Reinkarnasi Sang Kaisar

Reinkarnasi Sang Kaisar
Episode 15


__ADS_3

Episode sebelumnya...


"Теңіз суы, сені шақыратын менің даусымды есті, толқындарыңның үні мені тыныштандырады және мен сені алдыма келуге шақырамын!," ucap Xiu Ying Yi yang sedang membacakan mantera.


~***Baiklah, selamat membaca***~


"Kau juga sudah dapat menjawab teka-teki ke dua!," kata harimau itu.


"Aku cuman mencoba mengingat kembali apa yang sudah ku pelajari itu sahaja," jawab Xiu Ying Yi. Mereka pun melanjutkan lagi perjalanannya. Dan Tigerest menghentikan langkahnya sementara Xiu Ying Yi masih tetap berjalan seperti biasa.


"Xiu Ying Yi, kau harus menyelesaikan teka-teki ketiga!," ucap suara Tigerest yang terdengar dari belakang Xiu Ying Yi. Xiu Ying Yi menoleh kebelakang dan dia melihat Tigerest yang sudah bercahaya di seluruh tubuhnya.


"Apa teka-teki terakhir?," tanya Xiu Ying Yi.


"Teka-teki terakhir adalah kau harus melawanku!," tegas Tigerest sambil menatap tajam ke arah Xiu Ying Yi.


"Kalau begitu, aku harus jawab teka-teki ketiga adalah dengan pemenang yang dapat bertahan?," tanya Xiu Ying Yi.


"Kau sungguh wanita yang sangat pintar, kalau begitu mari kita lihat jawaban dalam pertarungan ini!," kata Tigerest sambil berlari dengan sangat laju ke arah Xiu Ying Yi. Xiu Ying Yi mengelak serangan dari harimau itu dengan bergolek ke arah kanannya, Xiu Ying Yi langsung lari tanpa melihat Kebelakang sementara Tigerest masih mengejarnya.


"Kau mau lari kemana hah bocah pintar!," kata Tigerest sambil mengejar YinYing dengan sangat laju seperti angin turnedo.

__ADS_1


"Gawat harimau itu semakin laju!," ucap Xiu Ying Yi yang masih berlari terengah-engah. Dan pada saat dia berlari kebetulan dia melihat banyak air di suatu ruangan dia pun mendapat ide bernas. Sementara Tigerest masih mengejarnya dengan senyuman lebar.


📢Pemberitahuan! nama Xiu Ying adalah


nama panjangnya jadi nama singkatnya


YingYing yah, silahkan nyambung baca!


YingYing, masih berlari dengan secepat yang dia bisa dan langsung masuk ke dalam ruangan yang penuh dengan air itu. Sementara harimau itu masih mengejarnya dan dia ikut YingYing masuk ke dalam ruangan yang penuh air itu.


"Tidak, ada air!," teriak Tigerest sambil mencoba menghentikan langkahnya tetapi dia lambat dan akhirnya jatuh ke dalam air itu.


"Kuasanya pasti lemah bila sudah berada dalam air, aku harus mencari kuasa burung biru yang sudah disegel!," kata YingYing sambil lari dari ruangan itu dan mencari kuasa burung biru. Dia melihat ada sekuntum bunga biru yang kelihatan jelas dan letakkan di atas meja, saat dia mendekati meja itu ada kunci di sebelah pasu bunga biru itu. YingYing mengambil kunci itu dan langsung membuka sebuah pintu yang besar, pintu itu terbuka.


"Wanita, kau memasukkan aku kedalam air tapi aku bisa lolos kali ini!," kata suara yang kedengaran dari belakang YingYing.


"Hem...aku sudah dapat kuncinya dan aku akan kembali ke tempat burung biru!," tegas YingYing sambil tertawa. YingYing memasukkan kunci itu kedalam lubang dan kotak itu terbuka. Dia melihat sebuah kertas lalu dia membacanya. Setalah beberapa menit membaca wajah YingYing mulai muram dan Kepalanya menunduk ke bawah.


"Hahahahahaha, kau tidak akan bisa menemukan kuasa burung itu!," tawa Tigerest kepada YingYing. Tigerest bangkit dan langsung melompat untuk menerkam YingYing. Mata YingYing berubah menjadi biru aura disekitarnya mulai berubah menjadi biru dan dia mengangkat kepalanya ke atas.


"Aura ini..kenapa wanita ini bisa ada aura dewa ini mustahil kan?," kata Tigerest dengan perlahan dan seketika Tigerest mundur ke belakang. Semua energi yang ada di dalam tempat itu diserap oleh YingYing dalam waktu 2 menit sahaja YingYing telah menyerap semua energi. Tigerest yang mulai ketakutan itu pun mulai kabur dari situ dengan pantas. YingYing sudah mulai kembali seperti semula.

__ADS_1


"Huft.. lelah tapi dimana kuasa burung biru itu disegel?," YingYing masih kebingugan itu masih terduduk dan tidak bisa berbuat apa-apa.


"Tadi saat aku mau mengambil kunci ini ada sebuah pasu bunga berwarna biru disebelahnya...itu berarti...," dalam batin YingYing. Dia pun langsung berlari dan kembali ke pasu bunga tadi saat dia menyentuh pasu itu tiba-tiba pasu itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang dan cahaya itu membuat YingYing kembali ke tempat burung biru. Dengan perlahan YingYing membuka matanya dan dia melihat burung biru itu sudah terbaring di tanah dan banyak luka di tubuhnya.YingYing langsung berlari ke arah burung itu dan dia mengambil pasu bunga yang tadi dia ambil tapi pasu bunga itu telah berubah menjadi semangkuk air biru tanpa memikir panjang YingYing langsung kasi minum air itu kepada burung biru. Dalam sekelip mata burung biru itu mulai pulih kembali dan burung itu langsung bangun bulu burung biru mulai berwarna-warni dan burung biru benar-benar senang.


"Haha, kuasaku sudah mulai pulih kembali baiklah manusia aku akan menjadi sebahagian dalam tubuhmu dan kau bisa menyeruku bila-bila masa sahaja!," kata burung biru.


"Baiklah encik burung bantu aku melawan dewa api!," tegas YingYing.


"Baiklah, tapi namaku adalah Felix!," ucap burung biru itu.


"Baiklah Felix, mari bekerjasama!,"


"Baiklah!," kata mereka berdua secara serentak.


Dan YingYing. membuka matanya dan kali ini dia sudah kembali ke dunia nya yang sebenar.


"Felix, apa kau disini?," tanya YingYing.


Dan dalam telinga YingYing terdengar suara yang sangat jelas seperti suara Felix. "YingYing, aku ada denganmu!," jawab suara itu. YingYing pun bangun dia mengeluarkan air dari tangannya dan api itu pun terpadam. YingYing berjalan keluar dari penjara yang penuh dengan api itu. Dan ramai yang melihat YingYing mereka pun menyerang YingYing tapi YingYing menyerang balik dengan kuasa yang dia miliki dan musuhnya semua tumbang. Dan tiba-tiba keluar sebuah ular yang sangat besar keluar dari lava api itu.


"Shrahh," bunyi ular itu sangat kuat dan tubuh ulur itu sangat lah besar. YingYing mengerutkan keningnya dan dia mundur kebelakang. Ular itu mencoba mematuk YingYing dengan mulut besarnya. Tetapi YingYing selalu dapat mengelak dari serangan itu.

__ADS_1


"Felix, aku butuh bantuan mu!," teriak YingYing. Saat ular itu hampir menghancurkan YingYing tiba-tiba terdengar suara burung yang terdengar dari tubuh YingYing dan keluar seekor burung yang sangat besar dengan aura yang sangat kuat dan burung itu mengibaskan sayapnya yang membuat angin yang sangat besar menolak ular itu dengan sangat jauh.


Bersambung...


__ADS_2