Reinkarnasi Sang Kaisar

Reinkarnasi Sang Kaisar
Episode 35


__ADS_3

Episode sebelumnya...


"Zhang Wei, jagalah dirimu dengan baik karena aku mungkin tidak akan bertemu denganmu lagi aku sungguh bahagia apabila berada di sisimu terima kasih atas semuanya," kata Sashuang dan air matanya mengalir dia mulai melepaskan tangannya dari tangan Zhang Wei dan akhirnya seluruh tubuhnya telah masuk ke dalam portal.


"Sashuang!!!," teriak Zhang Wei.


...~Selamat membaca~...


Sashuang membuka matanya dengan sedikit kaget.


"Aku di mana?," kata Sashuang sambil berdiri dari kasur dan mulai melihat ke sekelilingnya.


Tok! Tok! Tok!


Bunyi ketukan pintu yang diketuk oleh seseorang.


"Nona, waktunya untuk sarapan," ucap suara yang terdengar dari luar pintu. Sashuang langsung membuka pintu dan dia melihat seorang pria berpakaian layaknya seorang pelayan.


"Kamu, siapa kamu?!," teriak Sashuang.


"Nona, saya ada asisten pribadi anda," ucap pria itu sambil sedikit menunduk untuk memberi hormat pada Sashuang. Tanpa berkata-kata lagi Sashuang langsung menutup pintu kamarnya.


"Sekarang aku di dunia ku kembali tapi kenapa bukan berada di tubuhku apa semua itu mimpi," dalam batin Sashuang yang sudah kebingungan sambil terduduk di hadapan pintu. Dia sudah mulai berdiri dan pergi ke arah cermin dan benar saja itu bukanlah tubuh aslinya. Dia langsung mandi karena dia sudah tidak faham dengan jiwa nya yang selalu berpindah-pindah tubuh.


"Ibu ayah, aku tidak ingin menikahi CEO kejam itu aku mohon!!!," teriak suara yang terdengar dari bawah.


"Siapa yang berteriak?," dalam batin Sashuang. Dan dia langsung keluar dari kamarnya dan dia melihat ke bawah ada seorang wanita cantik yang hampir serupa dengan wajahnya.


"Liou, ayah sudah tidak bisa menahan tekanan ini kamu harus menikahi CEO itu walau bagaimanapun," ucap wanita itu sambil memohon pada kedua orangtuanya.


"Apa mereka ibu bapaku dan wanita itu adalah kakakku?," dalam batin Sashuang sambil turun ke bawah.

__ADS_1


"Liou, ibu mohon padamu menikahlah dengan CEO itu atau perusahaan kita akan bangkrut!," kata mama nya walau wajahnya keliatan sangat sedih.


"Ayah, ada apa di sini?," tanya Sashuang yang sudah berada di hadapan mereka.


"Sashuang, kembalilah ke kamarmu papa masih merasa tidak enak badan sekarang," ucap papa nya sambil menundukkan kepalanya. Dan tiba-tiba sahaja pintu rumah mereka di tendang dengan sangat kuat.


Boom!


bunyi tendangan pintu yang sangat kuat.


Dan muncullah seorang pria yang sangat tampan dengan kain putih di matanya. Yang sedang menuju ke arah mereka semua.


"Zhang Wei, itu kamu?," dalam batin Sashuang yang seketika terdiam melihat pria itu.


"Tuan Qin, mana anak perempuan mu yang akan menikah denganku?," tanya pria itu sambil membuka kain putih dari matanya.


"Mata itu mirip sekali seperti Zhang Wei dia benar-benar Zhang Wei kan?," dalam batin Sashuang. Tuan Qin langsung mendorong Liou pada pria itu sehingga Liou bertabrakan dengan pria itu. Pria itu langsung menggenggam tangan Liou dan dia merobek pakaian Liou hingga punggungnya keliatan.


"Dia..dia bukan Zhang Wei, dia adalah orang yang kejam!," dalam batin Sashuang sambil mengundur ke belakang.


"Apa kamu masih punya anak perempuan?," tanya pria itu pada Tuan Qin.


"Tuan, kami tidak mempunyai ank perempuan lagi!," jawab Tuan Qin dengan gugup dan wajahnya keliatan ketakutan. Pria itu langsung mengambil pistol dan menodongkannya ke arah kepala Tuan Qin.


"Wanita, aku tau kau berada di rumah ini keluar sekarang atau keluargamu akan ku bunuh satu persatu hingga kepala mereka hancur!," tegas pria itu sambil teriak dengan sangat keras.


"Gawat kalau sampai dia lakukan itu aku bisa gawat," dalam batin Sashuang dan dia dengan perlahan membuka pintu kamarnya.


"Sashuang, jangan keluar!!," teriak Tuan Qin kepada Sashuang.


Boom!

__ADS_1


Bunyi tembakan yang terdengar.


Sashuang langsung membuka kamar itu secepat mungkin untung saja pria itu hanya menembak ke bawah dan tidak melukai keluarganya sama sekali. Sashuang langsung turun ke bawah dan berdiri tepat di hadapan pria itu. Pria itu langsung menarik Sashuang dan mengoyakkan baju Sashuang sehingga terlihat punggung Sashuang.


"Wanita ini mempunyai tanda itu," dalam batin pria itu. Dia langsung menggenggam tangan Sashuang dan membawanya ke luar dan mendorongnya ke dalam mobil. Pria itu langsung menutup pintu mobil.


"Bawa wanita ini pulang aku harus menyelesaikan sesuatu," kata pria itu.


"Baiklah Tuan," jawab pria yang berpakaian berwarna hitam. Mobil itu pun berjalan keluar dari halaman rumah itu. Sashuang tidak tinggal diam dia langsung menendang kursi memandu itu sehingga mobil itu tertabrak ke pohon. Dan pemandu itu pun terluka dan tidak sadarkan diri.


"Ini kesempatan ku," dalam batin Sashuang sambil keluar dari mobil itu dan dia segera berpatah balik ke rumahnya.


"Manusia, apa kau serius ingin kembali semula?,'' tanya Felix yang masih berada dalam tubuh Sashuang.


"Felix, kamu masih hidup ternyata!," kata Sashuang dan raut wajahnya mulai gembira.


"Aku tidak akan pernah mati karena selama kamu bertukar tubuh aku akan selalu akan mengikuti jiwa mu," jawab Felix. Tanpa buang masa lagi Sashuang langsung berlari dan dia berhenti tepat di hadapan rumahnya. Dan dia melihat keluarganya yang sudah babak belur di dalam rumah itu.


"Hentikan!," teriak Sashuang dengan sangat kuat. Pria itu langsung menoleh ke belakang.


"Gimana bisa kau kabur dari mobil itu?!," teriak pria itu lagi sambil menghampiri Sashuang. Dan dia berhenti tepat di hadapan Sashuang dan langsung mencekik Sashuang dengan sangat kuat sehingga tubuh Sashuang terangkat.


"Zhang Wei, apa kau melupakan aku?," kata Sashuang sambil memegang tangan pria yang sedang mencekiknya. Seketika pria itu dengan perlahan melonggarkan tangannya yang berada di leher Sashuang.


"Bagaimana bisa kau mengetahui nama asliku?," tanya Zhang Wei dengan tatapan yang tajam.


"Aku sudah mengenalmu sejak dulu kau tidak seperti ini kau adalah orang yang sangat baik dan perhatian terhadap orang yang kau sayangi," ucap Sashuang. Dan Zhang Wei langsung melepaskan Sashuang dan Sashuang langsung terduduk di lantai. Seketika situasi di sana mulai tegang. Dan Sashuang mengambil kesempatan itu untuk menghampiri keluarganya dan dia melihat semua orang disitu sudah lemah dan tidak berdaya lagi.


"Zhang Wei, aku bisa menahan apa yang kau lakukan padaku tetapi kau harus membawa mereka ke UKS atau aku akan membencimu selamanya!," tegas Sashuang sambil mendorong Zhang Wei. Semua pengawal Zhang Wei yang berada di sana ketakutan.


"Bawa semua keluarga wanita ini ke rumah sakit sekarang," kata Zhang Wei dan dia masih menunduk ke bawah.

__ADS_1


"Tu...tuan, anda benar-benar menyuruh kami melakukan itu?," tanya pengawalnya.


Bersambung...


__ADS_2