Sadistic Of Love

Sadistic Of Love
Bab 38 # PENJELASAN


__ADS_3

"Kenapa kau tidak pernah bercerita kalau Sheril itu adikmu "?? tanya Ika.


Mereka berdua saat ini sedang berada di apartment Ika.


Kevin memaksa mengantarkannya pulang setelah makan malam dirumah Sheril tadi.


"Aku takut kau merasa tidak nyaman lagi berteman dengan Sheril jika tau dia adalah adikku" jawab Kevin sambil mengusap punggung wanita yg sedang duduk di pangkuannya.


"Aku merasa malu sudah berfikir yg tidak-tidak tentang kalian berdua Vin ".


" Makanya, lain kali dengarkan penjelasan orang lain dulu sebelum menuduh sembarangan " ucap Kevin lagi.


"Semua wanita pasti akan berpikiran sama sepertiku jika melihat kekasihnya yg membukakan pintu saat mengunjungi rumah temannya. Pasti mereka akan mengira kalau kau selingkuh dibelakangnya. Karena aku juga berfikir seperti itu tadi " bisik Ika malu.


"Aku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu sayang. Hanya kamu satu-satunya wanita yg akan mendampingiku seumur hidup " jawab Kevin mengecup kening kekasihnya.


"Apa sekarang kau sedang melamarku, Kevin "?? tanya Ika menengadahkan wajahnya melihat Kevin.


" Entahlah. Kau sudah menolak lamaranku 4x. Dan ini akan jadi kelima kalinya jika kau kembali menolakku sayang ".


" Kau benar. Sekarangpun aku akan kembali menolak lamaranmu Vin " goda Ika sambil mengecup pipi kekasihnya yg terlihat frustasi karena dia menolaknya.


"Haahhhhhhh,, susah sekali membuatmu menerima lamaranku sayang " desah Kevin sambil menyandarkan kepalanya di sofa. Dia membiarkan wanita yg saat ini sedang duduk di pangkuannya memainkan dasi yg dia pakai.


"Maaf Kevin, aku masih takut menerima lamaranmu " jawab Ika sambil memainkan dasi milik Kevin.


Dia tidak tau kenapa terus menolak lamaran pria yg sangat dia cintai. Padahal hubungan mereka sudah sangat serius.


"Apa yg kau takutkan, hhmmm "?? jawab Kevin menatap kekasihnya. Dia bingung atas jawaban Ika.

__ADS_1


" Entahlah, aku juga tidak mengerti. Beri aku waktu untuk memikirkan lamaranmu yg ke enam nanti. Aku akan berusaha meyakinkan hatiku untuk menikah denganmu ".


Kevin tersenyum mendengar penjelasan Ika. Mungkin kekasihnya masih sedikit ragu dengan perasaannya. Dan dia tidak keberatan menunggu sampai hari itu tiba.


" Aku akan menunggunya " bisik Kevin lalu mencium bibir lembut kekasihnya. Dia akan membuat keraguan di hati wanita ini menghilang. Karena dia sangat berharap jika wanita inilah yg akan menjadi istri masa depannya.


*******


"Aku tidak menyangka kak jika temanku sendiri yg menjadi kekasih kak Kevin" ucap Sheril setelah membersihkan diri lalu berbaring dikasur.


Naya malam ini memutuskan untuk menginap di apartment Sheril. Dia akan membantu Sheril untuk berkemas. Karena mulai besok Sheril akan kembali tinggal dengannya.


"Sebenarnya kakak sudah curiga sejak kak Kevin melihat Ika untuk pertama kali " jawab Naya yg membaringkan tubuhnya di samping adiknya.


"Dimana mereka bertemu kak,??


" Memang iya. Hari itu kami tidak sengaja melihat kalian makan di cafe.


Saat itulah pertama kali Kak Kevin melihatnya. Dia lama menatap Ika yg sedang tertawa bersamamu. Kupikir itu hanya rasa kagum sesaat saja, rupanya Kak Kevin benar-benar mendekatinya " jawab Naya sambil tersenyum.


Sheril ikut tersenyum mendengar cerita Naya. Ika tidak pernah mengajaknya bertemu kekasihnya karena kekasihnya selalu sibuk bekerja.Ternyata kakaknya sudah tau lebih awal kalau kekasihnya adalah teman adiknya.


Pantas saja kakaknya selalu menolak ajakan Ika untuk bertemu dengannya.


"Kak, apa kau setuju kalau Kak Kevin bersama Ika "?? tanya Sheril.


Naya menganggukkan kepalanya.


" Kakak sudah menyelidiki temanmu. Dan dia wanita baik-baik. Asalkan dia mencintai kak Kevin, tidak ada alasan untuk tidak setuju pada hubungan mereka Sher ".

__ADS_1


" Kamu benar kak. Ika gadis yg sangat baik. Dia sering membantuku di kantor. Semoga saja hubungan mereka berdua sampai di altar pernikahan ".


"Semoga saja.


Oya Sheril, bagaimana dengan luka-lukamu,??


Apakah sudah sembuh semua "?? tanya Naya saat teringat dengan kondisi adiknya yg sempat terluka.


Dia lupa menanyakan keadaan adiknya karena terlalu sibuk bercanda sejak datang kemari.


" Tinggal luka di pahaku saja yg masih sedikit sakit kak. Yg lain sudah sembuh. Reina merawatku dengan sangat baik dirumahnya " jawab Sheril.


"Gadis itu memang sangat baik. Tapi sedikit misterius ".


" Apa maksudmu kak "?? tanya Sheril penasaran.


" Tidak ada. Ayo kita tidur.


Besok kita akan membutuhkan banyak tenaga " ajak Naya menghindari pertanyaan adiknya.


"Aku akan memberi kabar pada Reina dulu kak kalau besok aku akan pindah ".


" Baiklah. Segera tidur jika sudah selesai. Kau masih harus banyak istirahat ".


" Iya kak ".


Sheril segera menghubungi Reina mengatakan jika besok dia akan pulang kerumah kakaknya. Reina juga mengatakan akan datang kemari besok untuk membantunya berkemas.


Setelah selesai, Sheril segera berbaring dikasur. Mengikuti kakaknya yg sudah terlelap.

__ADS_1


__ADS_2