Sadistic Of Love

Sadistic Of Love
Bab 42 # AWAL KEPEDIHAN 1


__ADS_3

Sheril saat ini sedang duduk disamping ranjang ibu David. Dia dengan telaten manyuapkan makanan pada ibu David yg terlihat sangat gembira melihatnya datang.


"Sheril, kenapa kau baru datang kemari. Tante sangat merindukanmu " ucap ibu David.


"Maaf tante, Sheril sangat sibuk di kantor. Tapi Sheril ada datang kemari saat tante belum sadar ".


" Oh ya, tapi suami tante tidak bilang kalau kau datang kemari " ucap ibu David sambil melihat kearah suaminya.


"Mungkin Om Morgan lupa, tante. Om Morgan sangat sedih sekali waktu itu. Karena itulah mungkin Om Morgan lupa mengatakannya pada tante " jawab Sheril berusaha menutupi kejadian yg sebenarnya.


David sudah mengancamnya sebelum masuk menemui ibunya.


"Sheril, tante minta maaf ya atas sifat David saat dikantornya. Dia belum tau jika kau...


" Tante, jangan di bahas lagi. Jangan katakan apapun tentang itu " pinta Sheril memotong perkataan ibu David.


Dia tidak ingin David semakin membencinya jika dia mengetahui kalau Sheril memang mempunyai perasaan lebih padanya.


"Tapi sayang, tante mau kau menikah dengan David " ucapnya sedih.


Sheril terpaku mendengar perkataan ibu David. Dia tidak tau harus bagaimana sekarang. Sheril lalu melihat kearah ayah David. Dia berharap ayah David bisa membantunya sekarang.


"Medina, kau baru saja sadar. Jangan memikirkan sesuatu yg bisa membuatmu tertekan ya. Dokter bilang itu bahaya " bujuk Morgan.


"Tapi Morgan, David pasti akan bahagya jika menikah dengan Sheril. Kau harus percaya itu ".


" Kau tau sendiri bukan, David tidak menyukai Sheril. Kita tidak bisa memaksanya ".


" Iya tante, yg dikatakan Om benar. Biarlah David menikah dengan wanita pilihannya " ucap Sheril lirih.


Hatinya terasa perih mendengar perkataan ayahnya David.


"Sheril, kau bilang pada tante kalau kau menyukai David kan "??


" Apa kau tidak ingin menjadi istrinya "?? tanya ibu David lagi.

__ADS_1


Tubuh Sheril menegang mendengar perkataan ibu David.


Bersamaan pula David masuk keruangan ini dan mendengar ucapan ibunya. Sheril memberanikan diri menatap David. Wajahnya sangat dingin tanpa mau melihat kearahnya.


" Mom, bagaimana kabarmu hari ini "?? tanya David lalu mengecup kening ibunya.


" Sudah jauh lebih baik David. Tapi akan jauh lebih baik lagi jika kamu mau menikah dengan Sheril ".


" Apa wanita itu yg meminta mommy mengatakannya padaku,??


Sepertinya tadi aku mendengar kalau wanita ini menyukaiku, benar begitu mom"?.


David bertanya pada ibunya tetapi tatapan matanya melihat tajam kearah Sheril. Entah kenapa ruangan ini tiba-tiba menjadi sangat dingin. Sheril sampai merinding.


"Benar David, Sheril sangat menyukaimu " jawab ibunya sambil memegang tangan Sheril.


"Tapi sayang, aku sangat membenci wanita licik ini. Dia sangat menjijikkan dimataku mom ".


" David, Sheril adalah wanita yg baik. Mommy yakin kau pasti akan sangat bahagya bersamanya " bujuk ibunya.


Sheril berusaha mengalihkan pembicaraan antara David dan ibunya. Dia takut David lupa akan kondisi ibunya karena David mulai terlihat emosi.


David menggeram melihat Sheril yg terus berusaha berperilaku baik dihadapan kedua orangtuanya.


" Sheril, katakan pada David kalau kau menyukainya sayang. Biarkan dia tau siapa kau sebenarnya " ucap ibu David. Dia terlihat sangat memohon membuat Sheril kebingungan.


David akan bertambah membencinya jika dia mengatakan siapa dia sebenarnya.


"Mom, hentikan semua ini sekarang. Kau tidak pantas memohon pada wanita licik ini " bentak David marah.


"David, kecilkan suaramu " bisik ayahnya ditelinganya.


Ayahnya khawatir dia melupakan kondisi istrinya.


"David, mommy mohon. Kau mau ya menikah dengan Sheril "?? pinta ibunya lagi.

__ADS_1


" Tante, Sheril tidak mau menikah dengan David tante " jawab Sheril cepat sebelum David kembali marah.


"Tapi ke.. kena..


Aakkhhh,,, dadaku......


" Tante ".!!!!!!.....


teriak Sheril saat melihat wanita di depannya kesakitan.


David dan Morgan juga sangat terkejut melihat ibu David yg tiba-tiba berteriak kesakitan sambil memegang dadanya.


David yg panik segera berlari keluar untuk memanggil dokter.


" Dokterr,, cepat kemari "!!!!!


Morgan memeluk istrinya yg sedang kesakitan. Apa yg dia takutkan akhirnya terjadi. Tubuhnya gemetar saat melihat istrinya sudah tidak sadarkan diri.


" Medina.. sadarlah " bisiknya lirih.


Sheril tidak tau harus bagaimana. Dia berdiri menatap ibu David yg sudah tidak sadarkan diri dipelukan suaminya.


Kakinya terasa sangat lemas.


Pintu didorong dengan kuat lalu David masuk diikuti beberapa dokter.


Mereka lalu membaringkan tubuh ibu David lalu mulai memeriksanya.


"Tuan, bisakah tuan menunggu di luar terlebih dahulu. Biarkan kami memeriksanya " ucap salah satu dokter.


"Apakah istriku akan baik-baik saja "?? tanya ayah David sambil gemetar.


Baru saja istrinya tersadar, sekarang harus kembali tidak sadarkan diri.


" Maaf tuan, kami belum bisa memastikannya "?!!.

__ADS_1


Ronald masuk lalu membantu ayah David berjalan keluar. Saat Sheril juga ingin keluar, David terlebih dahulu menyeretnya dari ruangan ini..


__ADS_2