
Hari ini, Sheril telah kembali ke apartment miliknya. Selama satu minggu tinggal dirumah Reina, Reina telah merawat Sheril dengan begitu baik.
Sejak kejadian dirumah sakit waktu itu, Reina melarang Sheril kembali datang kesana.
Dia begitu marah saat melihat Sheril pulang dengan keadaan luka di lengannya yg kembali terbuka. Padahal luka itu sudah mengering sebelumnya.
flasback
"Sheril, apa yg terjadi padamu,??
Kenapa lukamu berdarah lagi "??!! teriak Reina yg tengah duduk diteras menunggu Sheril pulang.
Awalnya dia senang saat mobil memasuki halaman rumah. Tapi begitu sopir membuka pintu mobil untuk Sheril, dia begitu terkejut melihat Sheril wajahnya basah oleh airmata dan luka ditangannya kembali berdarah.
Dia segera berlari kearah Sheril yg tengah dibantu sopirnya berjalan masuk.
"Astaga, apa yg terjadi padamu "?? tanya Reina lagi saat dia sudah membantu Sheril duduk dikursi teras.
" Pak, apa yg terjadi,?? Kenapa bisa sampai seperti ini "??.
" Maaf non Reina, saya tidak tahu. Nona Sheril melarang saya ikut masuk kedalam rumah sakit. Nona meminta saya menunggu di mobil saja " jawab sopirnya.
"Bukankah sudah kukatakan untuk menjaga Sheril baik-baik. Dia sedang terluka. Kenapa kerjamu begitu ceroboh "!! bentak Reina sambil berteriak memanggil pelayan untuk mengambil kotak obat.
" Maafkan saya nona ".
" Reina, sudahlah. Ini bukan salahnya, aku yg melarangnya menemaniku. Lagipula aku tidak apa-apa. Lukaku hanya sedikit terbuka "
ucap Sheril berusaha meredakan kemarahan Reina yg masih ingin memarahi sopirnya.
__ADS_1
"Pak, terima kasih sudah mengantarkan saya. Istirahatlah, bapak pasti lelah ".
" Baik non, saya permisi " pamitnya.
Reina mendengus kesal. Dia membuka perban dilengan Sheril. Dengan begitu telaten membersihkan darah ditangannya, memberi obat pada lukanya dan memasang perban.
"Mulai sekarang aku tidak akan mengizinkanmu mendatangi rumah sakit itu. Apapun alasanmu " ucap Reina sambil membereskan kotak obat.
"Tapi Rei"..
" Tidak ada tapi-tapian. Aku yakin pasti laki-laki itu lagi yg melakukan hal ini kan "??.
Sheril menunduk diam. Meskipun Reina sudah tau semuanya, hatinya masih terasa berat untuk mengatakan bahwa memang Davit lah pelakunya.
" Tak perlu dijawab, aku sudah tau,!!.
Sheril, aku melarangmu karena aku khawatir padamu. Lihatlah, kau kembali terluka saat bertemu laki-laki itu.
Sheril merasa bersalah telah membuat orang yg begitu baik merawatnya bersedih. Dia menggenggam tangan Reina.
" Maafkan aku Rei. Aku terlalu egois, hanya memikirkan perasaanku " ucap Sheril.
"Aku tidak akan kesana lagi sampai tubuhku benar-benar sehat. Aku janji".
"Kau harus menjaga baik-baik dirimu Sheril. Kau juga harus memikirkan perasaan kedua kakakmu " jawab Reina.
"Baiklah, aku mengerti ".
flashend
__ADS_1
" Terima kasih Reina, telah merawatku selama ini. Dan juga terima kasih sudah mengantarku pulang "ucap Sheril saat mereka berdua baru saja selesai membereskan barang-barang miliknya.
" Aku sudah mendengar ucapan terima kasihmu lebih dari 10x hari ini Sher. Apakah kau ingin membuat rekor "?? tanya Reina tertawa.
Sheril ikut tertawa mendengar perkataan Reina.
" Aku sangat beruntung memiliki orang-orang yg begitu baik padaku " ucap Sheril lagi.
"Kau pantas mendapatkannya Sher " jawab Reina sambil menatap Sheril.
"Reina, kau gadis yg sangat baik. Beruntung laki-laki yg bisa menikahimu nanti ".
Reina terdiam mendengar ucapan Sheril. Sorot matanya berubah sangat mengerikan. Sheril yg melihat perubahan Reina tiba-tiba merasa sedikit takut. Dia belum pernah melihat Reina memperlihatkan wajah yg begitu menakutkan seperti ini.
" Sheril, aku pulang dulu. Kau berhatilah-hatilah dirumah. Luka di kakimu belum sembuh benar. Aku akan mengunjungimu lagi nanti " ucap Reina sambil berjalan meninggalkan Sheril.
Sheril menatap terpaku Reina yg sudah keluar dari apartment nya.
"Kenapa raut wajahnya berubah mengerikan seperti itu,?? Apa perkataanku sudah menyakiti perasaan Reina "?? bisik Sheril.
*******
Ika sedang mengerjakan beberapa dokumen saat dirinya mendapat pesan dari Sheril.
Mengatakan jika dirinya sudah sembuh dan sudah kembali ke apartment nya.
" Syukurlah kau sudah sembuh Sher. Aku sangat mencemaskanmu kemarin " ucap Ika setelah membaca pesan dari Sheril.
"Aku akan memberikan kejutan untukmu nanti. Aku sudah sangat rindu padamu ".
__ADS_1
Dia akan datang ke apartment Sheril tanpa memberitahunya terlebih dahulu.
Membayangkan kejutan untuk temannya, dia tersenyum-senyum sendiri. Pasti Sheril akan sangat kaget dengan kejutannya nanti.