapnya ragu-ragu.


"Memangnya berada harganya?"


"Itu ... total keseluruhan semua baju ini berjumlah 20 koin emas tuan." Ucapnya yang masih ragu-ragu.


Mendengar itu Key Sama sekali tidak terkejut dan dengan wajah yang tidak peduli, dia mengeluarkan bingkisan yang berisi uang di dalamnya. "Ini 20 koin emas, dan bisakah kamu membungkus semua baju ini, kecuali satu baju soalnya aku akan langsung memakai-nya." Ujar Key, sambil memberikan 20 koin emas pada gadis itu.


( terima ) Wow ... apa dia berasal dari suatu sekte? dia sama sekali tidak ragu mengeluarkan uang sebanyak ini. Tunggu, apa dia akan marah padaku karena telah menganggap-nya kurang mampu? ( panik ). "Baik, saya akan membungkus-nya dan saya minta maaf telah menganggap anda tadi kurang mampu tuan."


Key ( memiringkan kepalanya ). "Kalau begitu, silahkan tunggu sebentar tuan. Dan silahkan gunakan ruangan yang ada di sana untuk berganti pakaian." Ucap gadis itu dengan keringat dingin di wajahnya, yang lekas pergi dari tempat itu.

__ADS_1


"Ada apa dengan-nya? kenapa dia terlihat sangat ketakutan? ... ah lupakan, aku akan coba pakaian ini," Ucap Key berjalan masuk ke ruang ganti baju.


( selesai berganti pakaian ). "Aku kira kualitas pakaian di dunia ini berada di bawah rata-rata, tapi sepertinya dugaan ku itu salah, pakaian di dunia ini hampir sama dengan yang ada di dunia ku terlahir untuk kedua kalinya. Yah ... ini lumayan." Key berbicara di depan cermin.


( membuka pintu lalu berjalan keluar ) Tepat setelah Key membuka pintu, gadis yang tadi pergi kini telah kembali dan menunggu Key selesai berganti pakaian. "Silahkan diterima tuan. Apa masih ada yang anda butuhkan?" tanya Gadis itu dengan ragu-ragu.


"Ya, aku ingin tahu dimana letak pelelangan yang ada di kota ini. Apa kamu tahu dimana?" menoleh ke arah gadis itu.


"Ya tuan, pelelangan di kota ini berada di pusat kota dan tidak jauh dari sini, jika setelah keluar dari tempat ini, anda hanya perlu belok ke kiri setelah itu cukup lurus saja dan anda akan menemukan bangunan besar yang tidak lain adalah tempat pelelangan di kota ini."


( Key mengangguk ) "Terima kasih atas informasinya. CLINK! Terima koin emas itu sebagai tanda terima kasih ku," ucap Key. menjentikkan sebuah koin emas ke arah gadis di sampingnya.


Mata gadis itu berbinar. "Terima kasih banyak tuan, semoga perjalanan anda selalu aman." Ujar gadis itu dengan keraguan yang telah hilang di matanya.


Key mulai berjalan menuju pintu keluar. ( buka ) "Ke kiri yah" Key terus berjalan lurus sampai pada akhirnya dia sampai di tempat dengan bangunan terbesar di tempat itu. Dengan wajah tak acuh, Key berjalan menuju pintu VVIP.


"Berhenti! bisakah anda menunjukkan kartu VVIP anda." Ucap penjaga ruangan VVIP tempat itu.


"Tentu saja."


Key mengeluarkan kartu di sakunya, lalu menyerahkan-nya kepada penjaga yang ada di depannya. Setelah menerima kartu itu, penjaga dengan tatapan penuh kebencian berubah menjadi tatapan seorang penjilat.


"Ha ha ... silahkan masuk tuan, semoga anda menikmati waktu anda di tempat kami."


"Aku datang untuk alasan yang kedua."


"Begitu yah ... kalau begitu silahkan ikuti saya tuan. Kita akan pergi keruangan tempat menentukan level benda yang akan dilelang." ( mulai berjalan menuju sebuah pintu yang tak jauh dari sana )


Key dengan wajah tak acuh mulai mengikuti pria itu, memasuki sebuah pintu yang mengarah ke lantai paling bawah dari bangunan tempat pelelangan.


"Saya hanya bisa mengantar anda sampai di sini saja, selebihnya anda hanya perlu berjalan lurus di ruang ini hingga anda mendapat sebuah pintu merah."


"Baiklah."


lorong-lorong ini cukup luas, apa benar di sini hanya tempat untuk menentukan level benda yang akan di lelang? ini sedikit mencurigakan.


Setelah berjalan selama 3 menit. Key akhirnya menemukan pintu merah yang dikatakan pria bertopeng itu. ( buka )


"Selamat datang. Apa anda tuan Yun xi?" Ucap seorang pria yang kira-kira berumur 30 tahun depan rambut hijau muda diikuti iris mata dengan warna yang sama.


"Ya, dan karena kamu sudah tahu aku akan datang kesini, jadi sepertinya aku tidak perlu menjelaskan alasannya."

__ADS_1


"Seperti yang anda katakan, saya telah mengetahui alasan anda kemari, jadi mari langsung saja ke intinya. Benda seperti apa yang ingin anda lelang.


Tatapannya berubah pikir Key.


Anda sendiri tahukan, kami tidak akan melelang benda yang harga jualnya rendah." Lanjut pria itu.


"Ya aku tahu ...ee"


"Yan fu, namaku adalah Yan fu."


"Akan lebih baik melihatnya secara langsung dibandingkan menjelaskannya," Key menarik sebuah pedang dari penyimpanan ruang miliknya.


aura ini jangan bilang! senjata bumi tingkat 9.


"Bolehkah saya memegangnya?" ucapnya dengan wajah tidak percaya.


"Ya boleh."


Kenapa dia sangat bersemangat melihat senjata kelas rendah itu. Benar-benar aneh. pikir Key. bingung.


Astaga ... ini benar-benar pedang bumi tingkat 9, ini pasti akan menjadi rebutan nanti malam. Berarti sisanya aku hanya perlu meraup keuntungan lebih dari bocah ini, bagaimana pun dia pasti tidak punya pengalaman dalam hal seperti ini. pikir Yan fu


"Ini barang yang luar biasa, aku akan menampilkannya di pelelangan nanti malam dan untuk hasilnya bagaimana kalau kamu 60% sedangkan aku 40% bagaimana, bukanya itu tawaran yang menarik."


"95% 5%" Ucap Key tak acuh.


kesal. "a-apa? apa saya salah dengar, bisakah anda mengulanginya?"


"Kubilang aku 95% dan kau 5% padahal masih muda tapi sudah budek. Hadeuh ...." ucap Key mengejek.


"Itu agak sedikit ... bagaimana kalau 70% 30%"


"90% 10%" key


"75% 25%" Yan fu


"85% 15% jika kamu masih menawar aku akan membatalkannya."


"Haa ... baiklah 85% 15%"


Rupanya dia bukan seorang amatir. hadeuh ... aku berurusan dengan orang yang salah

__ADS_1


"


__ADS_2