
Waktu berlalu. Saat ini kereta kuda yang dipakai Key telah sampai di depan target keduanya, sekte bunga permata. Sama seperti sekte sebelumnya. Sekte bunga permata juga memiliki gerbang besar sebagai penahan monster iblis yang bisa menyerang kapan saja.
Jia Li yang mengatur kecepatan kereta mulai mengurangi kecepatan sebelum berhenti tepat di depan pintu masuk untuk melakukan pemeriksaan.
"Berhenti!" Seorang penjaga berteriak lalu berjalan mendekati Jia Li yang sedang duduk di depan gerbong kereta. "Maafkan kami. Tapi, kami diperintahkan untuk memeriksa semua barang yang berkemungkinan berbahaya di dalam sekte. Jadi, mohon kerjasamanya."
Mendengar penjelasan si penjaga, Jia Li mengangguk perlahan. Melihat Jia Li setuju si penjaga 1 berkata. "Terima kasih atas kerjasamanya." Ia kemudian memanggil rekannya lalu mulai menggeledah seluruh sudut ruangan kereta.
Tapi, satu-satunya yang mengisi kereta hanyalah Key yang masih tertidur pulas.
"Mereka bersih, biarkan mereka lewat."
"Baik."
Setelah melakukan pemeriksaan mereka kemudian membiarkan key dan Jia Li lewat tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
"Huaam! apa kita sudah sampai?" Tanya key yang baru saja terbangun dari tidur panjangnya. Selama perjalanan key tidur sekitar 20 jam sedangkan untuk sisanya ia gunakan untuk makan dan membasmi monster yang mendekati kereta kuda mereka.
Jia Li menoleh kebelakang, melihat Key yang baru saja terbangun dengan air liur yang masih melekat di wajahnya. Dan dengan senyuman Jia Li berkata.
"Iya tuan, kita sudah sampai bahkan kita sudah melewati gerbang masuk sekte bunga permata. Jadi, kali ini, bagaimana anda akan menghancurkan sekte ini?" Tanyanya dengan wajah penuh dengan keseriusan.
"Hmm ... entahlah. Tapi, menghancurkan mereka dengan sekali serangan rasanya sangat membosankan. Apa kamu punya ide yang bisa aku gunakan?" Tanya Key sambil menghapus air liur di wajahnya.
Jia Li mendongak ke atas, mencoba mencari ide yang bagus dan akan disukai oleh tuannya yang pemalas.
💡
"Bagaimana kalau tuan ikut kompetisi yang sedang diadakan ini? Katanya, pemenangnya boleh meminta apapun yang ia mau, tuan minta saja mereka membubarkan sekte mereka, bagaimana?" Ungkap Jia Li dengan antusias.
" ... Orang bodoh mana yang mau membubarkan sekte mereka karena permintaan dari kompetisi yang mereka adakan. Kalau ada, mereka pasti sudah kelewat gila." balas Key dengan wajah tak acuh.
"Uh- Tapi, bukannya cara ini lebih baik daripada langsung menghapus mereka? lagipula jika mereka tidak setuju, tuan, kan tinggal menggunakan lubang hitam yang terakhir kali tuan gunakan. Jadi, anggap saja ini sebagai hiburan saja." Jia Li menjelaskan semua itu dengan setengah ragu setelah yakin.
__ADS_1
"Haa~ kurasa itu bukan ide yang buruk. Kalau begitu kita langsung saja ke tempat pertandingannya."
"Tentu tidak tuan. Kita harus pergi ke tempat pendaftarannya lebih dulu sebelum kesana. Tujuannya untuk mengambil nomer undian kita."
"Baik, baik. Lakukan sesukamu." Key yang bosan mulai berbaring lalu tidur kembali.
Melihat tuannya kembali tertidur, Jia Li mulai menggerakkan kereta yang ia tumpangi menuju tempat pendaratan.
10 menit kemudian. Mereka akhirnya sampai di tempat pendaftaran untuk kompetisi yang akan dimulai sore nanti. Key yang masih tertidur dibangunkan oleh Jia Li yang kini duduk di dekat kepala Key. Perlahan Key bangkit dengan tangan mengusap-usap bagian matanya.
Dia dengan perasaan kesal menatap Jia dengan tatapan suram. "Apa?" tanya Key dengan wajah datar.
"Kita sudah sampai tuan, jadi ayo bangun lalu pergi ke tempat pendaftaran." ( senyum )
"Hm? apa pendaftaran tidak bisa di wakili saja? aku saat ini masih ngantuk, aku akan ... tidu-" Ucap Key sambil menjatuhkan tubuhnya ke belakang untuk melanjutkan tidurnya. Tapi Jia Li dengan sigap menangkap lengannya lalu berkata dengan perasaan kesal yang disembunyikan.
"Tentu saja itu tidak boleh tuan. Anda harus mendaftarkan diri anda sendiri untuk ikut adil dalam kompetisi ini."
"Haa ... Baiklah." Key turun dari kereta kuda dengan perasaan lelah. Setelah turun dia dihadapkan dengan sebuah bangunan khas China yang biasanya ia lihat hanya lewat manhua. Bangunan itu berdiri kokoh dengan tinggi sekitar 20 meter.
Apa kau serius! butuh 8 jam tidak 10 jam ini mah. Hmm ... mungkin aku tidur dulu kali yah.
Key menarik kursi lembut dari penyimpanan ruang miliknya lalu kemudian dia duduk hingga tertidur pulas di sana.
3 menit kemudian. Seorang gadis datang ketempat pendaftaran dia berdiri di belakang Key dalam hal antrian. Tapi, melihat Key yang tertidur ia mencoba memotong antrian, dia dengan pelan berjalan melewati kursi key. Namun, suara dari orang yang tertidur itu terdengar.
"Apa yang kamu lakukan? apa kamu tidak bisa melihatku di sini? beraninya dirimu memotong antrian apalagi dihadapanku?! apa kamu ingin mati?!!" Ancam Pria yang sedang duduk.
"Apa? kamu pikir aku takut denganmu, seorang yang tidak memiliki kultivasi sama sekali? ahahaha!! lucu sekali! untuk membunuhmu aku hanya perlu menggunakan jarik-"
SLASH!!
Angin berkumpul membentuk sabit yang kemudian dengan cepat memenggal kepala dari gadis yang sedari tadi berbicara. Darah berhamburan keluar membentuk hujan merah yang membuat beberapa pendaftar merasa takut sekaligus ngeri di waktu yang bersamaan.
__ADS_1
Saat itu key menjadi pusat dari ratusan mata, ada yang merasa marah padanya dan ada juga yang merasa senang. Namun, ada sesuatu yang cukup aneh bagi Key. Itu adalah sikap yang ditunjukkan oleh orang yang mengurus tempat ini. Dia hanya diam dan tampak tak acuh dengan hal seperti itu, seperti sudah menjadi kebiasaan untuknya melihat pembunuhan.
Setelah itu, tidak ada lagi yang berani memotong antrian bahkan bagi orang-orang yang baru saja tiba. Mereka sepertinya sudah mendengar tentang kejadian baru-baru ini dan memutuskan untuk main di zona aman saja.
9 Jam berlalu.
"Ini nomor anda tuan key."
437, kah.
"Nomer akan di acak baik itu anda maupun lawan anda nantinya. jadi, anda tidak perlu khawatir tentang masalah keadilan nantinya."
"..."
Setelah menerima nomer pendaftarannya, key berjalan keluar lalu naik ke kereta kuda. Di sana Jia Li sepertinya sudah datang berbelanja karena gerbong tempat Key tidur biasanya sudah penuh dengan makanan dan sayuran.
"..."
"Selamat datang tuan. Bagaimana pendaftarannya?"
"Lancar, tapi apa ini?" lihat key ke tempat tidurnya yang sudah penuh dengan sayuran hijau.
"Oh itu, tentu saja untuk persediaan makanan kedepannya."
"Bukan it- tidak ayo pergi sekarang."
"Baik." Dengan senyum lebar Jia Li kedepan dan mulai menggerakkan kembali Kereta kuda yang mereka tumpangi.
Tidak ada yang bisa mencegahku untuk tidur.
Key mengangkat tangannya, menarik tempat tidur gantung dari dalam penyimpanan ruang miliknya dan akhirnya kembali tidur pulas.
__ADS_1
Mungkin banyak kalimat yang kurang nyambung, maaf untuk itu. Soalnya nulis di tempat yang lumayan ramai. Dan mulai sekarang mungkin aku akan memasukkan comic gt di akhir deh.