
"Tuan Putri,sejak kapan kamu bisa mual naik kereta kuda? padahal selama ini kamu baik baik saja kok bisa sekarang kamu mual?," tanya XingXing sambil menepuk lembut belakang Sashuang.
"Ah, itu aku cuman...mungkin kemarin aku tidur terlalu lama mungkin hehehe...Hoek!," kata Sashuang.
"Oh, iya juga malam tadi Tuan Putri, kan gadang dan Tuan Putri, bilang mau belajar main dengan sapi yang baru di beli oleh yang mulia Raja kepada Tuan Putri, kan??," tanya XingXing.
"*P**emilik tubuh ini sememangnya aneh...apa apaan begadang semata mata mau belajar main dengan* sapi," dalam batin Sashuang.
"Tuan Putri..?,"
"Ah, iya aku sememangnya bodoh karena begadang semata mata untuk bermain dengan sapi...,"jawab Sashuang dengan terpaksa walau dia sedikit kesal.
"Wah!!!," teriak XingXing secara tiba tiba.
"Eh, ada apa denganmu XingXing?," tanya Sashuang sambil menepuk pundak XingXing.
__ADS_1
"Tuan Putri, itu Kaisar,"
"Hah, Kaisar?," Sashuang melihat ke hadapan nya dan benar saja ada seorang pria berambut cokelat baru saja turun dari kereta kuda itu. Sashuang menatap pria itu dengan tatapan yang sangat menginginkan Kaisar itu.
"Hemm...tetapi Kaisar itu buta karena matanya tertusuk oleh senjata yang di baling oleh musuh...,"kata XingXing yang tiba tiba hilang semangat menatap Kaisar itu. Sementara Sashuang yang terus menatap Kaisar itu hanya terus menerus menatap Kaisar yang buta itu.
"Tuan Putri, jangan bilang kamu tertarik dengan Kaisar itu!," kata XingXing dengan wajah kagetnya.
"XingXing...aku menginginkan Kaisar tampan itu!," kata Sashuang.
"Hah????!!!," wajah kaget XingXing membuat Sashuang kembali sadar.
"Tuan Putri, sadarlah dia adalah Kaisar buta!," kata XingXing sambil menggoyangkan tubuh Sashuang.
"Yah, kenapa kalau dia buta? itu mungkin adalah keistimewaan baginya!," tegas Sashuang kepada XingXing.
__ADS_1
"Tapi Tuan Putri, bukanya Tuan Putri, sangat membenci Kaisar buta itu kenapa sekarang Tuan Putri malah terpesona denganya????," tanya XingXing yang heran melihat sikapXiu Ying Yi yang dari tadi pagi terlihat sedikit berbeda.
"Hehehehe itu dulu dan sekarang aku akan mengejarnya! ,"kata Sashuang dengan semangat yang membara bara.
"Tuan Putri, akhirnya kamu menjadi wanita sejati hiks..hiks...," kata XingXing sambil mengusap air mata bahagia.
"Ehh? emang selama ini aku bukan wanita sejati??," tanya Sashuang karena sedikit aneh mendengar ucapan yang keluar dari mulut XingXing.
"Emm.. selama ini Tuan Putri, selalu ingin menjadi pria dan Tuan Putri, juga malah membuat masalah dengan Ayahanda Tuan Putri,karena ingin menikahi seorang Pangeran yang sangat jahat dengan Tuan Putri...," kata XingXing.
"Hah? aku menginginkan seorang pangeran yang bahkan jahat????," tanya Sashuang dengan penuh rasa ingin tahu.
"Iya..Pangeran itu sangat jahat dan malah pernah memukuli Tuan Putri, tapi Tuan Putri, masih membelanya," kata XingXing sambil menundukkan kepalanya.
"Wanita yang punya badan ini sungguh sangat tergila gila kan pangeran itu..tapi kenapa dia sangat mengiginkan pangeran itu? apa pangeran itu yang memaksanya melakukan itu semua agar pangeran itu dapat mengambil semua harta wanita ini?," dalam batin Sashuang.
__ADS_1
"Baiklah XingXing, mulai sekarang aku tidak akan membela Pangeran itu lagi dan aku akan mengejar Kaisar itu HAHAHAHA!!!!!," kata Sashuang sambil tertawa.
Bersambung...