
"Baiklah XingXing, mulai sekarang aku tidak akan membela Pangeran itu lagi dan aku akan mengejar Kaisar itu HAHAHAHA!!!!!," kata Sashuang sambil melangkah pergi untuk bertemu dengan ayahnya. Xiu Ying Yi melihat ayahnya dari kejauhan dan dia pun langsung pergi ke hadapan ayahnya.
"kamu?!!!," kaget Raja yang melihat Xiu Ying Yi di hadapannya.
"Ayahanda, maaf kan aku karena telah biadap padamu dulu dan sekarang aku kesini untuk memohon maaf padamu!," kata Xiu Ying Yi sambil berlutut di hadapan ayahnya.
"YingYing, kamu sudah kembali!," kata Permaisuri sambil bangun dari kursinya.
"Tunggu! teriak Raja kepada Permaisuri.
"Kenapa?," tanya Permaisuri dengan muka sedih.
"Bawakan aku rotan buluh sekarang! aku harus menghajar anak ini setelah biadab padaku berani sekali dia kembali ke sini!," teriak Raja itu. Pengawal itu pun mengambil sebuah rotan sementara Xiu Ying Yi hanya terdiam dan terus berlutut.
"Tidak! dia datang kesini untuk memohon maaf kamu tidak boleh mencederakan putri mu sendiri!!," teriak Permaisuri sambil berlari ke arah Xiu Ying Yi.
__ADS_1
Raja pun bangkit dari kursinya dan mengambil rotan buluh itu. Xiu Ying Yi pun berdiri.
"Ayahanda bisa memukulku tetapi aku sangat ingin meminta maaf pada ayahanda tentang pernikahan itu dan kini aku bersedia untuk menikahi Kaisar itu!," tegas Xiu Ying Yi. Raja kaget mendengar perkataan Xiu Ying Yi.
"Kamu benar benar tulus mau menikahi Kaisar itu?," tanya Raja.
"Iya Ayahanda, aku akan menikahi Kaisar dan aku akan melindungi nya seperti mana Ayahanda dan Ibunda menjagaku sejak bayi!," jawab Xiu Ying Yi sambil tersenyum.
"YingYing, ayahanda akan tunaikan perintahmu anakku!," kata Raja sambil menjatuhkan rotan bulu itu ke tanah. Xiu Ying Yi pun langsung lari ke arah ayahnya dan memeluk ayahnya.
"Putriku maafkan ayahanda karena memaksamu menikahi Kaisar tetapi ayahnya sangat banyak berjasa kepada ayahanda," Kata Raja sambil memeluk balik anak perempuan nya itu.
"gak nyangka banget aku bisa akting Sejago ini hehehehe," dalam batin Xiu Ying Yi.
Tiba tiba ada sebuah anak panah yang dengan laju menuju ke arah Permaisuri. Xiu Ying Yi yang melihat anak panah itu langsung melompat dan menghalang anak panah itu menggunakan kipas yang dari tadi pegang.
__ADS_1
"Xiu Ying Yi!!," teriak Permaisuri dan Raja dengan serentak.
"Xiu Ying Yi, menjatuhkan anak panah itu ke tanah. Dan Xiu Ying Yi, melihat seseorang yang mungkin mencoba memanah Permaisuri itu kabur Xiu Ying Yi pun langsung mengambil anak panah itu dan melemparnya ke arah orang itu. Anak panah itu terkena tepat di bahagian kepala orang itu.
"YingYing, kamu gak papa kan sayang?," tanya Permaisuri dan Raja.
"Ayahanda, Ibunda aku tidak apa apa kok cuman saja orang itu mencoba membunuh Ibunda!," kata Xiu Ying Yi.
"Bawa mayat orang itu ke sini!," teriak Raja kepada pengikutnya. Pengawal itu pun membawa mayat yang sudah di dibunuh oleh Xiu Ying Yi ke hadapan Raja.
"Ayahanda, aku pernah melihat pria ini waktu aku menaiki kereta kuda untuk ke sini,"
"YingYing, bagaimana kamu bisa secepat itu menangkap anak panah itu?," dan ayahanda merasa kamu sangat mahir dalam seni bela diri??? tanya Raja kepada anak perempuan nya.
Bersambung....
__ADS_1