
"Bagaimana Sheril,?? Apakah istriku baik-baik saja "?? tanya Morgan begitu melihat Sheril keluar dari ruangan istrinya.
Sheril menatap bergantian kearah David dan Morgan. Dia lalu menghembuskan nafasnya perlahan.
" Dokter, silahkan katakan kondisi sebenarnya kepada kami " ucap Sheril yg sudah sejak didalam tadi merasa curiga karena para dokter tidak ada yg pergi saat dia datang.
"Tuan, Nona, sepertinya Nyonya harus segera melakukan operasi. Keadaan jantung Nyonya memburuk. Ditambah serangan jantung yg kembali terjadi tadi. Jika kita tidak segera bertindak, nyawa Nyonya bisa dalam bahaya " jelas dokter.
Tubuh Sheril luruh ke lantai. Begitupun Morgan, dia sangat syok mengetahui kondisi istrinya. David membantu ayahnya untuk berdiri meskipun tubuhnya sendiri sedang bergetar.
Ronald yg melihat Sheril jatuh ke lantai juga membantunya berdiri. Dia sedikit tidak tega melihatnya.
"Kenapa aku merasa wanita ini sama sekali tidak sedang berbohong " batin Ronald.
"Kalau begitu, segera lakukan operasi. Lakukan semuanya untuk menyelamatkan ibuku " ucap David.
"Tapi Tuan, operasi ini juga sangat beresiko. Ada gumpalan darah dikepala Nyonya karena kecelakaan itu. Ini yg membuat kami sangat bingung untuk memutuskan ".
" Bagaimana bisa kalian seperti ini. Bukankah kalian ini adalah dokter-dokter terbaik "?? bentak David frustasi.
" Tuan, seharusnya keadaan nyonya tidak seperti ini. Tapi hari ini Nyonya mengalami serangan jantung karena terkejut. Ini diluar perkiraan kami. Keadaan ini membuat pembengkakan dijantung Nyonya semakin parah. Bukankah saya sudah mengatakan betapa bahayanya jika Nyonya sampai merasa tertekan "???.
David mengepalkan tangannya. Ini semua karena dirinya yg emosi di depan ibunya tadi. Matanya menatap tajam kearah Sheril yg juga sedang menatapnya.
" Maaf, Nyonya meminta kalian semua untuk masuk kedalam " ucap seorang dokter yg barusaja keluar dari ruangan.
"Tuan, kami harap Tuan dan Nona mengerti apa yg saya katakan " ucap dokter sebelum kami memasuki ruangan ini.
__ADS_1
Morgan hampir menangis melihat istri kesayangannya yg terbaring lemah. Belum lagi perkataan dokter tadi yg membuat batinnya terguncang. Dia dengan gemetar berjalan kearah istrinya.
"Morgan, aku baik-baik saja ".
Morgan hanya diam sambil menggenggam tangan istrinya. Tidak ada sepatah katapun yg keluar dari bibirnya.
" David, maukah kau mengabulkan keinginan mommy "?? tanyanya saat melihat David berjalan kearahnya.
Dengan lembut David mengecup pipi ibunya yg terlihat sangat pucat.
" Apapun mom. Semua akan David lakukan untuk kesembuhan mommy ".
" Mommy ingin kamu menikahi Sheril ".
Tubuh David menegang mendengar permintaan ibunya. Kenapa dari sekian permintaan harus meminta wanita itu menjadi istrinya, pikirnya.
" Baik Tante, Sheril akan menikah dengan David " ucap Sheril.
Saat David ingin berdiri menghampiri Sheril, tiba-tiba ayahnya menahannya. David menatap marah kearah ayahnya.
"Benarkah,??? Lihat David, Sheril sudah setuju untuk menikah ".
Ibu David begitu senang mendengar Sheril yg setuju untuk menikah dengan putranya. Matanya sangat berbinar-binar. Dia menggenggam tangan Morgan dengan kencang.
" Lihat Morgan, Sheril akan menjadi menantuku. Aku sangat bahagya Morgan. David, kau mau kan menikahi Sheril "?? tanya ibunya lagi.
David tidak tau harus bagaimana. Dia sangat tidak tega jika harus mengecewakan ibunya. Tapi dia benar-benar tidak ingin menikahi wanita itu.
__ADS_1
"David pergi dulu " ucap David lalu keluar.
"Tante tenang saja. Nanti Sheril yg akan bicara pada David. Sekarang Tante lebih baik fokus pada pengobatan Tante terlebih dulu " bujuk Sheril saat melihat ibu David sedih saat David keluar.
"Maafkan aku David, aku terpaksa. Ini semua demi kebaikan ibumu " batin Sheril.
"Sheril, kau benar-benar mau menikah dengan David kan "???.
" Iya Tante, Sheril tulus ingin menikah dengan David. Sudah, sekarang Tante harus istirahat. Kesehatan Tante jauh lebih penting sekarang. Bukan begitu Om "??.
" Iya benar sayang, kau harus segera istirahat. Apa kau tidak ingin menemani calon menantumu ini memilih gaun pengantin "?? goda Morgan pada istrinya.
" Morgan, kita harus menyiapkan pernikahan yg mewah ya ".
" Iya, tapi sekarang kau harus pulih dulu. Baru kita akan mengatur pernikahan Sheril dan David " bujuk Morgan lalu memanggil dokter untuk memeriksa istrinya.
Ibu David terlihat sangat bahagya. Rupanya hal tersebut berdampak pada kondisinya. Setelah dokter memberinya obat, dokter mengajak Morgan dan Sheril keluar.
"Tuan, sebuah keajaiban telah terjadi. Kondisi Nyonya tiba-tiba saja mengalami perubahan " ucap dokter.
"Apa maksudnya dokter "?? tanya Morgan bingung.
" Keadaan Nyonya membaik saat Nona Sheril menyetujui keinginan Nyonya. Jika terus seperti ini, operasi Nyonya akan bisa berjalan lancar ".
" Benarkah,??? Ya Tuhan, terima kasih Sheril. Kau telah menyelamatkan nyawa istriku " ucap Morgan lalu memeluk Sheril.
"Asalkan itu bisa membuat Tante sembuh, aku akan melakukan semampuku Om " jawab Sheril.
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi Tuan, Nona ".
Morgan tidak mendengar dokter yg berpamitan padanya. Dia masih terus memeluk Sheril. Sheril sudah seperti malaikat yg menyelamatkan hidup istrinya. Dan ini sudah yg kedua kalinya Sheril menyelamatkan istrinya.