
Episode sebelumnya...
"Sashuang mereka mahu pencuci mulut paling mahal disini," kata Bob yang sudah berada di hadapan dapur.
"Oke siap," kata Sashuang sambil menyiapkan pencuci mulut.
"Huwaa papa aku mau yang ini!!," teriak seorang anak laki-laki.
"Bob, ada apa itu?," tanya Sashuang.
"Tuh itu yang duduk di situ," tunjuk Bob pada 4 orang yang duduk di meja VIP.
Sashuang pun melihat ke arah meja VIP itu dan seketika dia kaget melihat...
...π€~Selamat membaca yah guys~π...
Sashuang melihat ke meja VIP dan melihat Zhang Wei bersama Xiaobao dan seorang lagi anak laki-laki yang sedang duduk di meja VIP tapi dia tidak melihat LeiLei sama sekali. Dia mulai kembali ke dapur nya dan dia keliatan ingin kabur. Tetapi Sashuang harus menyiapkan dahulu makanan yang sudah di pesan oleh Zhang Wei.
20 menit kemudian...
Sashuang menekan lonceng untuk menyuruh Bob membawa makanan itu ke meja VIP.
"Sashuang tolong hantarkan makanan ini ke meja VIP aku sakit perut tolong yah bay," kata Bob yang memegang perutnya yang terasa sangat sakit dan langsung berlari ke toilet yang disediakan hanya untuk kaki tangan sahaja.
"Bob, napa pulak harus aku kan sekarang waktunya aku pulang gendut!," teriak Sashuang namun Bob telah masuk duluan ke dalam toilet.
Wajah Sashuang mulai panik dia tidak tahu apa yang harus di lakukan.
"Kalian ada yang tidak sibuk gak kalo ada tolong hantarkan pesanan ini ke meja VIP ada pria ganteng loh!," kata Sashuang sambil tersenyum namun semuanya hanya mengatakan tidak karena mereka semua sangat sibuk mengurus urusan yang ada di dapur.
__ADS_1
"Terpaksa deh tapi aku harus memakai trik penyamaran agar mereka tidak mengenalku," dalam batin Sashuang sambil mengambil masker wajah dan melekatkannya ke wajah nya. Dia meminum obat yang bisa mengubah suaranya dia pun segera mengambil makanan itu dan membawanya ke meja VIP dia sedikit ragu-ragu tetapi dia harus tetap melakukan pekerjaannya. Lagi beberapa langkah Sashuang akan menghampiri meja VIP itu seluruh tubuhnya mulai gementaran hatinya sudah mulai merasa tidak enak dia berjalan menghampiri Zhang Wei dengan dua orang anak laki-laki yang duduk di sampingnya seluruh tubuh Sashuang mulai keringatan. Dan sekarang Sashuang benar-benar berada di hadapan Zhang Wei dia meletakkan semua hidangan di atas meja VIP dan mulai merapikannya dan setelah Sashuang meletakkan semua makanan di atas meja dia langsung menoleh kebelakang dan buru-buru mau lari tetapi Zhang Wei menahan tangan Sashuang.
"Buset dah apa mereka mengenalku," dalam batin Sashuang. Sashuang langsung menoleh ke arah Zhang Wei dan tersenyum.
"Apa yang lucu?!," kata Zhang Wei sambil menatap tajam bola mata Sashuang.
"Maaf tuan, tapi apa yang bisa saya bantu?," tanya Sashuang hatinya sudah mulai tidak nyaman dan dia mulai panik tetapi dia masih membeku di hadapan Zhang Wei.
"Kamu ini pelayan VIP atau pelayan murahan!," teriak Zhang Wei.
"Tuan, saya adalah pelayan VIP lah masa iya pelayan ranjang anda," seketika Sashuang langsung menutup mulutnya.
"Ya Tuhan, apa yang aku katakan barusan," dalam batin Sashuang dia tetap menutup mulutnya.
"Papa, pelayan di ranjang itu kayak gimana?," tanya Xiaobao dengan polosnya.
"Pelayan ranjang itu seperti udah lah jangan bahas ini semua atau papa akan mengurangkan uang jajan mu," tegas Zhang Wei.
"Tuan, bukan itu yang saya maksudkan saya cuman emm...," kata Sashuang yang sudah tidak bisa menyambung ayatnya dia sedikit bingung.
"Lupakan sekarang tolong ambil satu pack sos cabe dan berikan padaku," kata Zhang Wei sambil mengusap kepalanya. Sashuang pun langsung berlari mengambil sos cabe. Dia berlari masuk ke dalam dapur dan langsung mencari sos cabe yang sudah di perintahkan oleh Zhang Wei.
"Gawat kenapa bisa sos cabe menghilang," Sashuang yang semakin panik karena dia tidak bisa menemukan sosok cabe yang biasa di letakkan di lemari dapur namun kini lemari itu malah dipenuhi oleh sos tomat. Sashuang mulai mencari di tempat lain tetapi tetap tidak menemukan sosok cabe di mana pun.
"Kalian ada melihat sosok cabe tidak?," tanya Sashuang yang sudah mulai panik.
"Kan sos cabe ada di atas kompor itu," jawab salah satu pekerja di situ.
Sashuang pun langsung mengambil sos cabe dan dia buru-buru kembali ke meja VIP. Sashuang meletakkan sos cabe itu di depan Zhang Wei tetapi keliatannya Zhang Wei menatap Sashuang dengan tatapan dingin.
__ADS_1
"Tuan, kalau tidak ada yang harus saya lakukan maka saya pamit yah," kata Sashuang sambil tersenyum pahit.
"Uwaaa!!!," nangis anak kecil yang berumur 2 tahun itu. Seketika Sashuang menoleh ke belakang.
"BaoBao tenanglah papa akan memberimu makan sekarang," kata Zhang Wei yang mencoba menenangkan anak kecil itu. Tapi bukannya anak itu semakin berhenti menangis tapi malah anak itu menangis dengan sangat keras selepas Zhang Wei menyentuhnya.
"Tidak aku tidak bisa terlibat dalam hal ini lagi nanti aku di bilang pelakor habis lah diriku di gosip oleh emak-emak zaman now," dalam batin Sashuang yang melangkah sangat laju untuk menghindari Zhang Wei.
"Hei apa kamu tidak melihat anak ku sedang menangis?," teriak Zhang Wei.
Dengan terpaksa Sashuang pun kembali ke meja VIP dia sangat kesal pada waktu itu tapi apa lagi lah yang bisa dia lakukan pada waktu itu.
"Tuan, saya hanya pelayan meja VIP bukan penjaga anak kecil lagian itu bukan anak saya jadi anda silahkan manggil penjaga anak untuk menjaga anak tuan," kata Sashuang dengan tegas dia berusaha untuk tidak tertawa saat ada dua pasangan yang memakai sepatu bulu merak yang ada di dekat toilet.
"Apa-apaan lah itu sepatunya kayak sepatu merak ya ampun ku mohon lah jangan tertawa aku mohon," dalam batin Sashuang sambil mencoba menahan tawa nya.
"Berani sekali kau mengatakan itu hah," bentak Zhang Wei sambil menatap dengan sangat tajam pada Sashuang.
Namun Sashuang yang masih menahan tawa matanya tidak melihat ke arah Zhang Wei sama sekali melainkan matanya mengarah ke arah sekumpulan wanita yang memakai sepatu merak.
"Hahahaha!!!!," tawa Sashuang terbahak-bahak karena dia sudah tidak bisa menahan tawanya lagi.
"Papa, apakah wanita ini sudah tidak waras?," tanya Xiaobao yang aneh melihat Sashuang tiba-tiba saja tertawa terbahak-bahak.
Sashuang tertawa sampai tidak sadar kalau masker wajahnya itu perlahan jatuh dari wajahnya dan terlihatlah wajah Sashuang yang asli....
Bersambung...
...πππ Jangan lupa likeπππ...
__ADS_1
...ππ Dan Comment juga yah ππ...