
Aku mengingat sesuatu tentang kucing lainnya. Beberapa teman kampus ku pernah memergoki Kenan mengubur kucing mati. Pada saat itu mereka berpikir positif pada ken, meskipun dia badboy dia peduli terhadap binatang sampai rela kotor demi mengubur kucing mati.
Namun setelah kejadian dia meracuni kucing, aku jadi curiga, dia juga ada kemungkinan membunuh kucing-kucing yang ia kubur. Dan ini semua terjadi karena aku, ia tak ingin perhatianku teralihkan pada mereka.
...#####...
"Er, lu jujur deh sama gue, Kenan kasar kan sama elu?" Tanyanya.
"Apaan sih lu, jangan ngaco deh!" Balasku.
la mulai mengomel dan mengungkit tentang kejadian lebam dipipiku, juga luka di lututku.
Aku tak bilang yang sebenarnya pada Ira, tapi ia mencurigai Kenan.
Ira juga menceritakan hal yang membuatku terkejut tentang Rega. yang ternyata setelah Rega pamit dari mengantarku pulang edisi sabuk nyangkut tempo hari dia mengalami kecelakaan, dan penyebabnya adalah Kenan.
Rega tak bilang padaku, karena ia tak ingin aku khawatir padanya.
Ira tahu peristiwa itu secara tak sengaja, dan Rega meminta Ira agar tak memberitahuku, tapi Ira tak bisa lagi menyembunyikan itu, karena Ira merasa Kenan mulai terlihat janggal di matanya.
"Mungkin dia gak sengaja nabrak, dia juga ada luka, dia lagi ada masalah waktu itu, dan pikirannya lagi kemana-mana jadi gak konsentrasi nyetir" Jawabku berusaha membela Kekasihku itu.
"Lu tau kecelakaan itu? Dan lu diem, gak nengok Rega? Atau gak merasa bersalah sama Rega?" Ucap Ira.
"Gue gak tau soal kecelakaan itu, tapi gue liat Kenan ada luka, dia gak cerita, tapi gue liat luka itu ada setelah kejadian Rega anterin gue. gue juga gak enak sama Rega, nanti gue minta maaf deh sama dia. Tapi lu jangan mikir Kenan sengaja nabrak Rega, Ken gak akan mungkin ngelakuin hal kayak gitu" Ungkapku.
"Terus soal racuni kucing itu apa? Gue liat riwayat pencarian lu di laptop tentang cowok yang cemburu sama pasangan sampai tega bunuh kucing" Tanya Ira yang membuatku terkejut.
Kemarin Ira sempat meminjam laptopku untuk mengerjakan tugas kuliahnya, karena laptopnya sedang diperbaiki dan Ira iseng melihat riwayat pencarian yang biasa aku cari. Dan betapa terkejutnya dia saat melihat tentang riwayat pencarianku. Terutama masalah pembunuhan terhadap kucing.
Karena Ira sebelumnya tahu tentang pertengkaranku dengan Kenan karena masalah kucing. Walaupun ia tak tahu detailnya tapi Ira jadi curiga pada Kenan.
"Itu buat tugas kuliah gue" Jawabku kembali berbohong untuk melindungi Ken.
Aku terus membela Kenan di depan Ira, tapi aku memikirkan apa yang dikatakan Ira. Semua kecurigaan Ira membuatku takut kalau ken benar bukanlah orang yang selama ini aku pikirkan.
__ADS_1
Aku mencintai Kenan, aku tak tahu harus bagaimana dengan apa yang ku hadapi saat ini.
Hubunganku dengannya saat ini sedang tidak baik-baik saja, tapi aku tak berniat pergi darinya, karena aku terlalu mencintainya.
Seminggu Kenan tak masuk kuliah. Awalnya kupikir ia hanya tak menjemputku untuk berangkat bersama ke kampus, tak mau bertemu denganku makanya aku tak melihat nya di kampus.
aku pikir dia hanya menghindariku tapi ternyata dia juga tak pergi kuliah.
Terakhir ku bertemu dengannya saat ia menjemputku untuk pergi ke kampus bersama ketika lututku diperban karena luka yang ia sebabkan. Setelah itu tak ada komunikasi antara aku dan dia lagi.
Teman-temannya tak ada yang tahu dimana keberadaannya. Akupun tak tahu. Aku jadi cemas memikirkannya.
Aku mengalah dari egoku, meskipun aku masih kecewa padanya tentang kematian kucing-kucing itu, aku putuskan untuk menghubunginya lebih dulu.
Berkali-kali aku menghubunginya, dia tak mengangkat telponku.
Aku kirimkan pesan whatsapp menanyakan keberadaannya, namun setelah tiga jam ia masih belum juga membacanya.
Kuputuskan untuk mencoba datang ke rumahnya,
siapa tahu dia ada disana.
120618, password rumahnya. Dulu ia pernah mengatakan padaku. Angka itu diambil dari tanggal jadian kami.
Awalnya ku ragu, namun akhirnya kuputuskan untuk memencet tombol angka untuk mengetik password rumahnya.
Dan.... Pintu terbuka. Aku masuk perlahan, nengok kekanan kiri melihat sekeliling mencari sosok kenan. Dan ku temukan dia sedang duduk di sofa, makan kacang sambil nonton film di Netflix.
Melihatku dia tersenyum. "Kamu datang....
Kamu sudah gak marah sama aku?" Ungkapnya lembut.
"Kamu apa-apaan sih, Hobinya bikin orang khawatir. Kamu......" Balasku sambil menangis.
Melihat itu kenan langsung memelukku. Ia menenangkanku, lalu kami mulai duduk dan saling bicara.
__ADS_1
"Selama seminggu kamu gak kemana-mana?Cuma di rumah?" Tanyaku.
Dia hanya tersenyum.
"Ken, Aku cinta sama kamu..Perhatianku teralihkan bukan berarti aku gak peduli sama kamu. Posisi kamu tetap nomor satu di hatiku
Jadi...
Kamu jangan lakukan hal buruk lagi, Ku harap, kejadian di belakang kampus itu terakhir kalinya kamu melakukannya. Jangan sakiti orang atau binatang lagi hanya karena aku Ya?! "Ungkapku lembut.
Kenan hanya memelukku.
"Kamu gak jawab?" Ungkapku.
"Ayahku adalah seorang psikopat, DNA itu ada padaku. Aku selalu berusaha untuk hidup seperti orang-orang pada umumnya,
Tapi.. Terkadang aku tak bisa menahan diriku dari tingkah liar DNA itu .Aku tak bisa menjanjikan apapun padamu.
Satu hal yang pasti aku cinta sama kamu,
Untuk itu, bantu aku agar aku bisa jadi manusia yang lebih baik di matamu atau orang lain " Ungkapnya.
Aku terkejut dengan pengakuannya.
"Kalau kamu tak bisa bersama dengan seorang psikopat seperti aku, kamu bisa pergi dariku.
Ini kesempatanmu untuk meninggalkanku" Lanjutnya.
-
-
-
-
__ADS_1
-
Jangan lupa vote dan komen ya !!