Sadistic Of Love

Sadistic Of Love
Bab # 49


__ADS_3

"Ika, aku pulang dulu ya "?? pamit Sheril.


Dia akan pergi ke rumah sakit untuk menjenguk ibunya David.


Tadi saat jam makan siang ayah David kembali menelfonnya dan memintanya datang ke rumah sakit.


" Baiklah, perhatikan baik-baik saat kau berjalan.


Kakimu sedang terluka " ingat Ika sambil menunjuk kearah kakinya.


"Iya kakak ipar " jawab Sheril sambil berbisik.


Dia tersenyum melihat Ika tersipu malu saat dia memanggilnya kakak ipar.


"Kau belum mau pulang kakak ipar "?? bisik Sheril lagi menggoda Ika.


" Sheril jangan seperti itu. Nanti ada yg mendengar.


Apa kau lupa kalau tembok di kantor ini juga mempunyai telinga "??.


" Baiklah-baiklah, aku tidak memanggilmu kakak ipar lagi ".


" Dan kau baru saja mengulanginya Sher "!! omel Ika.


" Sekarang tidak "!! jawab Sheril tertawa.


" Huftt, kau dan Naya itu suka sekali membuatku malu Sher "!! ucap Ika sambil menarik nafas.


Dia malu kalau sampai orang kantor tahu jika dirinya memiliki hubungan dengan kakak temannya.


Dirinya pasti akan menjadi topic panas di kantor.


" Kau belum mau pulang Ka "?? ucap Sheril mengulang pertanyaannya.


" Bagaimana aku bisa pulang, wanita ular itu meninggalkan banyak pekerjaan untukku.


Sepertinya aku akan pulang malam lagi hari ini " !! jawab Ika lesu.


"Kalau begitu kenapa kau tidak pindah saja ke perusahaan kekasihmu itu,??


Bukankah kekasihmu memiliki perusahaan yg cukup besar sekarang "?? ledek Sheril.


" Ayolah Sheril, meskipun kekasihku itu adalah seorang CEO, aku tidak mau bergantung padanya.


Aku ingin mendapatkan pekerjaan dengan kemampuanku sendiri.


Lagipula, kami belum menikah. Aku tidak mau di sebut wanita penggoda oleh orang lain "!!.


Sheril menatap kagum pada teman sekaligus calon kakak iparnya.


Kakaknya benar-benar sudah memilih calon yg tepat.


Di saat para wanita di luaran sana berlomba-lomba mendekati dan menggoda kakaknya yg memiliki reputasi yg cukup bagus demi mendongkrak popularitas mereka, disini temannya yg berstatus kekasih kakaknya malah tidak mau menggunakan status kakaknya yg seorang CEO perusahaan yg cukup berpengaruh di negara ini.


"Aku tau kau begitu mengagumi temanmu ini Sher "?? ucap Ika saat melihat Sheril menatapnya tanpa berkedip.


" Aku bukan mengagumimu, tapi aku kagum pada penglihatan kakakku ".


" Apa maksudmu, apa penglihatan Kevin bermasalah "?? tanya Ika kaget.


" Bukan itu maksudku Ka.


Aku kagum karena mata kakakku tidak salah memilih calon istri.


Orang yg di cintai kakakku ternyata adalah seorang wanita pekerja keras.


Dia tidak mau menggunakan posisi kakakku untuk menunjang kariernya " jawab Sheril lembut.

__ADS_1


"Berhenti menggodaku Sher.


Wajahku pasti sudah memerah seperti tomat sekarang " ucap Ika sambil memegang kedua pipinya yg memang terlihat merona malu.


"Aku sangat setuju kalau kau menikah dengan kakakku Ka " ucap Sheril memberikan dukungannya.


"Sudahlah, kau pulang saja.


Kau akan terus menggodaku jikau kau tidak segera pergi " usir Ika.


"Baiklah kakak ipar, kalau begitu aku pergi ya "??.


" Sheriilll "!!!!!!.


Sheril melambaikan tangan sambil tertawa melihat Ika yg matanya menatap sekeliling sambil berkacak pinggang.


Dia lalu segera meninggalkan perusahaan menuju rumah sakit.


**************


Sheril melangkahkan kakinya perlahan menuju ruangan ibu David.


Dia sudah mempersiapkan diri jika David akan kembali bersikap kejam padanya.


Sheril sudah memikirkan baik-baik permintaan ibunya David.


Dan dia memutuskan tidak akan mundur dari pernikahan ini.


flashback


Sheril mengelus pahanya yg terasa sakit. Pikirannya kembali terbayang kejadian dimana David dengan kejamnya meninggalkan dia sendirian di pinggit jalan.


"Bisakah aku bertahan jika aku menuruti keinginan Tante Medina "?? batin Sheril.


" David, apa kau sudah melupakan aku,?? Aku ini Cery-mu.


Aku tiba-tiba di kirim keluar negeri oleh Kak Kevin. Sampai sekarang aku bahkan tidak tau kenapa aku tidak di izinkan pulang ke negara ini dulu.


Sekarang aku sudah kembali, tapi kau begitu membenciku.


Aku harus bagaimana David "?? ucap Sheril sambil menyeka airmata yg membasahi wajahnya.


" Maafkan aku David kalau aku terpaksa menggunakan permintaan ibumu untuk bisa memilikimu.


Aku sangat mencintaimu, aku yakin suatu saat kau pasti akan kembali mencintaiku seperti dulu.


Aku akan bersabar menunggumu David " tekadnya.


flashbacknow


"Tante Medina " panggil Sheril saat masuk ke kamar ibu David.


"Kau sudah datang sayang. Kemarilah,, Tante sangat merindukanmu "!!.


Sheril berjalan kearah ranjang ibu David. Dia lalu menyapa ayah David yg sedang duduk di samping ibunya.


" Kalian bicaralah, aku akan keluar sebentar "!!ucap ayah David lalu mencium kening istrinya sebelum meninggalkan kamar.


"Bagaimana keadaan Tante "?? tanya Sheril setelah ayah David keluar.


Dia duduk di samping ibu David sambil menggenggam tangannya.


" Keadaan Tante baik-baik saja sayang.


Apa kau baru pulang dari kantor "??.


" Iya Tante.

__ADS_1


Sheril langsung datang kemari setelah jam kerja kantor berakhir.


Tante belum makan "?? tanya Sheril yg melihat makanan diatas nampan masih utuh.


" Tante tidak ingin makan " jawabnya lirih.


"Kenapa,??


Apa Tante merasa tidak nyaman "?? tanya Sheril cemas.


Keadaan ibu David masih lemah, jika terlambat makan bisa saja membuat kondisinya semakin buruk.


" David menolak menikahimu Sheril " jawab ibu David sedih.


Tadi siang dirinya mendengar pertengkaran David dan suaminya.


Dia mendengar dengan sangat jelas bagaimana anaknya menolak dengan keras wanita yg dia pilihkan.


"Apakah karena masalah itu Tante melewatkan makan malam ini "?? tanya Sheril lembut.


" Tante sangat sedih sayang.


David tidak mau menikahimu. Padahal Tante sangat berharap kau yg akan menjadi menantu Tante.


Tante sangat menyayangimu Sheril "??!.


" Kalau David menolak menikahiku, biarkan aku yg menikahinya Tante " jawab Sheril.


"Apa maksudmu sayang "?? tanya ibu David kaget mendengar ucapan Sheril.


" Sheril tidak akan mundur untuk menikahi David Tante.


Meskipun David menolaknya, aku akan tetap berusaha untuk bisa menikah dengannya "!!.


" Benarkah "?? tanya ibu David senang.


Matanya berbinar-binar melihat Sheril yg tetap ingin mewujudkan impiannya.


" Benar Tante.


Aku sangat mencintai David. Tidak apa-apa jika sekarang David belum mencintaiku.


Aku bersedia menunggu sampai David bisa menerima keberadaanku Tante "!!!.


" Ya Tuhan, Tante sangat bahagya mendengarnya sayang.


Kau harus menikah dan menjadi menantu Tante ".


Sheril tersenyum melihat kesedihan di wajah ibu David hilang.


Hatinya sudah sangat yakin dengan keputusannya.


" Sekarang Tante harus makan.


Sheril mau Tante segera pulih sebelum kami menikah "!!!


bujuk Sheril sambil mengambil nampan makanan diatas meja.


" Tante janji Tante akan segera sembuh sayang.


Tante ingin menemanimu memilih baju pengantinmu " jawab ibu David penuh semangat.


Sheril lalu dengan lembut menyuapi ibu David. Dia menjawab dengan sabar setiap pertanyaan dari ibu David.


Tanpa mereka sadari, sepasang mata sedang mengawasi mereka dari balik pintu.


Morgan yg tadinya ingin masuk mengambil handphonenya yg tertinggal mengurungkan niatnya saat mendengar pembicaraan istrinya dan Sheril.

__ADS_1


Dia tidak tau harus merasa senang atau sedih sekaran ini.


__ADS_2